BRAND AND PARTNERSHIP Brand and Partnership Manager: Fifa Chazali SOCIAL MEDIA Social Media Manager: Irfan Satryo Wicaksono Social Media Creative: Embun Bening Diniari, Nadia Utama, Ida Sapriani Social Media Art Director: Erenn Pratama Graphic Designer: Nadya Zahwa Noor, Dellana Arievta, Hafizh Ramadhan Tiktok Creative and Visual: Fathurrahman Gunsan
GRAPHIC DESIGN Web Art Director: Gery Paulandhika Graphic Designer: Alfia Aquita, Amir Fuaddi, M. Yudha Dwi Putra, Tino Prasetyo, Jundullah Husein
PHOTO Photo Research and Uploader: Dadan Gustian,Fandhi Cahyadi, Qurrota Ayun PROGRAM DEVELOPMENT Program Development Manager: Rina Nurjanah VIDEO Video Lead: Andhika Krisnuwardhana Video Editor: Aris Widiarto Videographer: Eggi Hadian Animator: Zuerdaiswara Khoerudin, Muhammad Rilo
OPERATION & BUSINESS INSIGHTS Manajer: Muhammad Anugrah Analis: Franmastaka P. Arganata
SALES Manajer Sales: Kartika Dwi Arini Manajer Digital Performance & Partnership: Uteng Iskandar Sales Executive: Rafif Ramadhan, Cahya Dini Lestari, Supriyatin, Hansa Hanandira
Ketika membicarakan sebuah media online, hal pertama yang dibayangkan orang kebanyakan adalah kecepatan. Begitu tercampur dengan kenangan yang diromantisir tentang media cetak, asumsi itu mengembang: jurnalisme media online adalah jurnalisme yang asal mengundang klik, banyaknya halaman dibuka (page views), lepas dari konteks, dangkal, dan tidak enak dibaca. Orang-orang tersebut seakan berpikir bahwa di dunia ini gerak dan manfaat muskil berbaur karena faktor inheren masing-masing.
Tapi pandangan itu tak sepenuhnya benar. Di alam, air menunjukkan bahwa hal-hal itu tidaklah bertentangan. Air mengalir, mengisi ceruk, sekaligus jernih - menunjukkan kedalaman. Air selalu dibutuhkan. Mencita-citakan jurnalisme yang demikian, kami menamai diri Tirto, yaitu alternatif pengucapan dari tirta yang berarti air.
Selain air, nama Tirto juga kami pilih sebagai ungkapan rasa hormat kepada Tirto Adhi Soerjo (1880-1918), Bapak Pers (ditetapkan pada 1973) sekaligus Pahlawan Nasional (Keppres RI no 85/TK/2006). Almarhum Tirto terlibat dalam penerbitan Soenda Berita, Medan Prijaji, dan Putri Hindia, juga pembentukan Sarekat Dagang Islam. Pada zamannya, Tirto yang cerdas dan kritis memanfaatkan surat kabar sebagai sebagai alat perlawanan terhadap pemerintah kolonial Hindia Belanda.
Sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, menjuluki Tirto “Sang Pemula” sebagai penanda jasa-jasanya mengawali upaya pencerahan—pada masa itu berupa kesadaran kebangsaan—lewat jurnalisme di Indonesia. Keputusan kami untuk memakai *.id yang merupakan kode domain Indonesia dalam jaringan internet global juga tak lepas dari semangat berbangsa tersebut.
Tirto.id menerjemahkan visi mencerahkan itu sebagai keharusan menyajikan tulisan-tulisan yang jernih (clear), mencerahkan (enlighten), berwawasan (insightful), memiliki konteks (contextual), mendalam (indepth), investigatif, faktual, didukung banyak data kuantitatif dan kualitatif – baik skunder maupun primer, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kami sengaja memakai logo dengan paduan warna biru sebagai perlambang air jernih dan dalam, serta pemilihan huruf kecil sebagai ujud jati diri kami yang rendah hati dan selalu terbuka yang tidak harus merasa paling benar dan jumawa.
Bersama para awak yang berpengalaman dan terampil di bidang ilmu-ilmu sosial, penulisan jurnalistik, riset, dan olah statistik, Tirto.id memilih melaju di rel jurnalisme presisi (precision journalism). Selain memanfaatkan data berwujud foto, kutipan, rekaman peristiwa, serta data statistik yang ditampilkan baik secara langsung maupun lewat infografik dan video infografik. , produk-produk Tirto dilengkapi pula dengan hasil analisis ratusan media massa dari seluruh Indonesia yang disarikan ke dalam bentuk tiMeter (pengukuran sentimen) atas tokoh, lembaga, serta kasus yang dibicarakan dalam tiap-tiap laporan mendalam.
Tirto.id percaya bahwa laporan-laporan yang tercipta dari kekuatan data, disampaikan secara baik, namun tak abai pada kecepatan adalah sumber informasi yang layak diperoleh oleh masyarakat Indonesia hari ini, terutama para pengambil keputusan, dan pengendali perubahan.
Tirto.id berdiri di atas dan untuk semua golongan, serta non-partisan. Tirto.id tidak bekerja untuk kepentingan politik mana pun. Tirto.id juga termasuk media online yang terdaftar resmi di Dewan Pers Indonesia.
Konten-konten Tirto.id dapat dinikmati menggunakan gawai pada aplikasi tirto.id
Salam
Tim Redaksi Tirto.id
METODOLOGI RISET
Metodologi Pemeriksaan Fakta dan Riset Mandiri
Pemeriksaan Fakta
Pemeriksaan Fakta merupakan produk Tirto.id yang terdiri atas dua format. Format pertama adalah Periksa Fakta. Dalam format ini, kami melakukan komparasi langsung antara pernyataan narasumber dengan data resmi, baik secara real-time atau melalui artikel khusus yang diterbitkan setidaknya satu minggu sekali. Pemeriksaan fakta secara real-time dilakukan langsung pada momen khusus atau tertentu yang dianggap penting untuk masyarakat, misalnya debat calon pemimpin daerah dan pidato presiden.
Format kedua adalah Periksa Data. Periksa Data merupakan analisis atas isu yang berkembang di masyarakat. Dari isu tersebut, tim riset akan melakukan verifikasi menggunakan data resmi dan dituliskan dalam bentuk laporan singkat yang berbentuk analisis (Mild Report). Kami menerbitkan Periksa Data setidaknya satu kali seminggu.
Dalam hal sumber yang digunakan untuk Pemeriksaan Fakta, Tirto.id memiliki tingkatan yang dijadikan pedoman guna melakukan verifikasi. Tingkatan pertama, sumber data berasal dari Badan Statistik Negara/Daerah, Pemerintah Pusat/Daerah, Bursa Efek, serta laporan perusahaan. Sumber data pada tingkatan kedua berasal dari badan dunia seperti PBB, Bank Dunia, IMF, ASEAN, OECD, dan lainnya. Sedangkan untuk tingkatan ketiga, sumber data berasal dari jurnal ilmiah terverifikasi seperti MIS Quarterly dan The Quarterly Journal of Economics serta konsultan besar seperti Nielsen, BCG, dan McKinsey.
Dalam pemilihan klaim-klaim yang hendak diperiksa faktanya, kami memilih isu-isu yang berdampak luas pada masyarakat. Kami berpegang teguh pada metode pemeriksaan fakta berdasarkan sumber-sumber yang sudah disebutkan di atas. Jika diperlukan untuk melakukan konfirmasi, kami juga akan melakukannya sesuai dengan kaidah dan etika jurnalistik yang berlaku.
Sumber dari data yang digunakan dalam pemeriksaan fakta ini bisa ditampilkan pada infografis atau visualisasi tertentu. Selain itu link dari data yang digunakan ditautkan pada tulisan dalam bentuk hyperlink.
Pemeriksaan fakta merupakan tanggung jawab tim riset Tirto.id. Namun tim riset juga bekerja sama dengan tim redaksi dalam pelaksanaannya.
Riset Mandiri
Riset Mandiri merupakan survei yang langsung dilakukan oleh tim riset Tirto.id. Metodologi survei yang digunakan bervariasi, disesuaikan dengan tujuan penelitian serta tipe respondennya. Pada setiap hasil survei, metodologi, karakteristik dan jumlah responden, wilayah penelitian, serta waktu pelaksanaan akan dipublikasikan bersamaan dengan laporannya.
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Pemeriksaan Fakta dan Riset Mandiri di Tirto.id, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id. Segala koreksi atas artikel Periksa Fakta dan Periksa Data akan dilakukan menurut prosedur yang sudah disebutkan dalam laman Pedoman Media Siber.
Apabila terdapat koreksi besar yang berkaitan dengan perubahan klaim utama pada artikel Periksa Fakta, redaksi akan memberikan keterangan '[REVISI]' pada awal judul artikel diikuti dengan penjelasan detail terkait koreksi yang dilakukan pada bagian bawah artikel. Jika diperlukan, judul artikel juga akan diubah sesuai perubahan klaim.
Tirto.id adalah bagian dari lembaga penanda tangan Kode Prinsip IFCN (International Fact-Checking Network) atau IFCN Code of Principles. Jika pembaca menemukan Tirto.id melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN di sini.