Menuju konten utama
Sejarah Indonesia

Macam-Macam Ideologi yang Berkembang di Era Pergerakan Nasional

Ideologi di Indonesia yang berkembang pada era Pergerakan Nasional meliputi liberalisme, nasionalisme, komunisme, dan pan-Islamisme. Berikut penjelasannya.

Macam-Macam Ideologi yang Berkembang di Era Pergerakan Nasional
Sarekat Islam adalah salah satu organisasi masa Pergerakan Nasional. Lantas, ideologi di Indonesia pada era Pergerakan Nasional apa saja? FOTO/Istimewa
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ideologi di Indonesia pada era Pergerakan Nasional atau awal abad ke-20 bermacam-macam. Saat periode pendudukan Belanda tersebut, bangsa Indonesia sudah mulai beralih dari sifat yang awalnya kedaerahan menjadi lebih modern.

Bangsa Indonesia di era Pergerakan Nasional bukan berjuang secara fisik atau lewat peperangan. Akan tetapi, perjuangannya menggunakan cara yang lebih elegan dengan organisasi, pemikiran, tulisan, partai politik, media massa, dan lain-lain.

Ada juga macam-macam ideologi yang pernah berkembang di Indonesia pada era Pergerakan Nasional. Masyarakat Indonesia mengenal pula periode tersebut sebagai masa Kebangkitan Nasional.

Macam-Macam Ideologi yang Berkembang pada Masa Pergerakan Nasional

Beberapa organisasi pergerakan yang menandai masa Pergerakan Nasional antara lain Boedi Oetomo (1908), Sarekat Dagang Islam (1909) atau Sarekat Islam (1912), Muhammadiyah (1912), dan Indische Partij (1912). Ada juga partai politik seperti Partai Komunis Indonesia (1924), Partai Nasional Indonesia (1926), dan lain sebagainya.

Perhimpunan atau organisasi pergerakan nasional pada awal abad ke-20 tersebut mengusung ideologi masing-masing. Kendati begitu, perhimpunan ini memiliki tujuan akhir yang sama untuk membebaskan rakyat Indonesia dari belenggu penjajahan.

Berikut ini beberapa ideologi yang ada di Indonesia saat masa Pergerakan Nasional.

1. Liberalisme

Liberalisme merupakan ideologi atau paham yang mengutamakan kemerdekaan individu. Dengan adanya pemikiran ini, kebebasan di dalam kehidupan bermasyarakat menjadi hal yang penting.

Dengan begitu, masyarakat dapat mengalami perkembangan dan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Pengusung paham liberalisme di Indonesia pada era Pergerakan Nasional adalah Indische Partij yang lahir pada 1912 silam.

2. Nasionalisme

Ideologi di Indonesia yang menjadi sorotan pada era Pergerakan Nasional lainnya yaitu nasionalisme, diusung oleh Partai Nasional Indonesia (PNI). Salah satu pendiri partai politik yang dicetuskan pada 1926 ini adalah Soekarno, tokoh yang nantinya menjadi presiden pertama Republik Indonesia.

Paham nasionalisme menunjukkan bahwa suatu bangsa mempunyai kesamaan budaya bahasa dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan. Paham ini berusaha menyatukan seluruh perbedaan untuk menuju misi dan tujuan yang sama yakni mencintai tanah air.

Selain ideologi nasionalisme dalam arti yang luas, ada pula paham nasionalisme dalam lingkup yang lebih kecil. Ideologi semacam ini pernah Boedi Oetomo (BO) usung, sebagai gagasan yang dimotori oleh kaum priayi Jawa.

3. Komunisme

Ideologi komunisme di Indonesia muncul karena adanya Henk Sneevliet, seorang sosialis Belanda yang pada 1914 membentuk Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV). ISDV ini mengalami perkembangan hingga menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI) seiring pecahnya Sarekat Islam (SI) pada 1919.

Orang-orang SI yang berhaluan kiri memisahkan dari SI pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto dan membentuk SI Merah. SI Merah berpadu dengan ISDV mengalami pergantian nama beberapa kali, mulai dari Partai Komunis Hindia hingga Partai Komunis Indonesia (PKI).

4. Pan-Islamisme

Pan-Islamisme merupakan ideologi, gagasan, sekaligus gerakan untuk menyatukan kaum muslimin atau umat Islam. Tujuan Pan-Islamisme pada masa Pergerakan Nasional adalah untuk membebaskan rakyat Indonesia yang mayoritas beragama Islam dari penjajahan bangsa Barat.

Salah satu organisasi pergerakan di Indonesia yang pada akhirnya mengusung ideologi Pan-Islamisme adalah Sarekat Islam (SI). Di bawah pimpinan H.O.S. Tjokroaminoto, SI pernah menjadi organisasi sosial-politik terbesar di Indonesia meskipun sempat mengalami perpecahan.

Ingin membaca lebih banyak informasi mengenai era Pergerakan Nasional beserta kegiatan untuk memperingatinya? Pastikan untuk melihat artikel masa Pergerakan Nasional terbaru di sini.

Informasi Era Pergerakan Nasional

Baca juga artikel terkait ERA PERGERAKAN NASIONAL atau tulisan lainnya dari Olivia Rianjani

tirto.id - Edusains
Kontributor: Olivia Rianjani
Penulis: Olivia Rianjani
Editor: Iswara N Raditya
Penyelaras: Yuda Prinada