tirto.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan pengawalan dan pengaturan lalu lintas selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, ke Jakarta pada 3-4 Agustus 2026. Berikut detail rekayasa lalu lintasnya.
Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa petugas akan melakukan pengawalan dan pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan utama atau jalan protokol di Jakarta.
Pengaturan lalu lintas ini bertujuan agar perjalanan rombongan Perdana Menteri Thailand tidak mengalami hambatan sehingga seluruh agenda kunjungan dapat terlaksana sesuai jadwal.
"Petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan protokol Jakarta," ungkap Robby dikutip Antara News, Senin (3/8/2026).
PM Anutin bertolak dari Bandara Militer Wing 6 Don Mueang, Bangkok, menuju Bandara Halim Perdanakusuma pada 3 Agustus 2026.
Setibanya di Indonesia, ia dijadwalkan mengikuti upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan, mengadakan pertemuan terbatas dengan Presiden Prabowo, dilanjutkan dengan pertemuan delegasi kedua negara, dan diakhiri dengan konferensi pers bersama.
Pada hari berikutnya, 4 Agustus, PM Anutin akan menghadiri pembukaan forum bisnis yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia.
Daftar Jalan yang Ditutup saat Kunjungan PM Thailand
Melalui akun Instagram resmi @tmcpoldametro, Ditlantas Polda Metro Jaya memberikan informasi penutupan beberapa ruas jalan di Jakarta pada 3-4 Agustus 2026, yakni:
- Jalan Halim Perdanakusuma
- Jalan MT Haryono
- Jalan Jend Sudirman
- Jalan MH. Thamrin
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan Trunojoyo
Jalan-jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan bandara, pusat pemerintahan, hingga lokasi-lokasi penting yang menjadi tujuan kunjungan kenegaraan.
Oleh karena itu, pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan tersebut berpotensi mengalami perlambatan arus kendaraan pada waktu-waktu tertentu ketika rombongan melintas.
Untuk mengurangi dampak kepadatan lalu lintas, Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan lebih awal apabila memiliki keperluan penting atau memilih jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan di ruas jalan yang dilalui rombongan.
Ditlantas juga mengajak masyarakat untuk terus memantau Instagram Story @tmcpoldametro, karena pembaruan mengenai kondisi lalu lintas di lapangan akan disampaikan secara berkala sehingga masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan secara lebih cepat dan menghindari titik-titik yang sedang dilakukan pengaturan.
Apa Agenda PM Thailand ke Jakarta?
Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Thailand, Anutin Charnvirakul akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026. Pemerintah Thailand menyebut kunjungan ini sebagai kunjungan resmi pertama yang dilakukan oleh seorang perdana menteri Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir.

Selama berada di Jakarta, Anutin dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, guna membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin akan membahas upaya mempererat kerja sama di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pariwisata, keamanan, ketahanan pangan, energi, pendidikan, hingga pengembangan dunia usaha.
Pemerintah Thailand berharap hubungan di tingkat pemimpin negara dapat mendorong lahirnya proyek-proyek kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.
Selain memperkuat hubungan diplomatik, pertemuan ini juga diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperluas peluang bisnis antara Indonesia dan Thailand.
“Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkuat persahabatan antara kedua pemimpin, tetapi juga tentang mengubah hubungan baik menjadi peluang untuk perdagangan, investasi, dan peningkatan pendapatan,” kata juru bicara Pemerintah Thailand, Rachada Dhnadirek dikutip The Nation Thailand, Minggu (2/8/2026).
“Pemerintah ingin kebijakan luar negeri memperkuat ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata,” tambahnya.
Selain membahas hubungan bilateral, kunjungan ini juga memiliki agenda regional yang cukup penting. Thailand dan Indonesia merupakan dua negara pendiri ASEAN yang selama ini berperan aktif dalam menentukan arah kebijakan organisasi tersebut.
Oleh karena itu, Anutin dan Presiden Prabowo dijadwalkan bertukar pandangan mengenai upaya menjaga persatuan ASEAN, meningkatkan daya saing ekonomi kawasan, serta menghadapi berbagai tantangan global, seperti perlambatan ekonomi dunia, perkembangan geopolitik, hingga ancaman kejahatan lintas negara.
Pembahasan juga mencakup peningkatan konektivitas di ASEAN, kerja sama ketahanan pangan dan energi, pembangunan berkelanjutan, serta penciptaan iklim usaha yang lebih kondusif bagi dunia bisnis di Asia Tenggara.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































