Menuju konten utama

25 Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Masyarakat dan Kehidupan

Pelanggaran HAM dapat terjadi dalam berbagai konteks kehidupan. Berikut beberapa contoh kasus pelanggaran HAM di kehidupan sehari-hari dalam masyarakat.

25 Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Masyarakat dan Kehidupan
Ilustrasi bullying. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dapat terjadi dalam berbagai konteks kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa contoh kasus pelanggaran HAM yang mungkin terjadi di kehidupan sehari-hari dalam masyarakat.

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak serta kebebasan mendasar yang dimiliki oleh setiap orang di muka bumi ini. Lantas, bagaimana contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat dan kehidupan sehari-hari?

HAM dalam bahasa Inggris dikenal sebagai human rights. Sebagaimana dikutip dari Hukum Hak Asasi Manusia: Perspektif Internasional, Regional dan Nasional (2018), HAM adalah hak fundamental yang melekat di diri seorang manusia lantaran kodrat serta hakikatnya sebagai manusia.

Hak dan kodrat itu berlaku untuk setiap manusia secara universal. Maksud dari universal tersebut adalah berlaku untuk setiap orang dengan tidak memperhatikan jenis kelamin, warna kulit, agama, latar belakang budaya, dan lain-lain.

Adapun HAM merupakan sesuatu yang tidak diberikan oleh pihak manapun serta tidak dapat dirampas oleh siapapun.Dengan kata lain, semua orang mempunyai kodrat dan hakikatnya sebagai manusia secara alami.

Dunia internasional menganggap hak ini penting untuk diutamakan. Adapun kebijakan mengenai HAM ternyata diatur oleh Universal Declaration of Human Rights (UDHR) tahun 1948, seperti dilansir United Nations.

Aturan tersebut menyebutkan beberapa hak asasi manusia yang tak boleh diganggu gugat dalam kehidupan. Bahkan, saat ini ada peringatan Hari HAM Sedunia untuk menyadarkan masyarakat tentang perlu diperhatikannya hak-hak tersebut.

Lalu, apa sebenarnya definisi pelanggaran HAM?

Apa yang Dimaksud dengan Pelanggaran HAM?

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 memperlihatkan HAM sebagai sejumlah hak yang ada di diri manusia sebagai makhluk Tuhan dan dikategorikan sebagai anugerah. Hak itu wajib dijunjung tinggi, dihormati, dan dilindungi.

Sementara itu, HAM yang dimaksud meliputi hak atas kebebasan, martabat, kesetaraan, hingga kehidupan. Hak itu diutamakan untuk setiap individu yang ada di dunia tanpa memperhatikan latar belakang mereka.

Adapun pelanggaran HAM berarti ada salah satu aspek hak asasi yang tidak diterapkan dalam kehidupan. Dengan kata lain, terdapat peristiwa yang menyebabkan hilangnya satu atau lebih prinsip HAM.

Contoh Pelanggaran HAM di Masyarakat dan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pelanggaran HAM di masyarakat dan kehidupan sehari-hari dapat kita pantau dari kasus-kasus diskriminatif. Artinya, ada perlakuan yang berbeda terhadap golongan tertentu ketika sedang bersama menjalankan kehidupan.

Ketidaksamaan perlakuan tersebut menimbulkan pelanggaran hak kesetaraan dalam HAM. Sementara itu, kasus pelanggaran hak kehidupan dapat kita lihat dari hilangnya nyawa seseorang karena alasan tertentu.

  1. Penggunaan Kekuatan Berlebihan oleh Aparat Keamanan:

    • Contoh: Penyalahgunaan kekuatan oleh aparat kepolisian atau militer dalam menangani demonstrasi, yang mengakibatkan penggunaan kekerasan berlebihan terhadap para demonstran.
  2. Diskriminasi dan Ketidaksetaraan:

    • Contoh: Perlakuan diskriminatif terhadap kelompok etnis, agama, atau gender dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, atau akses ke layanan kesehatan.
  3. Penangkapan dan Penahanan Arbitrer:

    • Contoh: Penangkapan dan penahanan tanpa dasar hukum yang jelas, tanpa proses hukum yang adil, atau dengan alasan politis yang tidak sesuai.
  4. Pelanggaran Terhadap Kebebasan Berpendapat dan Berkumpul:

    • Contoh: Pembatasan kebebasan berpendapat dan berkumpul oleh pemerintah, termasuk penangkapan terhadap aktivis politik atau jurnalis yang menyuarakan pendapat kritis.
  5. Perlakuan Tidak Layak Terhadap Tahanan:

    • Contoh: Penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan di dalam penjara atau pusat tahanan.
  6. Penggunaan Budak atau Praktik Perbudakan Modern:

    • Contoh: Eksploitasi buruh dengan kondisi kerja yang tidak manusiawi atau praktik perbudakan modern dalam industri tertentu.
  7. Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak-anak:

    • Contoh: Kekerasan domestik, pelecehan seksual, atau perdagangan manusia yang melibatkan perempuan dan anak-anak.
  8. Pelanggaran Terhadap Hak Asasi Ekonomi dan Sosial:

    • Contoh: Pembatasan akses masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan, dan layanan kesehatan yang memadai.
  9. Konflik Bersenjata dan Pelanggaran HAM:

    • Contoh: Pelanggaran HAM yang terjadi selama konflik bersenjata, termasuk pembunuhan massal, pemindahan paksa penduduk, atau penggunaan senjata kimia.
  10. Penganiayaan Berbasis Agama atau Kepercayaan:

    • Contoh: Diskriminasi atau penganiayaan terhadap individu atau kelompok berdasarkan keyakinan agama atau kepercayaan tertentu.

Selain itu berikut ini beberapa contoh pelanggaran HAM secara umum di masyarakat dan kehidupan sehari-hari.

  1. Tidak mengizinkan orang mengeluarkan pendapat karena berasal dari suku yang berbeda.
  2. Melakukan fitnah karena stereotip masyarakat yang berlebihan terhadap suatu golongan.
  3. Menjalankan aksi penyiksaan terhadap orang lain.
  4. Melakukan bullying di sekolah atau di sekitar rumah.
  5. Memeras harta kekayaan orang lain secara paksa.
  6. Adanya orang yang diperlakukan tidak adil karena berasal dari tempat yang berbeda.
  7. Menghalangi seseorang yang ingin menjalankan ibadah karena kepercayaannya berbeda.
  8. Membuang sampah sembarangan sehingga orang lain terkena dampaknya.
  9. Diskriminatif terhadap orang-orang yang agama, ras, dan latar belakang sosialnya berbeda.
  10. Menyanjung orang-orang yang berharta dan menindas orang-orang yang kekurangan secara ekonomi.
  11. Adanya ketidaksetaraan dalam mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan.
  12. Melakukan pelecehan terhadap orang yang berjenis kelamin berbeda.
  13. Menganggap orang lain salah karena pendapatnya dirasa tidak penting.
  14. Melakukan sesuatu yang merendahkan martabat orang lain.
  15. Menjalankan aksi kekerasan fisik dan memberikan hukuman yang kejam kepada orang lain.

Baca juga artikel terkait RINGKASAN MATERI atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Yulaika Ramadhani