tirto.id - Umat Islam menjalankan ibadah salat Idul Adha pada pagi hari setiap tanggal 10 Zulhijah. Lantas, apakah wajib keramas sebelum sholat Idul Adha? Simak penjelasan dan hukumnya di dalam artikel ini.
Pada Hari Raya Idul Adha, muslimin dan muslimat akan berkumpul di masjid atau tanah lapang untuk mendirikan salat Id secara berjemaah. Setelah itu, umat Islam akan melaksanakan ibadah kurban yang hukumnya sunah muakadah alias sangat dianjurkan.
Menjelang hari raya, kerap muncul pertanyaan apakah mandi Idul Adha harus keramas? Sebelum mendirikan salat, memang ada beberapa sunah seputar pelaksanaan ibadah tersebut.
Apakah Sholat Idul Adha Wajib Keramas? Ini Hukumnya

Menjelang pelaksanaan salat Idul Adha, muncul berbagai pertanyaan di benak umat Islam. Salah satunya ialah apakah wajib keramas sebelum sholat Idul Adha?
Apakah mandi Idul Adha harus keramas? Dalam Islam, tidak ada dalil khusus yang mewajibkan untuk keramas sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Akan tetapi, muslimin dan muslimat perlu membersihkan diri dengan baik.
Membersihkan diri ini meliputi cara yang beragam, termasuk keramas sebelum sholat Idul Adha. Penerapannya menjadi bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Idul Adha.
Adapun membersihkan diri termasuk sebagai salah satu sunah salat Idul Adha. Melansir laman Universitas Muhammadiyah Jakarta, berikut penjelasan sunah salat Idul Adha:
1. Mandi dan Menyucikan Diri
Salah satu sunah sebelum melaksanakan salat Id, yakni mandi dan menyucikan diri terlebih dahulu. Umat Islam bisa mengambil air wudu sebelum berangkat menuju lokasi salat.2. Memakai Pakaian Terbaik
Sunah salat Id berikutnya ialah mengenakan pakaian terbaik. Hendaknya seorang muslim mengenakan pakaian terbaik sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya.Sebagaimana dijelaskan Ibnul Qayyim, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika salat Idul Fitri dan Idul Adha dengan pakaiannya yang terbaik”.
3. Tidak Makan sebelum Sholat Idul Adha
Sunah salat Idul Adha berikutnya ialah tidak makan sebelum ibadah. Ketentuan ini berbeda dengan sunah salat Idul Fitri yang menganjurkan umat Islam untuk makan terlebih dahulu.Penjelasannya terdapat dalam hadis Rasulullah berikut.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ
“Rasulullah SAW biasa berangkat salat Id pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari Salat Id baru beliau menyantap hasil kurbannya.”
4. Berjalan Kaki dan Melewati Jalan yang Berbeda
Sunah salat Id selanjutnya ialah melewati jalan yang berbeda antara saat berangkat dan pulang. Dengan begitu, muslimin maupun muslimat dapat bertemu lebih banyak orang dan saling silaturahmi.Sunah ini termuat di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Jabir berikut.
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika salat Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.”
Selain itu, umat Islam juga sunah untuk berjalan kaki menuju tempat pelaksanaan salat Id. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar berikut.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat sholat Id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.”
5. Mengumandangkan Takbir
Kumandang takbir menjadi salah satu sunah pelaksanaan salat Id. Terdapat dua pendapat ulama terkait waktu pelaksanaan takbiran.Takbir Idul Adha bisa berlangsung selama peringatan Idul Adha dan berlanjut selama hari tasyrik. Adapun hari tasyrik berlangsung selama tiga hari, yakni 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Kembali kepada penjelasan tentang "apakah wajib keramas sebelum sholat Idul Adha?", Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ menjelaskan bahwa mandi untuk salat Id, baik salat Idul Fitri maupun salat Idul Adha hukumnya sunah.
Keramas merupakan bagian dari mandi. Akan tetapi, keramas bukanlah syarat utama dalam keadaan tertentu, seperti junuh atau haid bagi wanita yang sudah suci.
Apakah mandi Idul Adha harus keramas? Jawabannya adalah tidak wajib, tetapi dianjurkan jika memungkinkan.
Apakah Boleh Tidak Mandi sebelum Sholat Idul Adha?
Pertanyaan berikutnya masih tentang mandi sebelum salat Idul Adha. Apakah boleh tidak mandi sebelum sholat Idul Adha?
Menurut hukum Fikih, tidak mandi sebelum salat Idul Adha tetap sah dan tidak membatalkan ibadah. Akan tetapi, mandi merupakan bagian dari sunah salat Id untuk menyambut hari raya.
Ada beberapa kebiasaan sahabat nabi yang mendukung sunah ini. Misalnya Ali bin Abi Thalib dan Ibnu Umar yang selalu mandi pada hari raya sebelum keluar rumah untuk sholat Id.
Kebiasaan ini menunjukkan nilai kebersihan dan penghormatan terhadap syiar Islam yang ditegakkan oleh para sahabat.
Kesimpulannya, umat Islam boleh tidak mandi sebelum sholat Idul Adha. Akan tetapi, lebih utama dan lebih baik jika tetap mandi sebelum sholat Id supaya tubuh bersih, segar, serta nyaman selama beribadah.
Terlebih mandi sebelum salat Id termasuk dalam ibadah sunah yang bernilai pahala. Umat Islam perlu melaksanakan sunah ini sebagai bentuk menegakkan syiar Islam.
Apakah Harus Mandi Wajib Sebelum Shalat Idul Adha?

Pembahasan lain seputar mandi sebelum salat Id, yakni apakah harus mandi wajib sebelum sholat Idul Adha? Pertanyaan apakah sholat Ied harus mandi wajib ini dituturkan oleh seseorang yang baru saja mengalami hal-hal yang mengharuskan mandi wajib, seperti berhubungan suami istri, mimpi basah, atau haid.
Jika berada dalam keadaan tersebut, umat Islam harus mandi wajib sebelum salat Idul Adha. Keharusan ini bukan karena termasuk dalam sunah, tetapi karena keadaan yang membuat seseorang harus melaksanakan mandi wajib.
Jika tidak dalam keadaan yang mengharuskan mandi wajib, muslimin dan muslimat hanya perlu mandi biasa. Apakah sholat Idul Adha harus mandi wajib?
Jawabannya, jika tidak dalam keadaan hadas besar, maka tidak harus mandi wajib. Berbeda dengan umat yang dalam keadaan hadas besar dan perlu mandi wajib.
Berdasarkan penjelasan di atas, salat Idul Adha tidak wajib keramas. Akan tetapi, disunahkan untuk mandi sebagai bentuk kebersihan dan penghormatan terhadap hari besar Islam.
Pastikan pula untuk memantau berbagai artikel terbaru mengenai Idul Adha secara lengkap di sini.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id



































