tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) dibuka menguat pada Senin (3/8/2026). Seturut Bloomberg, 1 dolar AS menyentuh level Rp18.008, bergerak menguat 14,00 poin atau 0,08 persen.
Penguatan ini membuka awal pekan ini dengan grafik positif bagi rupiah yang sempat tertekan pada pekan lalu. Pada akhir pekan lalu, Jumat (31/7), rupiah ditutup naik, namun grafik mingguan rupiah mengalami pelemahan.
Fluktuasi sepanjang pekan lalu itu diproyeksikan terjadi akibat faktor geopolitik seputar Perang Iran-AS. Perang tersebut telah memengaruhi Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi perdagangan minyak dunia. Sementara itu, konflik yang terjadi antara Iran dan AS tak stabil.
Kedua negara sempat mencapai kesepakatan gencatan senjata, namun selama bulan Juli keduanya kembali terlibat upaya saling serang. Harga minyak kemudian ikut terdongkrak setiap perang kembali memanas.
Melansir Antara, analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyebut bahwa pada Jumat pekan lalu, rupiah telah berhasil menguat seiring meredanya ketegangan di Asia Barat. Arus penyeberangan Selat Hormuz juga menunjukkan tanda peningkatan pada pekan lalu, membuat sentimen pasar terhadapnya positif.
“Selat tersebut biasanya menjadi jalur bagi sekitar seperlima pengiriman global minyak mentah dan gas alam cair telah menjadi pusat perhatian pasar minyak karena sebagian besar wilayahnya terblokade sejak dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari,” tutur Assuaibi.
IHSG Hari Ini 3 Agustus 2026, Pembukaan Sesi Pagi
Senada dengan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat pada pembukaan sesi perdagangan pagi. Nilai indeks terangkat ke level 6.272,617 ketika dibuka.
Seturut RTI Business, IHSG bergerak naik dan menghijau ketika dibuka, namun segera terkoreksi sesaat setelahnya. Sejauh ini, tercatat pergerakan indeks terjadi pada rentang 6.213,346 hingga 6.273,326.
Sepanjang pergerakan tersebut, 299 saham tercatat menguat, 163 saham stagnan, dan 275 saham bergerak melemah.
Sementara itu, nilai total transaksi pada awal pembukaan pasar hari ini telah mencapai Rp3,161 triliun. Nilai turnover itu didapat dari penjualan 8,48 miliar saham melalui 508.942 kali transaksi.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id




































