Menuju konten utama

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan terhadap ABK di Perairan Aru

Polda Metro Jaya melalui Polres Tanjung Priok berkoordinasi dengan kepolisian setempat guna memastikan kondisi para ABK.

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan terhadap ABK di Perairan Aru
Ilustrasi penganiayaan. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sejumlah anak buah kapal (ABK) kapal penangkap ikan yang diduga berbasis di Muara Baru, Jakarta Utara, diduga menjadi korban kekerasan saat bekerja di atas kapal. Informasi terkait dugaan kekerasan tersebut beredar luas di media sosial pada Rabu (30/9/2026).

Berdasarkan penelusuran awal kepolisian, kapal yang diduga menjadi lokasi kejadian berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku. Dugaan kekerasan terhadap para ABK juga disebut terjadi di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan sedang melakukan penyelidikan.

"Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru," kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Polda Metro Jaya melalui Polres Tanjung Priok juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan kondisi para ABK yang diduga menjadi korban kekerasan. Para ABK tersebut disebut diduga berasal dari Jakarta.

Budi mengatakan para ABK telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

"Saat ini, para korban telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis," ujarnya.

Polisi masih menindaklanjuti informasi mengenai dugaan kekerasan tersebut, termasuk memastikan lokasi kejadian dan kondisi para ABK yang diduga menjadi korban.

Baca juga artikel terkait KASUS KEKERASAN atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Fadrik Aziz Firdausi