tirto.id - Seledri merupakan salah satu jenis tanaman yang sering digunakan untuk memasak mengingat manfaatnya untuk kesehatan, juga cita rasanya yang mampu membuat rasa masakan makin nikmat. Melihat fungsinya itu, tata cara menanam seledri patut diketahui.
Seperti diketahui, cara menanam seledri dari biji bisa dilakukan oleh pemula secara mandiri. Nantinya, daun seledri tersebut dapat dikonsumsi sebagai lalapan, penghias hidangan, bahkan obat melalui ekstrak minyaknya, atau jusnya.
Lantas, bagaimana cara menanam seledri sendiri? Anda bisa menyimak langkah-langkahnya melalui artikel ini.

4 Cara Menanam Seledri Sendiri Mudah untuk Pemula
Dikutip dari beberapa sumber, terdapat 4 cara menanam seledri agar tumbuh subur. Proses ini bisa dimulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, dan panen.
Tata cara menanam seledri pun terbilang mudah dan sederhana lantaran bisa dilakukan tanpa membutuhkan lahan yang luas. Cara menanam seledri bahkan bisa dilakukan di rumah dengan menggunakan polybag.
Berikut ini langkah-langkah menanam seledri:
1. Pembibitan
Ada perbedaan mendasar antara cara menanam seledri mulai dari biji dan cara menanam seledri dari batang, yakni persiapan awalnya. Cara menanam seledri dari biji dimulai dari pembibitan yang bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.- Siapkan biji tanaman seledri.
- Rendam biji tanaman seledri ke dalam air yang cukup hangat dengan suhu 50-60 derajat celsius selama 60 menit.
- Siapkan baki semai sebagai tempat persemaian. Adapun media semai yang digunakan adalah campuran tanah dan kompos yang sudah diayak dengan perbandingan masing-masing 2:1.
- Buat naungan dari plastik bening untuk melindungi baki semai dari kucuran air hujan langsung dan cahaya matahari.
- Tebarkan biji tanaman seledri yang sudah direndam ke dalam baki semai berisikan media semai tadi.
- Timbun tipis dengan media tanam sekitar, lalu siram dengan air untuk menjaga kelembapannya.
- Perhatikan dan jaga kelembaban media tanam dengan menyiramnya secara rutin setiap pagi dan sore agar biji seledri bisa tumbuh dengan baik. Pastikan untuk tidak terlalu basah dan tidak sampai kering.
- Bibit umumnya sudah bisa digunakan setelah 30 hari atau ketika sudah tumbuh 3-4 helai daun.
2. Penanaman
Langkah selanjutnya dalam cara menanam seledri ialah memindahkan bibit ke dalam polybag. Adapun polybag yang bisa digunakan setidaknya berukuran sedang. Berikutnya, isi polybag dengan media tanam yang terdiri atas campuran tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.Setelah semuanya tercampur, ayak campuran tersebut terlebih dahulu, lalu masukkan ke dalam polybag. Setelah itu, cabut bibit seledri dari baki semai dengan menyiramkan sedikit air agar mudah dicabut. Pastikan untuk melakukannya dengan hati-hati dan secara perlahan.
Buat lubang pada media tanam di dalam polybag sedalam 3 cm, kemudian masukkan bibit dan timbun kembali dengan media tanam.

3. Perawatan
Setelah proses penanaman rampung, fase yang tidak kalah penting dalam tata cara menanam seledri agar tumbuh subur adalah proses perawatan. Adapun proses perawatan ini sangat penting untuk mengurangi risiko gagal panen.Perawatan dilakukan dengan cara menyirami tanaman seledri setiap pagi dan sore. Penyiraman ini bertujuan untuk menjaga kelembapan media tanam seledri. Kendatipun demikian, jangan terlalu banyak melakukan penyiraman karena dikhawatirkan bisa membuat tanaman seledri menjadi busuk.
Perlu dicatat, penyiraman rutin setiap hari hanya perlu dilakukan di minggu pertama. Setelah itu, Anda hanya perlu melakukan penyiraman 3 kali dalam seminggu. Jika sedang musim kemarau sekalipun, Anda juga cukup menyirami tanaman seledri sebanyak 3 kali seminggu.
Ketika sedang musim hujan, pindahkan tanaman seledri ke tempat yang tidak terkena air hujan secara langsung. Frekuensi penyiraman menyesuaikan kondisi kelembapan media tanam.
Selain perawatan dengan menyiram tanaman seledri, hal lain yang juga harus diperhatikan adalah hama seperti ulat, kutu, atau tungau. Jika ditemukan hama, buang hama tersebut dengan tangan. Apabila tanaman terserang penyakit, Anda bisa memberikan pestisida organik untuk menyembuhkan penyakitnya.
4. Panen
Langkah terakhir dalam cara menanam seledri secara mandiri adalah panen. Sebagaimana diketahui, seledri biasanya sudah dapat dipanen ketika telah berusia 2-3 minggu setelah dipindahkan ke media tanam dari penyemaian bibit.Adapun ciri-ciri seledri siap panen terlihat pada daunnya yang rimbun. Cara memanennya pun tidak sulit, Anda hanya perlu memotong pangkal utama batang seledri, bukan anakannya. Sebab anakannya dapat ditanam kembali sebagai bibit.
Seledri yang sudah dipetik bisa dipanen beberapa kali dengan jarak sekitar 1 hingga 2 minggu setelah panen sebelumnya. Perlu digarisbawahi bahwa tata cara menanam seledri secara mandiri memang tidak akan menghasilkan banyak hasil panen. Namun, hal ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Bercocok tanam adalah hobi yang mendatangkan banyak manfaat. Salah satu tanaman yang mudah untuk dikembangkan dan menghadirkan banyak manfaat adalah tanaman seledri.
Dengan memahami penjelasan mengenai langkah-langkah dalam cara menanam seledri untuk pemula di atas, Anda bisa bercocok tanam seledri secara mandiri. Sehingga, Anda dan keluarga dapat mereguk manfaat besar, salah satunya manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dengan mengonsumsi seledri dan olahannya secara rutin, tubuh Anda bisa semakin sehat karena seledri mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, kalium, zat besi, fosfor, serta vitamin C.
Penulis: Muhammad Faisal Akbar
Editor: Lucia Dianawuri
Masuk tirto.id






































