Menuju konten utama

Fakta Unik Data Dukcapil: Zodiak Terbanyak hingga Nama Populer

Dukcapil merilis data unik penduduk Indonesia 2026, mulai zodiak Cancer terbanyak, nama populer, bonus demografi, hingga jumlah penduduk 290,1 juta jiwa.

Fakta Unik Data Dukcapil: Zodiak Terbanyak hingga Nama Populer
Petugas memberikan KTP elektronik kepada warga di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (22/1/2026). ANTARA FOTO/ Andri Saputra/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari data kependudukan nasional yang menarik perhatian publik. Ada zodiak terbanyak hingga nama terpopuler di Indonesia saat ini.

Dalam paparan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil, Selasa (4/8/2026), Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi membeberkan berbagai statistik menarik, mulai dari zodiak yang paling banyak dimiliki penduduk Indonesia, jumlah warga yang lahir pada 29 Februari, hingga keunikan penggunaan nama masyarakat Indonesia.

Daftar Data Kependudukan Terbaru Indonesia

Dukcapil Kemendagri merilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 yang memberikan gambaran terbaru mengenai kondisi demografi Indonesia per 30 Juni 2026. Berikut data selengkapnya:

1. Jumlah Penduduk Indonesia Capai 290,1 Juta Jiwa

Berdasarkan Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni 2026 mencapai 290.125.073 jiwa.

Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 1.809.984 jiwa dibandingkan Semester II Tahun 2025. Komposisi penduduk Indonesia terdiri atas 146.402.289 jiwa laki-laki atau sekitar 50,46 persen, serta 143.722.784 jiwa perempuan atau 49,54 persen.

2. Zodiak Cancer Menjadi yang Terbanyak di Indonesia

Dukcapil mengungkap fakta unik terkait distribusi penduduk berdasarkan zodiak. Dari seluruh jumlah penduduk Indonesia, pemilik zodiak Cancer menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 34.784.044 jiwa.

Setelah Cancer, jumlah penduduk berdasarkan zodiak terbesar berikutnya adalah Taurus sebanyak 26.494.898 jiwa, Gemini sebanyak 26.081.653 jiwa, Capricorn sebanyak 25.923.863 jiwa, dan Leo sebanyak 24.955.745 jiwa.

Zodiak dengan jumlah pemilik paling sedikit adalah Aquarius sebanyak 20.456.280 jiwa, disusul Scorpio sebanyak 20.533.945 jiwa dan Sagitarius sebanyak 20.760.803 jiwa.

3. Lebih dari 129 Ribu Penduduk Lahir pada 29 Februari

Data Dukcapil juga mencatat adanya 129.439 lebih penduduk Indonesia yang lahir pada tanggal 29 Februari. Tanggal tersebut hanya muncul setiap empat tahun sekali ketika terjadi tahun kabisat. Artinya, warga yang lahir pada tanggal tersebut memiliki tanggal ulang tahun yang secara kalender hanya muncul satu kali dalam periode empat tahun.

4. Nama Penduduk Indonesia Dipengaruhi Budaya Populer

Fenomena menarik lainnya adalah munculnya nama-nama penduduk yang terinspirasi dari tokoh anime hingga selebritas internasional. Dukcapil mencatat terdapat 190 penduduk bernama Uzumaki, 181 penduduk bernama Nobita, 158 penduduk bernama Sasuke, dan 157 penduduk bernama Naruto.

Nama-nama tersebut diketahui berkaitan dengan karakter dalam serial anime populer. Selain tokoh anime, terdapat pula warga Indonesia yang menggunakan nama figur publik dunia seperti Justin Bieber dan Olivia Rodrigo.

5. Ada Penduduk dengan Nama Sepanjang 79 Karakter

Selain nama yang terinspirasi budaya populer, Dukcapil juga menemukan adanya penduduk yang memiliki nama dengan panjang hingga 79 karakter. Nama tersebut tercatat sebelum diberlakukannya Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 yang mengatur batas maksimal panjang nama penduduk sebanyak 60 karakter termasuk spasi.

Untuk nama yang paling banyak digunakan, Nurhayati tercatat sebagai nama perempuan terpopuler di Indonesia. Sedangkan, Putri menjadi nama belakang yang paling banyak digunakan, sedangkan Sulastri termasuk salah satu nama yang banyak digunakan di wilayah Pulau Jawa.

6. Capaian Perekaman KTP-el Mencapai 97,28 Persen

Jumlah penduduk yang wajib memiliki KTP-el tercatat sebanyak 214.347.218 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 208.526.726 jiwa atau 97,28 persen telah melakukan perekaman biometrik.

Capaian ini menunjukkan peningkatan cakupan identitas hukum masyarakat Indonesia. Dukcapil terus mendorong warga yang telah memenuhi syarat namun belum melakukan perekaman agar segera mengurus KTP-el guna memastikan data kependudukan tetap akurat dan mutakhir.

7. Indonesia Masih Berada dalam Periode Bonus Demografi

Data Dukcapil menunjukkan Indonesia masih menikmati kondisi bonus demografi, yaitu ketika sebagian besar penduduk berada pada usia produktif. Penduduk berusia 15–64 tahun mencapai 201.060.449 jiwa atau 69,30 persen dari total penduduk.

Penduduk usia 0–14 tahun berjumlah 65.964.460 jiwa atau 22,74 persen, dan penduduk usia 65 tahun ke atas mencapai 23.100.164 jiwa atau 7,96 persen.

8. Generasi Z Menjadi Kelompok Generasi Terbesar

Berdasarkan kelompok generasi, penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh Generasi Z sebanyak 75.369.876 jiwa atau 25,98 persen dari total populasi.

Posisi berikutnya ditempati oleh:

  • Generasi Milenial: 68.535.021 jiwa (23,62 persen)
  • Generasi X: 55.511.699 jiwa (19,13 persen)
  • Generasi Alpha: 55.417.832 jiwa (19,10 persen)
  • Baby Boomers: 26.628.236 jiwa (9,18 persen)
  • Generasi Beta: 5.414.771 jiwa
  • Silent Generation: 3.212.048 jiwa
  • Old Generation: 35.590 jiwa

9. Penduduk Menikah Menjadi Kelompok Terbesar Berdasarkan Status Perkawinan

Dari sisi status perkawinan, penduduk Indonesia yang berstatus kawin menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 137.201.081 jiwa atau 47,29 persen. Untuk penduduk yang belum kawin tercatat sebanyak 132.842.414 jiwa atau 45,79 persen.

Adapun penduduk dengan status cerai mati sebanyak 14.328.029 jiwa atau 4,94 persen, sedangkan penduduk dengan status cerai hidup sebanyak 5.753.549 jiwa atau 1,98 persen.

10. Islam Menjadi Agama Mayoritas Penduduk Indonesia

Data kependudukan Semester I 2026 menunjukkan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dengan jumlah 252.815.079 jiwa atau 87,14 persen.

Komposisi agama lainnya yaitu:

  • Kristen: 21.402.875 jiwa
  • Katolik: 8.932.548 jiwa
  • Hindu: 4.801.046 jiwa
  • Buddha: 1.994.331 jiwa
  • Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME: 100.602 jiwa
  • Khonghucu: 78.592 jiwa

11. Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Penduduk Terbanyak

Berdasarkan persebaran wilayah, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar adalah:

  • Jawa Barat: 52.592.678 jiwa
  • Jawa Timur: 42.404.003 jiwa
  • Jawa Tengah: 38.748.326 jiwa
Sedangkan provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit adalah:

  • Papua Barat: 597.084 jiwa
  • Papua Selatan: 600.476 jiwa
  • Papua Barat Daya: 638.647 jiwa
Pada tingkat kabupaten/kota, jumlah penduduk terbesar berada di Kabupaten Bogor dengan 6.007.714 jiwa, disusul Kabupaten Bandung sebanyak 3.931.901 jiwa dan Kabupaten Tangerang sebanyak 3.605.821 jiwa.

Baca juga artikel terkait DUKCAPIL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra