Menuju konten utama

Toko Bangunan Trans Home Sleman Terbakar, 2 Karyawati Tewas

Sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran dari Damkar, BPBD, maupun kepolisian dikerahkan untuk memadamkan kebakaran Trans Home.

Toko Bangunan Trans Home Sleman Terbakar, 2 Karyawati Tewas
Bangunan Trans Home di Sleman yang terbakar. Dok Cahyo/Tirto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Toko bangunan Trans Home yang berada di Jalan Jogja-Solo terbakar pada Kamis (1/10/2026) siang. Kebakaran ini menyebabkan dua karyawati yang bekerja di Trans Home meninggal dunia.

Koordinator Unit Siaga SAR Sleman, Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo, menceritakan dua karyawati ini terjebak saat kebakaran terjadi. Dedi membeberkan kedua korban ini sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIY.

"Dua orang dievakuasi. Korban pertama dievakuasi di lantai satu. Korban kedua dievakuasi di lantai tiga," kata Dedi.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dari insiden kebakaran Trans Home ini.

"Dua korban meninggal dunia. Satu berinisial S (42) warga Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Satu berinisial WKD (20) warga Tirtomatani, Kalasan, Sleman," tutur Argo.

Argo membeberkan selain ada korban meninggal adapula sejumlah korban yang mengalami luka. Para korban ini sudah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

"Terdapat korban luka. Saat ini ini telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit," urai Argo.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran yang terjadi di Trans Home membuat bangunan berlantai tiga habis terbakar. Kebakaran ini diduga pertama kali terjadi pada pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Berbah, AKP Fitriano Heri Nugroho, menerangkan, bangunan Trans Home ini merupakan supermarket berisi bahan bangunan dan barang elektronik. Kebakaran pertama kali diketahui di sisi belakang atau sisi selatan gedung. Api kemudian merambat ke area depan dan membakar sisi parkiran, gudang lalu bangunan utama.

"Api mulai berkobar jam 12.00 WIB. Berkobar di sisi selatan. Api menyambar gudang bagian thinner di sisi belakang," tutur Fitriano.

Fitriano menambahkan, sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran ini dikerahkan dalam proses pemadaman api. Mobil pemadam kebakaran ini berasal dari banyak lembaga seperti Damkar, BPBD, maupun kepolisian.

"Ada sekitar 20 (mobil damkar). Ini gabungan ada dari Magelang, Klaten. Ada dari Sleman, Bantul, Kulon Progo. Semua membantu memadamkan api," urai Fitriano.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Cahyo PE

tirto.id - Flash News
Reporter: Cahyo PE
Penulis: Cahyo PE
Editor: Andrian Pratama Taher