Menuju konten utama

Alasan Transjakarta Turunkan Paksa Penumpang di Kampung Melayu

Transjakarta menurunkan paksa penumpang tersebut karena bau badan yang menyengat hingga meresahkan pelanggan di dalam bus.

Alasan Transjakarta Turunkan Paksa Penumpang di Kampung Melayu
Bus listrik Transjakarta mengantre sebelum memasuki Halte Transjakarta Pasar Baru, Jakarta, Rabu (1/10/2025). PT TransJakarta telah mengoperasikan sebanyak 300 unit bus listrik dan akan menambah sebanyak 200 bus listrik secara bertahap pada tahun 2025, hingga mencapai target 10.000 bus listrik pada 2030 sebagai komitmen Transjakarta untuk menyambut elektrifikasi transportasi publik. ANTARA FOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/bay/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang penumpang Transjakarta terpaksa diturunkan dari bus di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2026) pagi tadi. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video di media sosial yang diunggah akun Instagram @jakpus.terkini.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria duduk di kursi belakang. Kemudian, salah satu petugas Transjakarta menghampirinya dan memintanya untuk turun dari bus tersebut.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, meminta maaf atas peristiwa yang meresahkan para pelanggan tersebut. Sebab, orang tersebut diturunkan karena bau badan yang menyengat hingga meresahkan pelanggan di dalam bus.

"Kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Petugas kami bergerak di lapangan berdasarkan laporan pelanggan lain di lokasi, karena bau yang sangat menyengat," ucap Ayu dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).

Menurut Ayu, pendekatan kepada pelanggan tersebut telah dilakukan hingga akhirnya turun dari bus. Dari informasi yang didapatkan, pelanggan tersebut adalah tunawisma.

"Sebagai bentuk kepedulian, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial tentang keberadaan pelanggan, agar mendapatkan penanganan dan bantuan yang tepat. ​Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami," tutur Ayu.

Dia memastikan Transjakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki SOP serta melatih sensitivitas petugas, agar pelayanan tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga selalu mengedepankan rasa kemanusiaan. Ayu juga memastikan, masukan dan kepedulian masyarakat akan dapat terus berbenah menjadi lebih baik.

Baca juga artikel terkait TRANSJAKARTA atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama