tirto.id - Rukun iman dan rukun Islam dapat mengarahkan serta membimbing seorang muslim agar berperilaku sesuai syariat. Simak makna rukun iman dan rukun Islam di dalam artikel ini.
Secara umum, iman dan Islam merupakan dua hal mendasar yang wajib diketahui oleh seluruh umat muslim. Kedua hal ini terangkai dalam kerangka rukun iman dan rukun Islam.
Adapun peserta didik mendapatkan pembelajaran tentang rukun iman dan rukun Islam melalui mata pelajaran agama. Materi ini bisa menuntun siswa-siswi agar menjadi hamba yang beriman dan taat kepada Allah SWT.
Pengertian Rukun Iman dan Rukun Islam
Dalam KBBI Daring, rukun memiliki arti "yang harus dipenuhi untuk sahnya suatu pekerjaan". Sementara iman mengandung arti "mempunyai iman atau kepercayaan kepada Tuhan YME".
Mengutip laman Fakultas Agama Islam UMSU, rukun iman adalah prinsip dasar kepercayaan umat muslim kepada Allah SWT dan agamanya. Mereka yang menjalankan prinsip tersebut dapat menjadi hamba yang beriman.
Adapun pengertian rukun Islam adalah praktik yang perlu umat muslim lakukan sebagai hamba Allah SWT. Muslimin/muslimat melakukan kewajiban ini sebagai suatu bentuk penyerahan diri dan pengakuan terhadap kebesaran Allah SWT.
6 Rukun Iman dalam Islam dan Penjelasannya
Terdapat sebagian ulama yang menyebutkan bahwa rukun iman ada 5. Salah satu ulama yang sempat menyampaikan 5 rukun iman adalah Ibnul Qayyim, seperti dikutip dari BKM Attaqwa UMA sesuai perkataan berikut.
“Ada beberapa jenis ilmu yang harus dipelajari oleh setiap muslim. Jenis pertama artinya ilmu wacana rukun iman yang lima, yaitu (1) iman pada Allah, (2) malaikat-Nya, (tiga) kitab , (4) para Rasul, serta (lima) iman pada hari akhir. sebab siapa saja yang tidak beriman dengan 5 perkara ini, beliau belum masuk ke dalam pintu keimanan dan tidak berhak menerima status mukmin.” (Miftaah Daaris Sa’aadah, 1: 156)
Kendati demikian, ada juga yang menyebutkan rukun iman ada 6. Imam Muslim dalam Kitab Matan Arba'in Nawawi menulis pernyataan berikut.
"Anda beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari Akhir, dan Anda beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.”
Berikut ini penjelasan mengenai 6 rukun iman.
1. Iman kepada Allah
Iman kepada Allah adalah meyakini Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah dan tak ada Tuhan selain-Nya. Beberapa ayat dalam Al-Qur'an mencatat eksistensi Allah, seperti QS. Al-A'raf: 54, QS. Al-Qashash: 30, dan QS. Al-Anbiya: 22.Seseorang yang mengimani Allah tidak hanya diungkapkan dengan kata-kata, tetapi juga harus ada wujud dan bentuknya. Muslimin/muslimat harus menaati seluruh perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.
2. Iman kepada Malaikat
Malaikat merupakan makhluk gaib yang Allah SWT ciptakan dari cahaya. Malaikat menjalankan perintah Allah sehingga disebut sebagai makhluk yang paling taat dan patuh kepada Allah.Umat Islam wajib mengimani keberadaan malaikat. Ayat yang menjelaskan hakikat malaikat antara lain QS. Asy-Syu'ara: 193-194, QS. Qaaf: 18, dan QS. As-Sajdah: 11.
3. Iman kepada Kitab-Kitab Allah
Dalam rukun iman ketiga, umat Islam wajib mengimani kitab suci. Kitab-kitab Allah berisi perintah, larangan, janji baik, buruk, nasihat, dan petunjuk cara hidup serta beribadah.Kitab-kitab bukan merupakan ciptaan makhluk atau Nabi. Allah SWT menurunkan langsung firman melalui malaikat-Nya dan diterima oleh rasul, seperti dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah: 285.
"Rasul itu telah percaya akan apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, dan segala orang mukmin pun percaya pula, masing-masing percaya kepada Allah, Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Utusan-utusan-Nya.”
4. Iman kepada Rasul Allah
Umat Islam harus meyakini bahwa Allah telah menurunkan rasul-rasul untuk menyampaikan ajaran tauhid kepada manusia. Jumlah nabi dan rasul sangat banyak, tetapi tidak semua nabi dan rasul diceritakan Allah kepada umat-Nya.Adapun QS. Al-Mu’min: 78 menegaskan bahwa ada beberapa nabi dan rasul yang diceritakan dan ada pula yang tidak.
“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu...”
5. Iman kepada Hari Kiamat
Hari kiamat merupakan hari ketika alam semesta binasa dan semua makhluk dimusnahkan. Mengimani hari kiamat artinya juga memercayai kehidupan abadi setelah kehancuran dunia.Usai bangkit kembali, manusia akan diperiksa amalnya dan diberi balasan berupa surga atau neraka. Banyak ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang hal ini, di antaranya QS. Al-Hajj: 6-7 dan QS- Az-Zumar: 68.
6. Iman kepada Qada dan Qadar
Umat Islam wajib meyakini segala sesuatu yang telah dan akan terjadi berdasarkan ketentuan dan ketetapan Allah. Segala sesuatu terjadi dengan qudrat dan iradat-Nya.Qada dan qadar menjadi kehendak-Nya sehingga berdasarkan hakikatnya istilah "kebetulan" itu tidak ada. Ada beberapa ayat Al-Qur’an yang menyatakan qada dan qadar, misal QS. Al-Hadid: 22, QS. Ar-Rad: 8, QS. At-Taubah: 51, dan QS. Al-A'la: 3.
5 Rukun Islam dan Penjelasannya
Apakah benar rukun Islam ada 6? Rasulullah SAW melalui Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim menjelaskan pemahaman terkait rukun Islam yang hanya terdiri dari lima praktik berikut.
“Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu syahadat laa ilaaha illallah dan Muhammad dan Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat, haji, dan puasa Ramadhan.”
Berikut penjelasan mengenai masing-masing rukun Islam.
1. Syahadat
Dilansir dari E-Modul PAI, syahadat tauhid menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan hanya Allah SWT yang wajib disembah. Pernyataan ini diwujudkan dengan mengucapkan dua kalimat syahadat berikut.أشهد أن لااله الاالله واشهد ان محمدا رسول الله
Artinya:
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
2. Salat
Salat merupakan perintah ibadah wajib dalam Islam yang tidak boleh ditinggalkan selama hidup. Dalam sebuah hadis, perbedaan orang Islam dan orang kafir ada dalam salatnya.Menurut Imam Syafi’i, seperti dikutip dari laman NU Online, sabda ini mengandung makna bahwa perjanjian yang membedakan antara orang Islam dan orang kafir ialah sembahyang (salat). Menurut Imam Hambali, mereka yang meninggalkan salat akan menjadi kafir.
3. Berpuasa
Allah SWT telah memerintahkan puasa sebagai ibadah wajib dalam Islam melalui QS. Al-Baqarah: 183. Ayat itu menyebutkan bahwa puasa merupakan ibadah yang telah diperintahkan kepada umat Islam sebelum masa kini, sementara tujuannya adalah meningkatkan takwa.4. Berzakat
Zakat adalah menyisihkan sebagian harta dan hukumnya wajib. Zakat terdiri dari berbagai jenis, seperti zakat fitrah, zakat penghasilan, zakat tanaman, zakat emas, perak, zakat hewan ternak (mawasyi), dan sebagainya.5. Haji
Melaksanakan ibadah haji satu kali dalam seumur hidup boleh dilakukan oleh umat muslim yang mampu, baik secara fisik maupun harta. Perintah berhaji terdapat dalam QS. Al-Hajj: 27 berikut.“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.”
Tirto telah merangkum materi pembelajaran agama Islam dan mata pelajaran lainnya. Pastikan untuk terus memantau informasi materi ajar terbaru pendidikan agama Islam di sini.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id





































