Menuju konten utama

1 Riyal Berapa Rupiah? Ini Cara dan Nilai Tukar Terbaru

Nilai tukar 1 riyal berapa rupiah dapat diketahui dengan mengecek kurs valuta asing dari lembaga resmi. Temukan tempat menukar uang riyal terdekat.

1 Riyal Berapa Rupiah? Ini Cara dan Nilai Tukar Terbaru
Ilustrasi menukar uang. Nilai tukar riyal ke rupiah berfluktuasi mengikuti perkembangan pasar. ANTARA FOTO/Khalis Surry.

tirto.id - Setiap jemaah haji akan diberikan uang saku dan boleh menambah uang saku tambahan pribadi. Di mana saja bisa menukar uang dan 1 riyal berapa rupiah?

Negara Arab Saudi yang menjadi tujuan ibadah haji menggunakan mata uang riyal. Jemaah haji Indonesia yang sedang berhaji perlu menukarkan uang rupiahnya ke uang riyal terlebih dahulu agar bisa dibelanjakan.

Nilai tukar riyal ke rupiah bisa berfluktuasi mengikuti pasar. Oleh sebab itu, jemaah perlu mencari informasi dahulu mengenai nilai tukar rupiah ke riyal dalam mempertimbangkan jumlah uang saku yang hendak dibawa. Penukaran uang Saudi ke Indonesia kini dapat dilakukan melalui berbagai tempat layanan yang mudah dijangkau.

Nilai Tukar 1 Riyal Berapa Rupiah 2025?

Untuk mengetahui nilai uang Arab 1 riyal berapa rupiah, jemaah bisa melakukan pengecekan ke tempat resmi yang menyediakan informasi valuta asing. Misalnya yaitu perbankan, tempat penukaran uang khusus (money changer), atau secara online ke website yang menyediakan informasi tersebut.

Pecahan riyal cukup beragam seperti 1, 5, 10, 50, dan 100 riyal tersedia untuk jenis uang kertas, dan pecahan 1 dan 2 riyal untuk koin. Selain itu, ada pula pecahan halalah dengan nilai 10, 25, dan 50. Mata uang Makkah tersebut nantinya ditukar memakai uang rupiah dengan nilai yang sepadan.

Mengutip laman BRI, nilai tukar uang riyal ke rupiah di Bank Rakyat Indonesia saat ini (per 20 Mei 2025) sebagai berikut dalam berbagai nilai (dibulatkan). Nilai tukar ini bisa berubah sewaktu-waktu:

  • SAR1 = Rp3.985
  • SAR5 = Rp19.923
  • SAR10 = Rp39.847
  • SAR20 = Rp79.694
  • SAR50 = Rp199.235
  • SAR100 = Rp398.469
  • SAR200 = Rp796.939
  • SAR500 = Rp1.992.347
  • SAR1000 = Rp3.984.694
  • SAR1500 = Rp5.977.041
  • SAR2000 = Rp7.969.387
  • SAR2500 = Rp9.961.734
  • SAR3000 = Rp11.954.081
  • SAR3500 = Rp13.946.428
  • SAR4000 = Rp15.938.775
  • SAR4500 = Rp17.931.122
  • SAR5000 = Rp19.923.469

Tukar Uang Riyal di Mana?

Jemaah haji dapat melakukan penukaran uang rupiah ke riyal terdekat dari lokasi keberadaannya saat ini. Pasalnya, tempat penukaran valuta asing cukup banyak. Berikut berbagai pilihan tempat untuk menukar uang rupiah dengan riyal atau sebaliknya:

1. Tukar uang riyal di bank

Bank menjadi salah satu pilihan utama untuk menukar uang riyal saat ini. Aspek keamanan bertransaksi tinggi dan dijamin sesuai regulasi yang berlaku. Uang riyal yang disediakan pun dipastikan asli.

2. Tukar uang riyal di money changer

Money changer menyediakan berbagai pilihan mata uang asing untuk ditukarkan dengan rupiah. Tempat ini sering ditemui di kota besar, sekitar bandara, atau tempat keramaian lainnya. Saat memilihnya, pastikan sudah memiliki izin dari Bank Indonesia dan selalu minta bukti transaksi.

3. Tukar uang riyal di Kantor Pos

Penukaran uang asing di Kantor Pos masih terbatas di lokasi tertentu. Keterbatasan lainnya, penukaran hanya diterima untuk negara-negara tertentu. Oleh sebab itu, pastikan saat menukar rupiah di Kantor Pos terdekat telah menyediakan mata uang riyal.

4. Tukar uang riyal di bandara internasional

Jemaah haji bisa menukarkan rupiah ke riyal di bandara internasional. Hanya saja, langkah ini sebaiknya dilakukan dalam keadaan mendesak karena nilai tukarnya cenderung kurang menguntungkan. Penukarannya pun tersedia dalam jumlah kecil.

5. Tukar uang riyal di embarkasi haji

Sejumlah embarkasi haji di Indonesia telah menyediakan layanan penukaran rupiah ke riyal. Mengutip laman BSI, embarkasi yang memiliki fasilitas ini terdapat di Embarkasi Gorontalo, Maluku, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Aceh, Lombok, Padang, Banjarmasin, Balikpapan, Palembang, Lampung, Medan , Kertajati, Batam, Makassar, Donohudan Solo, dan Surabaya.

Cara Tukar Uang Riyal dan Syaratnya

Penukaran uang rupiah ke riyal, atau sebaliknya, ada hal yang perlu dicermati oleh jemaah. Dalam transaksi tukar uang dikenal adanya kurs beli dan kurs jual. Dua komponen tersebut yang menjadi patokan untuk transaksi mata uang asing.

Kurs beli adalah nilai konversi dua mata uang yang dipergunakan saat seseorang menjual mata uang asingnya di tempat penukaran. Adapun kurs jual dipakai seseorang akan membeli mata uang asing di tempat penukaran

Tata cara menukar uang rupiah ke riyal dan sebaliknya, bisa mengikuti langkah berikut:

  1. Cari informasi mengenai nilai tukar (kurs) mata uang yang akan ditukarkan.
  2. Kunjungi tempat penukaran mata uang terdekat di lokasi tempat tinggal.
  3. Ambil nomor antrean ke teller dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk mengantre.
  4. Setelah tiba giliran, sampaikan ke teller bahwa hendak melakukan penukaran uang.
  5. Selanjutnya, teller akan menghitung kurs dari mata uang yang hendak ditukarkan.
  6. Teller juga akan menginformasikan jumlah nilai penukaran uang yang dibawa.
  7. Jika setuju dengan jumlah tersebut, maka teller akan meminta untuk mengisi formulir penukaran uang.
  8. Isi formulir dengan jelas dan lengkap.
  9. Berikan kartu identitas Anda kepada teller untuk melakukan verifikasi.
  10. Berikan uang yang hendak Anda tukarkan kepada teller.
  11. Selanjutnya, teller akan memberikan sejumlah mata uang asing sesuai dengan mata uang yang ingin Anda tukarkan.
  12. Hitung kembali jumlah uang yang Anda terima dari teller.
  13. Setelah semua proses selesai, teller akan memberikan kembali kartu identitas Anda beserta kuitansi penukaran uang.
  14. Simpan kuitansi tersebut sebagai tanda bukti transaksi.

Syarat Tukar Uang Riyal

Syarat menukar uang riyal dengan rupiah, dan sebaliknya, antara lain sebagai berikut:

1. Siapkan kartu identitas

Transaksi mata uang asing memerlukan kartu identitas seperti KTP atau paspor, sehingga jemaah bisa menyiapkannya terlebih dahulu.

2. Uang yang ditukarkan

Uang yang ditukar harus dalam keadaan baik, tidak distaples, dan tidak tertempel selotip. Saat berada di tempat penukaran uang, ikuti semua prosedur yang berlaku.

Baca juga artikel terkait PENUKARAN UANG atau tulisan lainnya dari Ega Krisnawati

tirto.id - Edusains
Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Penyelaras: Ilham Choirul Anwar