Menuju konten utama

Aturan Syarikah Haji Diterapkan Pada Haji 2025, Apa Itu?

Penerapan syarikah haji oleh Pemerintah Arab Saudi di tahun 2025 menyebabkan berbagai perubahan pada keberangkatan jemaah. Namun, apa itu syarikah haji?

Aturan Syarikah Haji Diterapkan Pada Haji 2025, Apa Itu?
Jamaah calon haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf dengan latar belakang Kakbah yang telah diselimuti kain ihram di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (14/5/2025) ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Spt.


tirto.id - Penerapan syarikah haji oleh Pemerintah Arab Saudi di tahun 2025 menyebabkan berbagai perubahan pada keberangkatan jemaah. Namun, apa itu syarikah haji?

Menurut laporan Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag, sebanyak 87 kloter jemaah haji reguler Indonesia telah tiba di Tanah Suci per Selasa (6/5/2025). Jumlah tersebut mencakup 33.831 jemaah dari total rencana 203.320 orang.

Salah satu hal penting dalam pelaksanaan haji tahun ini adalah kehadiran syarikah haji. Penyedia layanan yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi ini memang menjadi kebijakan baru.

Diketahui, terdapat beberapa syarikah yang bertugas sebagai pelayanan jemaah haji asal Indonesia pada tahun ini. Meski terdapat syarikah yang berbeda-beda, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahwa layanan haji tetap optimal.

Hal ini pun ditegaskan oleh Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis Muhammad Hanafi. Ia menyatakan bahwa keberadaan beberapa syarikah ini memang berdampak pada pelayanan di berbagai sektor.

Namun, pihaknya menyebut bahwa hal tersebut tetap bisa ditangani karena adanya koordinasi yang baik dengan para syarikah.

“Semua layanan mulai dari penyambutan, penempatan atau akomodasi, transportasi, konsumsinya, berjalan dengan baik. Alhamdulillah setelah lima hari dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi, semua berjalan dengan lancar,” kata Muchlis.

PPIH sejauh ini juga masih terus mengedukasi dan memberikan sosialisasi kepada jemaah haji asal Indonesia. Hal ini supaya mekanisme syarikah baru tersebut bisa tersampaikan dengan baik.

Lantas, apa yang dimaksud dengan syarikah haji?

Apa Itu Syarikah Haji yang Diterapkan Pada Haji 2025?

Secara sederhana, syarikah bisa diartikan sebagai kemitraan atau lembaga akomodasi yang melayani jemaah selama menjalankan ibadah haji. Jadi, lembaga bernama syarikah inilah yang memberikan pelayanan kepada jemaah haji.

Pemerintah Arab Saudi membentuk lembaga-lembaga syarikah yang ada di sana untuk menyambut para jemaah haji dari berbagai negara. Tujuannya jelas, yakni supaya ibadah haji yang dihadiri jutaan umat Islam bisa terselenggara dengan baik dan takzim.

Para syarikah akan memberikan jasa akomodasi, transportasi umum, konsumsi, maktab atau biro yang akan ditempati para jemaah, hingga berbagai hal yang berkaitan dengan ibadah haji.

Layanan bus Shalawat bagi jamaah calon haji Indonesia

Jamaah calon haji Indonesia yang menggunakan layanan bus Shalawat untuk beribadah di Masjidil Haram tiba di terminal Syib Amir, Makkah, Arab Saudi, Senin (12/5/2025). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.

Lalu, dengan adanya beberapa syarikah haji untuk jemaah Indonesia, apakah tidak akan tertukar syarikahnya? Jawabannya adalah tidak.

Syarikah yang mengurus tiap kelompok atau kloter jemaah asal Indonesia bakal menyediakan atau mengeluarkan surat untuk masing-masing calon jemaah. Surat ini bakal berisi identitas diri yang lengkap beserta dengan alamat jemaah.

Dari surat itulah kemudian bakal menjadi dokumen wajib yang harus dibawa oleh para calon jemaah haji, selain paspor dan visa.

Daftar Syarikah Haji yang Bekerjasama dengan Kemenag dan Jumlah Jemaahnya

Pada musim haji 2025 ini, terdapat delapan syarikah yang akan bertugas melayani calon jemaah asal Indonesia.

Berikut ini adalah syarikah yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.

  • Al-Bait Guests: Melayani sebanyak 8.250 jemaah tanazul.
  • Raqeen Mashariq: Melayani sebanyak 6.325 jemaah tanazul.
  • Sana Mashariq: Melayani sebanyak 4.943 jamaah tanazul.
  • Rehlat & Manafea: Melayani sebanyak 6.700 jamaah tanazul.
  • Al Rifadah: Melayani sebanyak 2.933 jamaah tanazul.
  • Rawaf Mina: Melayani sebanyak 3.035 jamaah tanazul.
  • MCDC: Melayani sebanyak 3.299 jamaah tanazul.
  • Rifad: Melayani sebanyak 2.082 jamaah tanazul.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Sunardi

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sunardi
Penulis: Sunardi
Editor: Nisa Hayyu Rahmia & Beni Jo