Menuju konten utama

10 Salep untuk Eksim Kering yang Teruji Dermatologi

Intip berbagai salep untuk eksim kering, mengandung zat yang sudah teruji klinis, aman, terdaftar BPOM, dan efektif untuk meredakan gejala eksim pada kulit.

10 Salep untuk Eksim Kering yang Teruji Dermatologi
Ilustrasi Salep. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Salep untuk eksim kering dapat membantu mengurangi gejala seperti kemerahan dan gatal-gatal. Salep eksim kering ini biasanya mengandung kortikosteroid yang memang berfungsi untuk mengurangi peradangan.

Eksim (eczema) sendiri merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan area kulit yang kering, gatal, dan biasanya terasa kasar. Kondisi ini cukup umum terjadi dan tidak menular. Salah satu jenis yang paling umum adalah eksim kering atau yang secara medis disebut dermatitis atopik.

Pada penderita eksim, fungsi pelindung kulit menjadi lemah. Padahal, fungsi ini penting untuk menjaga kelembapan kulit dan melindungi tubuh dari pengaruh luar seperti kuman, polusi, atau zat berbahaya. Akibatnya, kulit menjadi mudah kering, sensitif, dan rentan iritasi.

Penyebabnya sendiri cukup kompleks dan melibatkan beberapa faktor sekaligus. Salah satunya adalah sistem imun yang bereaksi berlebihan terhadap pemicu ringan, seperti debu, sabun, atau bahan tertentu.

Selain itu, faktor genetik juga berperan. Seseorang lebih berisiko mengalami eksim jika memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa. Eksim kering tidak bisa disembuhkan secara total, tapi gejalanya bisa diringankan melalui pengobatan seperti salep untuk eksim.

10 Salep untuk Eksim Kering yang Teruji Dermatologi

Ilustrasi Salep

ilustrasi salep. FOTO/iStockphoto

Salep untuk eksim kering bisa menjadi solusi untuk meringankan gejala dermatitis atopik seperti ruam, gatal, atau kulit yang sangat kering hingga pecah-pecah.

Salep dermatitis ini mengandung bahan kimia yang sudah teruji klinis atau terbukti secara ilmiah dapat mengurangi gejala eksim. Selain itu, produk yang direkomendasikan di sini sudah terdaftar BPOM sehingga dipastikan aman selama digunakan sesuai aturan pakai atau anjuran dokter.

Perlu diketahui pula bahwa daftar salep-salep di bawah ini tergolong obat keras (ditandai dengan logo lingkaran merah dengan huruf “K” hitam di dalamnya). Jadi, obat-obat ini tidak dijual bebas dan harus dibeli atau digunakan sesuai resep dokter.

1. Kloderma

Nomor BPOM: DKL8928602030A1

Kloderma merupakan salep untuk eksim yang mengandung 0,5 mg clobetasol propionate (0,05%). Dikutip dari Cleveland Clinic, clobetasol propionate memang termasuk obat topikal yang dapat dioleskan pada kulit untuk mengatasi eksim dan psoriasis.

Salep dengan kandungan bahan ini dapat mengurangi pembengkakan, kemerahan, gatal, dan ruam yang disebabkan oleh eksim. Secara ilmiah, clobetasol propionate terbukti efektif untu mengatasi dermatitis atopik.

Salah satunya dibuktikan dalam jurnal Clobetasol Propionate 0.05% Lotion in the Treatment of Moderate to Severe Atopic Dermatitis: A Randomized Evaluation Versus Clobetasol Propionate Emollient Cream.

Melalui uji klinis terhadap 229 pasien selama sekitar 2 minggu, studi ini menyimpulkan bahwa clobetasol propionate efektif dan aman untuk mengobati dermatitis atopik. Salep ini bisa dibeli dengan harga Rp30.000 - Rp40.000 (5 gram).

2. Dermovate

Nomor BPOM: DKL9232000330A1

Salep eksim kering berikutnya adalah Dermovate yang juga mengandung 0,05% clobetasol propionate. Salep ini diproduksi oleh PT Glaxo Wellcome Indonesia dan dapat digunakan untuk mengatasi gejala eksim maupun psoriasis, seperti kulit kering, ruam, dan gatal-gatal.

Dermovate juga masuk golongan obat keras sehingga harus dibeli dan digunakan sesuai dengan resep dokter. Dermovate dapat dibeli di apotek dengan kisaran harga Rp150.000 - Rp180.000 (10 gram).

3. Diprosone OV Salep

Nomor BPOM: DKL9106603030A1

Diprosone OV mengandung senyawa aktif bernama betamethasone dipropionate, golongan kortikosteroid topikal yang bisa mengurangi berbagai gejala eksim kering seperti kemerahan, gatal-gatal, hingga pembengkakan.

Betamethasone dipropionate sendiri sudah teruji klinis dapat mengatasi masalah dermatitis. Hal ini dibuktikan dalam uji klinis komparatif di jurnal A Double-Blind Controlled Trial of Betamethasone Dipropionate 0.05% (Diproderm) in Comparison with Fluocinolone Acetonide 0.025% (Synalar) in Psoriasis and Other Steroid-Responsive Dermatoses.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa betamethasone dipropionate terbukti efektif meringankan gejala eksim maupun psoriasis dengan 57% pasien mengalami perbaikan kondisi kulit. Salep Diprosone OV bisa dibeli dengan resep dokter di harga sekitar Rp100.000 - Rp150.000 (10 gram).

Ilustrasi bayi alergi

Ilustrasi Eksim. FOTO/iStockphoto

4. Ikaderm

Nomor BPOM: DKL9509311330A1

Salep untuk eksim berikutnya adalah Ikaderm yang mengandung 0,5 mg clobetasol propionate. Sebagai obat topikal, salep Ikaderm ini bisa dioleskan ke kulit untuk mengatasi gejala eksim, psoriasis, hingga liken planus dan diskoid lupus eritematosus.

Ikaderm dapat dioleskan tipis-tipis sebanyak 1-2 kali sehari. Namun, perlu diingat bahwa Ikaderm termasuk golongan obat keras dan harus dibeli dengan resep dokter. Ikaderm dibanderol dengan harga sekitar Rp40.000 - Rp50.000 (10 gram).

5. Elopro

Nomor BPOM: DKL0535800230A1

Elopro juga termasuk salep untuk eksim yang mengandung zat aktif clobetasol propionate (0,05%). Salep ini dapat dijadikan alternatif untuk pengobatan jangka pendek pada kondisi kulit seperti psoriasis, eksim rekalsitrans, serta liken planus dan lupus eritematosus diskoid.

Salep ini dapat dioleskan tipis pada kulit sebanyak 1-2 kali sehari atau sesuai dengan resep dokter. Diproduksi oleh Genero Pharmaceuticals, salep Elopro ini dibanderol dengan harga sekitar Rp45.000 - Rp55.000 (10 gram).

6. Diprogenta

Nomor BPOM: DKL7606605530A1

Salep untuk eksim selanjutnya adalah Diprogenta yang diproduksi oleh Organon Pharma Indonesia. Setiap gram produk ini mengandung 0,64 gram betamethasone dipropionate yang terbukti dapat meringankan gejala eksim.

Selain itu, salep ini juga mengandung 1,7 mg gentamicin sulfate. Gentamicin sendiri merupakan golongan antibiotik yang efektif menghambat kuman, khususnya bakteri gram negatif, yang bisa menyebabkan infeksi kulit. Salep Diprogenta bisa dibeli dengan resep dokter dengan harga Rp80.000 - Rp100.000 (5 gram).

7. Esperson

Nomor BPOM: DKL0121203030A1

Berikutnya ada Esperson, salep untuk eksim yang mengandung zat desoximetasone 0,25%. Desoximetasone sendiri diketahui dapat membantu meredakan kemerahan, gatal, bengkak, atau ketidaknyamanan lain yang disebabkan oleh kondisi kulit tertentu, termasuk eksim.

Secara ilmiah, zat ini juga sudah terbukti secara klinis dapat meringankan gejala dermatitis atopik, misalnya dalam jurnal Efficacy and Safety of Desoximetasone 0.25% Spray in Adult Atopic Dermatitis Subjects: Pilot Study.

Studi ini menunjukkan bahwa desoximetasone 0,25% terbukti efektif dan aman untuk mengatasi gatal pada pasien dermatitis atopik. Esperson tergolong obat keras dan hanya bisa dibeli dengan resep dokter di kisaran harga Rp90.000 - Rp100.000 (5 gram).

Ilustrasi Salep

Ilustrasi Salep. FOTO/iStockphoto

8. Desoxiron

Nomor BPOM: DKL1934614529A1

Desoxiron hadir dalam bentuk krim yang mengandung desoximetasone (0,25%) sehingga bisa dijadikan alternatif untuk mengobati eksim kering. Cara penggunaannya hampir sama seperti salep eksim pada umumnya, yaitu dioleskan tipis pada kulit yang sakit sebanyak 1-2 kali sehari atau sesuai anjuran dokter.

Desoxiron merupakan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Diproduksi oleh Ferron Par Pharmaceutical, Desoxiron dapat dibeli di apotek dengan kisaran harga Rp80.000 - Rp100.000 (15 gram).

9. Desolex

Nomor BPOM: DKL9728602630A1

Desolex merupakan salep untuk eksim yang mengandung 0,05% desonide. Menurut situs Mayo Clinic, desonide dapat digunakan sebagai obat topikal untuk membantu meredakan kemerahan, gatal, atau bengkak yang disebabkan oleh kondisi kulit tertentu, termasuk dermatitis atopik.

Desonide juga sudah teruji secara klinis dapat meringankan gejala eksim kering, salah satunya diungkap dalam jurnal The Effect of Desonide Hydrogel on Pruritus Associated With Atopic Dermatitis.

Jurnal tersebut menunjukkan bahwa desonide 0,05% (dalam bentuk hidrogel) yang digunakan 2 kali sehari selama seminggu bisa meringankan gejala dermatitis atopik. Zat ini dapat menurunkan rasa gatal hingga sekitar 86,6% serta perbaikan kondisi kulit yang nyata sejak hari ke-3 pengobatan.

Desolex dengan kandungan desonide-nya termasuk obat keras yang wajib digunakan dengan resep dokter. Salep ini bisa dibeli di apotek dengan harga Rp30.000 - Rp50.000 (10 gram).

10. Diprosalic

Nomor BPOM: DKL9106602330A1

Salep Diprosalic dapat digunakan untuk mengatasi peradangan akibat psoriasis, seboroik, hingga dermatosis lain, termasuk eksim kering. Salep ini mengandung 0,05% betamethasone dipropionate yang memang terbukti efektif meringankan gejala eksim.

Selain itu, produk ini juga mengandung 3% salicylic acid yang bisa membersihkan pori kulit sehingga membantu penyerapan betamethasone dipropionate. Diprosalic merupakan obat keras yang hanya bisa dibeli di apotek dengan resep dokter, harganya sekitar Rp90.000 - Rp105.000 (5 gram).

Itulah beberapa salep untuk eksim yang bisa digunakan untuk meringankan gejala dermatitis atopik atau eksim kering. Sekali lagi, gunakan salep ini sesuai dengan anjuran dokter. Jika gejala eksim tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, segera konsultasikan lagi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tertarik dengan info menarik lain seputar dunia kesehatan? Temukan berbagai tips, rekomendasi produk pilihan, hingga berita terkini melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:

Kumpulan Artikel Kesehatan

Baca juga artikel terkait EKSIM atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - GWS
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani