tirto.id - Scrub dan lulur menjadi dua produk perawatan tubuh yang sering digunakan untuk menjaga kebersihan sekaligus kesehatan kulit. Meski sering disangka sama, keduanya sebenarnya memiliki ciri khasnya masing-masing. Lalu, apa perbedaan lulur dan scrub?
Pada dasarnya, lulur dan scrub memiliki fungsi serupa, yaitu sama-sama bertujuan untuk merawat kulit dengan cara membersihkan sekaligus mengangkat sel kulit mati. Dengan penggunaan yang benar, baik lulur maupun scrub dapat membuat kulit terasa lebih halus dan sehat.
Lulur merupakan skincare tradisional yang sudah digunakan oleh wanita Indonesia sejak lama, bahkan konon diperkenalkan oleh putri-putri kerajaan agar tetap terlihat cantik.
Sementara itu, scrub sendiri berarti menggosok dalam bahasa Inggris. Di dunia kecantikan, scrub merujuk pada bahan eksfoliasi fisik berupa butiran halus yang nantinya digosok-gosokkan ke kulit.
Saat ini, produk lulur dan scrub banyak dijual di pasaran. Namun, tak sedikit yang masih bingung membedakan keduanya karena lulur dan scrub memang sangat mirip. Di sini kita akan membahas perbedaan lulur dan scrub, lengkap dengan manfaatnya agar tidak salah pilih.
Apakah Scrub dan Lulur Berbeda?
Scrub dan lulur sering dianggap sama karena bertujuan membersihkan sekaligus mengangkat sel kulit mati, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, mulai dari segi tekstur hingga cara penggunaan. Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan lulur dan scrub yang patut diketahui:
1. Tekstur

Perbedaan paling menonjol dan mudah dikenali antara lulur dan scrub terletak pada teksturnya. Lulur umumnya memiliki konsistensi yang lebih lembut dan creamy, menyerupai pasta yang terasa halus di kulit.
Karakter teksturnya yang lebih halus ini membuat lulur terasa nyaman digunakan, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau untuk perawatan rutin tanpa risiko iritasi berlebih.
Sebaliknya, tekstur scrub cenderung lebih kasar karena mengandung butiran eksfoliator yang lebih besar. Butiran ini berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati secara lebih intens. Karena lebih kasar, scrub biasanya tidak terlalu dianjurkan untuk kulit sensitif, berjerawat, atau yang mudah iritasi.
Di sisi lain, ukuran butiran pada produk scrub juga tidak selalu sama. Jika ukurannya cukup besar, scrub ini lebih cocok untuk bagian tubuh dengan kulit yang agak kasar, misalnya lutut atau tumit.
2. Komposisi Bahan

Perbedaan lulur dan scrub berikutnya adalah komposisi bahan. Jika dilihat dari kandungannya, lulur yang diwariskan secara turun-temurun ini biasanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti rempah-rempah atau herbal.
Bahan alami ini tidak hanya berfungsi membersihkan kulit, tapi juga membantu memberikan nutrisi tambahan sekaligus melembapkan sehingga kulit terasa lebih lembut dan sehat.
Di sisi lain, scrub juga bisa terbuat dari bahan-bahan alami, tapi fokus utamanya ada pada butiran eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati. Produk scrub yang terbuat dari bahan alami biasanya memanfaatkan butiran berupa gula atau biji-bijian seperti kopi yang dihaluskan.
Saat ini, produk scrub modern juga banyak yang memanfaatkan bahan tambahan lain, mulai dari bahan pelembap untuk memberikan hidrasi lebih pada kulit hingga pewangi untuk memberikan aroma yang unik.
3. Cara Penggunaan

Perbedaan lulur dan scrub juga bisa dilihat dari cara penggunaannya. Lulur umumnya digunakan pada kondisi kulit kering. Produk dioleskan secara merata, kemudian dipijat lembut dan didiamkan beberapa saat sampai agak mengering, lalu dibilas sampai bersih.
Proses ini tidak hanya membantu mengangkat sel kulit mati, tapi juga memberi waktu bagi kandungan di dalamnya untuk meresap dan memberikan efek melembapkan atau mencerahkan pada kulit.
Sementara itu, scrub digunakan saat kulit dalam kondisi lembap atau basah, jadi biasanya dipakai saat mandi. Namun, ada pula produk scrub yang saran penggunaannya langsung digosokkan ke kulit dalam kondisi kering.
Tidak seperti lulur, scrub biasanya tidak perlu didiamkan hingga mengering. Cukup digosokkan ke kulit secara perlahan dan dengan gerakan memutar, tujuannya agar butiran scrub dapat bekerja maksimal dalam membersihkan kotoran dan mengangkat sel kulit mati. Setelah itu, baru dibilas hingga benar-benar bersih.
Manfaat Scrub dan Lulur

Scrub dan lulur sama-sama berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Meski memiliki sejumlah perbedaan, keduanya mampu membantu kulit tampak lebih bersih, cerah, dan terasa lebih halus. Secara umum, berikut manfaat scrub dan lulur untuk kulit:
1. Mengangkat Sel Kulit Mati
Manfaat utama dari scrub dan lulur adalah membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Penumpukan sel kulit mati dapat membuat kulit terlihat kusam dan terasa kasar. Dengan eksfoliasi yang tepat, kulit akan tampak lebih segar.Scrub biasanya bekerja lebih cepat karena butiran kasarnya langsung mengangkat kotoran saat digosok. Sementara itu, lulur membantu proses ini secara lebih lembut dengan tambahan manfaat perawatan dari kandungan bahan alaminya.
2. Membuat Kulit Lebih Halus dan Lembut
Kulit yang terasa lebih halus dan lembut adalah efek yang bisa dirasakan setelah sel kulit mati terangkat. Penggunaan keduanya secara rutin dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, terutama pada area yang cenderung kasar seperti siku, lutut, dan tumit.3. Mencerahkan Tampilan Kulit
Kulit kusam sering kali disebabkan oleh penumpukan kotoran dan sel kulit mati. Dengan menggunakan scrub atau lulur secara teratur, lapisan kulit yang kusam dapat terangkat sehingga kulit tampak lebih cerah dan segar.Beberapa jenis lulur juga bisa memberikan efek mencerahkan, seperti lulur dari bengkoang atau diberi campuran susu. Sementara itu, produk scrub modern juga banyak yang ditambahkan dengan bahan pencerah kulit, salah satunya niacinamide.
4. Membantu Penyerapan Produk Perawatan
Kulit yang bersih dari sel kulit mati akan lebih mudah menyerap produk perawatan lain seperti lotion atau body serum. Jadi, penggunaan scrub maupun lulur dapat menjadi langkah awal dalam rutinitas skincare agar hasil yang didapatkan lebih optimal.5. Memberikan Efek Relaksasi
Selain bermanfaat untuk kulit, penggunaan scrub dan lulur juga bisa memberikan efek relaksasi, terutama saat dipijat ke tubuh. Aktivitas ini dapat membantu melancarkan peredaran darah sekaligus memberikan sensasi rileks setelah aktivitas padat seharian.Lulur umumnya lebih identik dengan perawatan spa karena proses penggunaannya yang lebih lama dan menenangkan, sementara scrub memberikan sensasi segar yang praktis dan relatif cepat.
Itulah beberapa perbedaan lulur dan scrub serta manfaatnya bagi kulit tubuh. Dengan memahami karakteristik masing-masing, kita dapat menyesuaikan penggunaannya sesuai kebutuhan kulit, apakah ingin eksfoliasi yang lebih intens atau perawatan yang lembut dan menutrisi.
Penggunaan yang tepat dan dilakukan secara rutin tidak hanya membantu menjaga kebersihan kulit, tapi juga membuatnya tampak lebih sehat, halus, dan terawat.
Butuh rekomendasi produk perawatan kulit lainnya? Temukan berbagai produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id
































