tirto.id - Contoh kalimat SPOK dan cara menentukannya dapat dijadikan sebagai bahan belajar siswa, khusus bagi yang mengemban studi bahasa Indonesia. Lantas, bagaimanakah cara menentukan SPOK?
Dikutip dari Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia: Kalimat terbitan Kemdikbud, kalimat secara garis besar terdiri atas subjek (S) dan predikat (P). Kalimat ini bisa diperluas dengan unsur tambahan seperti objek (O) dan keterangan (K).
Istilah yang digunakan untuk menganalisis keempat unsur tersebut disingkat sebagai SPOK. Sementara pembedahan unsur ini memerlukan pengetahuan jenis dan fungsi kata, misal nomina, verba, dan sebagainya.
Contoh Kalimat SPOK
Salah satu cara menentukan SPOK adalah menemukan bahan-bahan berupa kalimat untuk dianalisis. Berikut ini sejumlah kalimat yang memenuhi syarat dan telah membentuk gramatikal SPOK.
- Andi makan sayur asem di rumah.
- Mobil berjalan di tol menuju Puncak.
- Tini mengatakan bahwa ia akan pergi ke Bandung.
- Budi menata rambutnya agar tidak lusuh.
- Bunda menjual menu berbuka ketika bulan puasa.
- Anak kecil tersebut memakan permen lolipop di hadapan ibunya.
- Relawan itu merangkai patung dari sampah plastik.
- Saya mengajarkan kursus bahasa Arab.
- Ayah mengantar aku ke sekolah.
- Keledai berjalan lambat menuju pedesaan.
- Doni mempertahankan diri dari serangan lawan.
- Lia mendengarkan musik di kamar temannya.
- Petugas pemadam kebakaran menangkap kucing liar di atap rumah.
- Hadi menyiram tanaman bunganya setiap hari.
- Seorang investor menanamkan sahamnya di Reksadana.
- Noni berbicara lantang kepada ibunya ketika marah.
- Manda mengatakan bahwa dia akan pulang besok sore.
- Burung kolibri hinggap di atas bunga-bunga untuk mencari madu.
- Seorang aktor meninggal dunia ketika sedang berperan.
- Dandi mencari adiknya kemarin.
- Paus melahirkan anaknya dengan cara beranak.
- Tono memakan semua makanan yang tersisa.
- Guru mengajarkan hal yang penting kepada muridnya.
- Siswa-siswi mendengarkan omongan guru secara seksama ketika diajarkan.
- Toni suka makan sayuran setiap pagi.
- Pelatih olahraga mengarahkan para pembelajar untuk tetap semangat.
- Beberapa anak itu bermain di tepi sungai yang kotor.
- Kami sekeluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah.
- Para pegawai bank disekap oleh perampok barbar.
- Ilmuwan menemukan lampu beratus-ratus tahun silam.
- Sastrawan itu menciptakan puisi terindah sepanjang sejarah.
- Hewan mamalia ini terlihat menyusui anaknya setiap hari.
- Bapak membuka kedai baru di kawasan elite.
- Mobil tua itu berjalan lambat di tepi kota metropolitan.
- Seorang koki mencicipi makanannya sebelum dihidangkan.
- Santi, seorang arkeolog asal Indonesia, menemukan artefak aneh di Pulau Jawa.
- Bobi dan kawan-kawannya menonton film horor di bioskop.
- Mereka tertawa ketika melihat kucing terjatuh.
- Para pria asal Jawa Tengah disekap oleh sekumpulan perompak karena melewati jalur kekuasaannya.
- Karina memenangkan lomba kejuaraan tari nasional.
- Budi gemar membeli buku di toko barang bekas.
- Tim kesebelasan Indonesia mengalahkan tim nasional Brasil.
- Ibu menyajikan hidangan terbaru untukku.
- Pemerintah menerapkan peraturan baru mengenai lingkungan alam.
- Andi menyalakan kembang api ketika tahun baru.
- Para pekerja tambang berlari keluar ketika reruntuhan terjatuh.
- Melda menyiram pohon kesukaannya dua kali sehari.
- Bobi tidak berlari cepat ketika dikejar Aldi.
- Leonardo da Vinci melukis gambar yang merupai dirinya.
- Dante menggambarkan neraka lewat pandangan fiksinya.
- Fusi nuklir menjadi sumber energi matahari yang utama.
- Amri pergi ke Gurun Antartika untuk mengamati luasnya dunia.
- Kerbau membajak sawah di sore hari.
- J.K. Rowling menulis kisah Harry Potter.
- Lagu terbaru melesat tinggi di daftar penyiaran favorit.
- Monika berjalan menyusuri hingar-bingar kota yang gemerlap.
- Alexa membaca buku pengetahuan di perpustakaan.
- Pekerja pabrik membungkus permen untuk dikirim ke distributor.
- Tim SAR menyelamatkan korban hilang di gunung.
- Ayah membuat meja menggunakan palu, paku, dan kayu.
- Para wisatawan membludak menutupi jalur masuk lokasi pagi ini.
- Mahasiswa itu mengambil tiket antrean cek kesehatan.
- Hani memakan buah tiap malam.
- Pria tersebut menggapai rambutan di atas kepalanya.
- Petugas rel menjaga pengendara dari potensi kecelakaan.
- Penyiar langsung memergoki penontonnya yang menulis kata-kata kasar.
- Penyintas serangan nuklir mendapatkan bantuan dari dunia internasional.
- Saksi melihat korban kecelakaan di jalan raya.
- Beruang hibernasi ketika musim dingin di sarangnya.
- Motor melaju dengan kecepatan lebih dari seratus kilometer per jam.
Bagaimana Cara Membedah atau Menentukan Kalimat SPOK?
Mengurai kalimat-kalimat yang ada dapat berguna untuk mencari tahu apakah sebuah kalimat sudah gramatikal atau belum. Dengan mengurainya, kita juga dapat mengklasifikasikan sebuah kalimat dalam jenis-jenis kalimat yang ada
Setelah membaca contoh-contoh kalimat SPOK, tentu harus diketahui pula bagaimana cara menganalisisnya. Membedah atau cara menentukan kalimat SPOK dapat dipantau melalui urutan berikut.
1. Perhatikan Kalimat
Sebagai tahapan pertama, tentu kita harus memperhatikan bentuk kalimat yang akan kita tentukan SPOK-nya. Oleh karena itu, beberapa contoh di atas bisa menjadi bahan untuk belajar membedah SPOK.Sebut saja salah satu kalimat yang ingin kita tentukan secara SPOK adalah “Penyintas serangan nuklir mendapatkan bantuan dari dunia internasional”. Baca kalimat tersebut dengan seksama, sebelum melanjutkan pembedahan kalimat.
2. Tentukan Fungsi dan Jenis Setiap Kata atau Kategorinya
Setelah mengetahui maksud dari keseluruhan kalimat, Anda bisa memisahkan kata per kategori. Dalam kalimat itu, terdapat nomina berupa “penyintas serangan nuklir” yang juga termasuk sebagai subjek.Disusul dengan penggunaan verba aktif transitif “mendapatkan” sebagai unsur predikatnya. Kemudian, ada pula nomina “bantuan” yang merujuk pada barang-barang hasil perkumpulan untuk membantu.
Kata itu berfungsi sebagai benda yang didapat oleh para subjek. Selanjutnya, nomina “dunia internasional” merujuk pada berbagai pihak yang memberikan bantuan itu sekaligus keterangan pemberinya.
3. Menentukan SPOK
Jika sudah mengetahui bagian-bagian, jenis kata, kategori, dan makna yang ada di balik setiap kata itu, Anda bisa mulai menentukan SPOK. Dalam bentuk soal, biasanya simbol itu ditulis di bawah kalimat.Contoh kalimat SPOK yang sudah ditentukan sebagai berikut.
Penyintas serangan nuklir mendapatkan bantuan dari dunia internasional.
S P O K
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id





































