Contoh Frasa Verba & Nomina: Jenis dan Pengertiannya

Oleh: Alexander Haryanto - 14 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Berikut adalah contoh dari frasa verba dan frasa nomina beserta pengertiannya.
tirto.id - Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonprediktif. Sementara itu, mengutip buku Membina Kompetensi Berbahasa dan Bersastra Indonesia (2006), frasa adalah satuan gramatik yang terdiri atas dua kata atau lebih.

Selain itu, frasa juga merupakan satuan yang tidak melebihi batas fungsi unsur klausa. Maksudnya, frasa itu selalu terdapat dalam satu fungsi unsur klausa, yakni subjek, predikat, objek, pelengkap atau keterangan.

Secara umum, berdasarkan hubungan distribusinya, frasa dibagi menjadi enam jenis, yakni: frasa nomina, frasa verba, frasa adjektiva, frasa numeral, frasa adverbia dan frasa preposisi. Namun demikian, tulisan ini akan secara spesifik membahas frasa verba dan nomina.

Frasa Verba

Frasa verba adalah frasa yang memiliki distribusi yang sama dengan kata kerja, contohnya, frasa "harus diterapkan". Jika dilihat secara cermat, frasa tersebut memiliki distribusi yang sama dengan kata kerja "diterapkan". Sebagai contoh bisa dilihat dalam kalimat berikut: Manajemen pendidikan berbasis sekolah harus "diterapkan" dalam lingkungan lembaga pendidikan dasar dan menengah.

Mengutip buku Pintar Pidato: Kiat Menjadi Orator Hebat (2020) karya Arif Yosodipuro, frasa verba adalah frasa yang dibentuk dengan menggabungkan kata kerja dan sebagai pengganti kata kerja dalam suatu kalimat.

Frasa verba terbagi menjadi tiga kelompok yakni, frasa verba modifikasi, frasa verba koordinatif dan frasa verba apositif. Berikut penjelasannya.



Contoh:
  • Frasa verba modifikatif: Anita pasti belajar di kamar.
  • Frasa verba koordinatif: Ayah pergi ke pasar atau supermarket.
  • Frasa verba apositif (digunakan untuk menambah keterangan subjek): Reni, sedang salat, tidak menoleh saat dipanggil temannya.


Frasa Nomina

Sementara itu, frasa nominal adalah frasa yang memiliki distribusi atau posisi yang sama dengan kata benda. Contohnya, frasa "manajemen pendidikan berbasis sekolah". Buktinya, frasa tersebut memiliki distribusi yang sama dengan kata benda "manajemen". Sebagai contoh bisa dilihat pada kalimat berikut ini: "Manajemen" harus diterapkan dalam lingkungan lembaga pendidikan dasar dan menengah.

Selain itu, frasa nomina adalah frasa yang dibentuk dengan menggabungkan kata benda. Selain itu, bisa juga dipakai untuk menggantikan sebuah kata benda. Berdasarkan jenisnya, frasa nomina dibagi ke dalam tiga jenis, yakni: frasa nomina modifikatif, frasa nomina koordinatif dan frasa nomina apositif.

Contoh:
  • Frasa nomina modifikatif: gadis mungil, bulan kedua.
  • Frasa nomina koordinatif (tidak saling menerangkan): dunia akhirat, langit bumi.
  • Frasa nomina apositif (digunakan untuk menambah keterangan subjek): Jakarta, kota terbesar di Indonesia, terletak di Jawa.


Baca juga artikel terkait CONTOH FRASA NOMINA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Alexander Haryanto
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight