Menuju konten utama

Polisi di Cikarang Kena Begal saat Perjalanan Pulang ke Rumah

Penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi segera menelusuri CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi di Cikarang Kena Begal saat Perjalanan Pulang ke Rumah
Refleksi sejumlah anggota Polisi saat mengikuti apel kesiapan pengamanan Pemilu 2024 di lapangan eks Bandara Selaparang, Mataram, NTB, Senin (5/2/2024). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.

tirto.id - Seorang polisi bernama Briptu Abdul Azis menjadi korban pembegalan di Jalan Inspeksi Kali Malang, Kp. Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara. Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang ke rumah usai bertugas pada Rabu (2/4/2025) kemarin sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, Briptu Azis hendak pulang dengan mengenakan motor Honda Scoopy. Saat di lokasi kejadian terdapat dua orang laki-laki berperawakan kurus dan tinggi dengan mengenakan motor Honda Genio memepetnya dari belakang.

Kemudian, kunci kontak motor korban dimatikan dari sebelah kanan oleh pelaku hingga Azis terjatuh. Pelaku dari depan langsung menghampiri Briptu Azis dan melakukan pembacokan di bagian lengan sebelah kiri dan jari jempol hingga masing-masing menyebabkan luka robek.

Selanjutnya, pelaku membawa kabur motor Briptu Azis dan meninggalkannya di TKP. Korban lalu dibawa ke rumah sakit oleh warga yang melihatnya tergeletak dengan luka.

"Masih kita lakukan penyelidikan ya saat ini," kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, saat dikonfirmasi reporter Tirto, Kamis (3/4/2025).

Penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi pun telah melakukan pengecekan lokasi kejadian. Propam pun telah dilibatkan untuk mengusut kasus ini.

Penyidik, kata dia, akan melakukan penelusuran CCTV di sekitar lokasi kejadian. Identifikasi dan pengejaran para pelaku juga masih dilakukan hingga saat ini.

Sementara itu, pemeriksaan telah dilakukan terhadap tiga orang saksi.

Baca juga artikel terkait KASUS BEGAL atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Hukum
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto