tirto.id - Contoh dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) diperlukan sebagai referensi untuk berbagai keperluan. Begitu pula dengan contoh AD ART koperasi. Lantas, apa itu AD/ART koperasi, seperti apa struktur AD/ART, dan contoh AD/ART koperasi?
Dalam konteks penggunaan di koperasi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) adalah dokumen penting dalam pembentukan dan operasional sebuah koperasi. Pembuatan AD/ART menjadi langkah penting bagi sebuah koperasi.
Koperasi idealnya mempunyai AD/ART sebagai dasar hukum dan pedoman tertulis. AD/ART akan menjadi acuan penting untuk mengambil keputusan, mengelola organisasi, dan menyelesaikan masalah internal.
Penjelasan tentang pengertian AD/ART, struktur AD/ART, dan contoh AD/ART koperasi dapat ditemukan dalam artikel ini. Simak penjelasannya.
Pengertian AD ART Koperasi

AD ART merupakan dua dokumen penting dalam koperasi. Pengertian AD ART adalah dua dokumen terpisah, tetapi saling melengkapi untuk mengatur jalannya koperasi.
Anggaran Dasar (AD) berisi ketentuan pokok koperasi, seperti nama, tujuan, keanggotaan, permodalan, dan rapat anggota. Melansir laman PPID Kemendagri, Anggaran Dasar (AD) Koperasi adalah aturan (ketentuan tertinggi/aturan main) di koperasi yang harus dipatuhi oleh anggota dan pengurus koperasi.
Isi dalam dokumen AD koperasi meliputi bidang/jenis usaha, permodalan, keanggotaan, hak dan kewajiban anggota serta ketentuan lainnya. Seluruh keputusan dan ketentuan yang dibuat berikutnya harus sesuai/sejalan dengan AD.
Sementara itu, Anggaran Rumah Tangga (ART) berisi penjelasan lebih lanjut tentang pelaksanaan dari ketentuan yang tertera di dalam AD, seperti hak dan kewajiban anggota, mekanisme pemilihan pengurus, hingga sanksi organisasi.
Melansir laman Dekopin, ART berisi rincian prosedur sehari-hari koperasi, termasuk cara mengadakan rapat, proses pengambilan keputusan sehari-hari, dan manajemen keuangan. Selain itu, ART juga mengatur hal-hal terkait dengan masalah keuangan koperasi, seperti pembagian keuntungan, pengelolaan modal, dan pembentukan cadangan.
Singkat kata, AD memberi kerangka dasar dan hukum organisasi, sedangkan ART memberi pedoman operasional secara lebih rinci dan fleksibel. Dua dokumen ini membentuk landasan organisasi, membantu menjaga keteraturan, hingga memastikan keberlanjutan dan efisiensi dalam menjalankan kegiatan organisasi sehari-hari.
Keberadaan AD/ART secara hukum diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Oleh karena itu, setiap koperasi wajib memiliki dokumen AD/ART sejak awal berdiri.
Fungsi AD ART

AD ART memiliki kedudukan hukum dan sebagai syarat legalitas koperasi. Lantas, apa fungsi AD ART?
1. Landasan Hukum
AD/ART koperasi menjadi landasan hukum koperasi. Keberadaan AD/ART menjadi dasar hukum bagi koperasi untuk melaksanakan kegiatan koperasi.2. Panduan Organisasi
AD/ART berperan penting sebagai panduan organisasi. Peran AD/ART mencakup sebagai pedoman operasional dan sebagai pengambilan keputusan.3. Mencegah Konflik
AD/ART koperasi berperan penting untuk mencegah konflik antar-anggota. Kehadiran AD/ART begitu krusial untuk menghindari potensi konflik yang disebabkan perbedaan tafsir dan polemik internal anggota.4. Sarana Transparansi
Fungsi AD/ART koperasi selanjutnya ialah sebagai sarana transparansi. AD/ART dapat memberikan informasi yang jelas kepada anggota dan kepada calon anggota. Informasi yang dimaksud terkait dengan hak dan kewajiban bagi anggota dan calon anggota.Melihat fungsi AD/ART koperasi tersebut, maka tak berlebihan jika AD ART koperasi menjadi pegangan utama untuk mengatur seluruh aspek kehidupan koperasi. Berbagai aspek dalam koperasi, baik aspek administratif maupun aspek operasional dapat diatur dalam AD/ART.
Struktur dan Komponen Utama AD/ART Koperasi
Ilustrasi dokumen atau surat lamaran kerja. (FOTO/iStockphoto)

Struktur AD/ART perlu dipahami supaya dapat menyusun AD ART yang jelas. Terkait struktur AD/ART, sebenarnya masing-masing koperasi bisa jadi mempunyai format AD ART yang sedikit berbeda.
Perbedaan format AD/ART biasanya tergantung pada jenis dan lingkupnya. Namun, terdapat struktur umum AD/ART koperasi. Berikut penjelasan garis besar struktur AD/ART koperasi:
Struktur Anggaran Dasar (AD)
- Nama dan tempat kedudukan koperasiLandasan hukum pembentukan
- Tujuan dan kegiatan usaha koperasi
- Keanggotaan: syarat, hak, dan kewajiban
- Rapat anggota
- Pengurus dan pengawas
- Permodalan dan pembagian sisa hasil usaha (SHU)
- Perubahan AD dan pembubaran koperasi
Struktur Anggaran Rumah Tangga (ART)
- Ketentuan lebih lanjut tentang keanggotaan
- Tata cara pemilihan pengurus dan pengawas
- Tugas dan wewenang pengurus/pengawas
- Mekanisme rapat anggota
- Sanksi dan penyelesaian sengketa
- Aturan kerja dan etika organisasi
Struktur AD/ART koperasi sebenarnya dikembalikan pada masing-masing kondisi koperasi. Namun, secara umum strukturnya sebagaimana dijelaskan di atas.
Isi AD/ART bergantung pada kebijakan dan kebutuhan masing-masing koperasi. Jadi dokumen AD/ART perlu disusun secara cermat dan dibuat bersama oleh pendiri dan anggota koperasi.
Apabila diperlukan penyusunan AD ART juga dapat melibatkan bantuan konsultan hukum atau konsultan keuangan. Langkah ini sangat membantu untuk memastikan keabsahan dan kejelasan dokumen AD ART koperasi.
Contoh AD ART Koperasi (PDF)
Ilustrasi Dokumen Pdf. foto/IStockphoto

Contoh AD/ART dapat dipahami supaya memiliki contoh referensi AD/ART. Format lengkap dan contoh AD/ART koperasi dalam format PDF bisa dipelajari dengan mengakses link di bawah ini:
CONTOH AD ART KOPERASI BINA RAHARJA
Dokumen contoh AD/ART koperasi Bina Raharja Surabaya di atas dapat menjadi acuan dalam menyusun AD/ART koperasi. Selain itu, contoh AD/ART di atas juga bisa digunakan untuk meninjau ulang AD/ART koperasi yang sedang dikelola.
Pemahaman tentang AD/ART, fungsi AD/ART, struktur AD/ART, hingga contoh AD/ART dapat bermanfaat untuk dibawa dalam penerapan keberjalanan koperasi. Pengelolaan koperasi membutuhkan perhatian banyak pihak supaya koperasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan didirikannya.
Tujuan pendirian koperasi tertuang secara jelas di dalam dokumen AD/ART. Hal-hal penting tentang pendirian koperasi juga wajib dijelaskan secara tertulis dan sistematis di dalam dokumen AD/ART.
Kehadiran AD/ART koperasi menjadi pedoman atau acuan utama koperasi dalam melaksanakan kegiatannya. Jadi jangan ragu untuk selalu mengacu atau mengembalikan hal-hal terkait dengan koperasi dengan melihat kembali AD/ART koperasi.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id





































