tirto.id - Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) menjadi salah satu dokumen wajib bagi calon murid baru dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) DKI Jakarta 2026.
Dokumen ini dipakai sebagai bentuk pertanggungjawaban orang tua atau wali atas keabsahan data dan dokumen yang diunggah selama proses pendaftaran.
Ketentuan mengenai penggunaan SPTJM tercantum dalam SK Kadisdik DKI Jakarta Nomor 261 Tahun 2026 tentang Alur Proses Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Oleh karena itu, calon murid baru maupun orang tua perlu mengetahui format yang sesuai, link unduh resmi, serta tata cara pengisian dan unggah SPTJM.
Link Download SPTJM SPMB Jakarta 2026
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyediakan beberapa jenis format SPTJM sesuai kebutuhan dan jalur pendaftaran yang diikuti peserta. Berikut daftar link download SPTJM SPMB Jakarta 2026:
1. SPTJM SPMB 2026 Reguler
SPTJM reguler digunakan untuk proses prapendaftaran dan pengajuan akun pada jenjang SD, SMP, SMA, maupun SMK.Link Download SPTJM Reguler - SPMB Jakarta 2026
2. SPTJM Mutasi 2026
Format SPTJM ini dipakai oleh peserta yang daftar melalui Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali atau jalur mutasi lainnya.Link Download SPTJM Mutasi - SPMB Jakarta 2026
3. SPTJM Tidak Buta Warna 2026 untuk SMK
Dokumen ini diperuntukkan bagi calon peserta didik SMK yang memilih program keahlian dengan persyaratan tidak mengalami buta warna.Link Download SPTJM Tidak Buta Warna - SPMB Jakarta 2026
SPTJM berfungsi sebagai surat pernyataan bermeterai yang menyatakan bahwa seluruh dokumen dari peserta didik dan orang tua/wali adalah benar, sah, serta bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.
Dokumen ini jadi salah satu syarat verifikasi administrasi dalam proses SPMB Jakarta 2026. Apabila ditemukan ketidaksesuaian data atau dokumen palsu, peserta bisa kena sanksi sesuai ketentuan, termasuk pembatalan hasil seleksi.
Kapan SPTJM Digunakan dalam SPMB Jakarta 2026?
Berdasar SK Kadisdik DKI Jakarta Nomor 261 Tahun 2026, SPTJM digunakan pada beberapa tahapan SPMB Jakarta 2026 sebagai berikut:
1. Tahap Prapendaftaran
Peserta yang mengikuti prapendaftaran wajib mengunggah SPTJM yang sudah ditandatangani di atas meterai bersama dokumen pendukung lainnya, seperti rapor dan sertifikat prestasi.2. Tahap Pengajuan Akun dan Verifikasi Dokumen
Saat mengajukan akun SPMB melalui portal resmi, peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK harus menyertakan SPTJM sebagai bagian dari dokumen verifikasi.3. Tahap Daftar Ulang SMK
Untuk beberapa konsentrasi keahlian tertentu di SMK, peserta yang dinyatakan lolos wajib menyerahkan dokumen fisik SPTJM Tidak Buta Warna kepada sekolah tujuan saat proses daftar ulang.Cara Mengisi SPTJM SPMB Jakarta 2026
Agar dokumen tidak ditolak saat proses verifikasi, orang tua atau wali perlu mengisi SPTJM dengan benar.
Langkah pertama yakni mengunduh format SPTJM sesuai jalur dan jenjang pendidikan yang dipilih. Setelah itu, isi seluruh data identitas orang tua atau wali serta calon murid baru secara lengkap dan jelas. Pastikan seluruh info sesuai dengan data pada Kartu Keluarga (KK) dan dokumen lainnya.
Selanjutnya, tempelkan meterai pada kolom yang sudah disediakan, lalu bubuhkan tanda tangan orang tua atau wali di atas meterai tersebut. Sebelum dokumen dipindai atau difoto untuk diunggah ke sistem, periksa kembali seluruh data yang telah diisi guna memastikan tidak ada kesalahan atau informasi terlewat.
Setelah SPTJM selesai diisi dan ditandatangani, peserta bisa mengunggah dokumen melalui portal SPMB Jakarta. Peserta disarankan untuk memantau status verifikasi akun secara berkala di situs resmi SPMB Jakarta 2026.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id






































