tirto.id - Mengetahui cara cek Faskes (Fasilitas Kesehatan) peserta BPJS Kesehatan sangat penting karena memiliki manfaat praktis dan fungsional yang langsung berkaitan dengan akses layanan kesehatan.
Terdapat beberapa cara untuk melakukan cek faskes peserta BPJS Kesehatan guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat sesuai dengan tingkatannya. Nantinya, peserta akan mengetahui di RS/klinik/Puskesmas mana ia terdaftar.
Setiap peserta BPJS terdaftar di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, atau dokter keluarga. Mengetahui faskes yang terdaftar membantu kamu:
- Tidak salah datang ke tempat yang tidak menerima layanan BPJS-mu.
- Menghindari antrean di faskes yang bukan rujukanmu.
Cara Mengecek Lokasi Fasilitas Kesehatan Peserta BPJS
Marak terjadi penipuan dengan modus mengggunakan nama BPJS Kesehatan kemudian kroban diminta uang. Peserta BPJS Kesehatan diminta waspada. Antara/Frislidia.Marak terjadi penipuan dengan modus mengggunakan nama BPJS Kesehatan kemudian kroban diminta uang. Peserta BPJS Kesehatan diminta waspada. Antara/Frislidia.

Jika ingin mengetahui cara cek tempat faskes BPJS Kesehatan, Anda bisa mengikuti 7 langkah di bawah ini.
1. Website Resmi BPJS Kesehatan
Jika Anda ingin melakukan cara cek faskes BPJS tanpa aplikasi, website resmi BPJS Kesehatan bisa jadi solusinya.a. Buka situs resmi BPJS Kesehatan di www.bpjs-kesehatan.go.id.
b. Lakukan login dengan memasukkan username dan password peserta. Jika belum memiliki akun, peserta bisa mendaftar dengan nomor kartu BPJS Kesehatan masing-masing.
c. Setelah login, masuk ke menu “Cek Faskes” untuk melihat faskes yang terdaftar untuk peserta.
d. Informasi faskes tingkat pertama yang terdaftar, termasuk detail lokasi dan nomor telepon, jika diperlukan akan muncul di layar.
2. Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN adalah salah satu cara paling mudah dan praktis untuk cek faskes BPJS Kesehatan dengan NIK. Berikut cara melihat faskes BPJS di Mobile JKN.
a. Unduh atau download aplikasi Mobile JKN di Google Play Store (untuk pengguna Android) dan App Store (untuk pengguna iOS).
b. Lakukan login menggunakan nomor kartu BPJS, NIK (Nomor Induk Kependudukan), atau email yang terdaftar. Jika belum memiliki akun, peserta bisa daftar akun terlebih dahulu.
c. Setelah berhasil masuk, pilih menu “Peserta”.
d. Pilih menu “Cek Informasi Faskes”. Pada menu ini, peserta akan melihat informasi mengenai data pribadi, termasuk faskes tingkat pertama yang terdaftar. Di sini, peserta juga dapat melihat nama dan alamat faskes yang terdaftar.
3. WhatsApp Resmi BPJS Kesehatan
Selain dua cara di atas, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan WhatsApp Pandawa. WhatsApp Pandawa ini akan memudahkan peserta dalam melakukan cara cek faskes BPJS Kesehatan online.a. Simpan nomor WhatsApp Pandawa BPJS Kesehatan di 0811-8750-400.
b. Kirim pesan ke nomor WhatsApp tersebut dengan format NIK (spasi) Nomor NIK.
c. Tunggu beberapa saat hingga peserta mendapatkan pesan balasan berisi informasi mengenai faskes yang terdaftar.
4. SMS Gateway
Untuk mengecek kode faskes BPJS Kesehatan, Anda juga dapat menggunakan layanan SMS Gateway. Namun sebelum itu, pastikan pulsa Anda mencukupi. Berikut format SMS yang dapat dikirimkan.a. Ketik NIK (spasi) Nomor NIK. (Contoh: NIK 1234567890123456)
b. Kirim ke 08777-5500-400.
c. Setelah mengirimkan SMS, peserta akan menerima pesan balasan berisi informasi lengkap mengenai faskes tingkat pertama yang terdaftar.

5. Call Center BPJS
Berikutnya, peserta bisa melakukan cara cek kode faskes BPJS Kesehatan melalui Call Center BPJS Kesehatan di nomor 165. Bagi Anda yang lebih nyaman berkomunikasi secara langsung, layanan call center ini tersedia 24 jam dan dapat membantu menjawab berbagai pertanyaan terkait layanan BPJS Kesehatan.6. Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Cara cek faskes BPJS Kesehatan tanpa aplikasi berikutnya, Anda juga dapat mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat untuk melakukan cara cek faskes tingkat 1 BPJS Kesehatan.Peserta disarankan untuk membawa kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta identitas diri (seperti KTP) guna mempermudah petugas dalam melakukan pengecekan.
7. Aplicares
Terakhir, untuk mengetahui daftar faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Anda bisa menggunakan platform Aplicares yang tersedia di laman resmi BPJS Kesehatan.a. Akses situs Aplicares di faskes.bpjs-kesehatan.go.id.
b. Pilih provinsi yang ingin Anda periksa.
c. Tentukan jenis faskes yang dicari (rumah sakit, puskesmas, klinik, apotek, dll.).
d. Masukkan nama faskes atau biarkan kosong untuk melihat semua faskes di provinsi tersebut.
e. Klik tombol “Cari Faskes”.
f. Peta area beserta daftar faskes BPJS Kesehatan akan ditampilkan di layar.
BPJS Faskes 1, 2, dan 3 Bayar Iuran Berapa?

Iuran BPJS Kesehatan ditetapkan berdasarkan kategori peserta, yaitu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri, Pekerja Penerima Upah (PPU), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung oleh pemerintah.
Adapun besaran iuran BPJS Kesehatan sesuai dengan regulasi yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut.
1. Peserta Mandiri (PBPU)
Kelas 1: Rp150.000 per orang per bulan
Kelas 2: Rp100.000 per orang per bulan
Kelas 3: Rp42.000 per orang per bulan
2. Pekerja Penerima Upah (PPU)
Peserta yang bekerja di perusahaan atau instansi pemerintah memiliki skema pembayaran yang berbeda. Iuran dibayarkan oleh perusahaan dan karyawan dengan skema di bawah ini.
a. 5% dari gaji bulanan (4% ditanggung oleh pemberi kerja dan 1% oleh pekerja).
b. Batas maksimal gaji yang dikenakan iuran adalah Rp12 juta per bulan.
3. Penerima Bantuan Iuran (PBI)
Peserta kategori PBI adalah golongan masyarakat kurang mampu yang iurannya sepenuhnya dibayarkan oleh pemerintah melalui APBN atau APBD. Besaran iuran untuk PBI saat ini adalah sebesar Rp42.000 per orang per bulan.
Bagaimana Cara Memilih Faskes BPJS?
Memilih faskes BPJS Kesehatan sudah sepatutnya sesuai dengan kebutuhan. Dengan mempertimbangkan sejumlah faktor di bawah ini, Anda dapat memilih faskes BPJS yang tepat dan meminimalisir potensi kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
1. Kedekatan Lokasi
Memilih faskes BPJS Kesehatan yang dekat dengan tempat tinggal atau tempat kerja akan sangat membantu, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan perawatan medis segera.
2. Ketersediaan Dokter Spesialis
Pastikan faskes BPJS Kesehatan yang dipilih memiliki dokter spesialis yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan, terlebih jika individu atau keluarga memiliki kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan perawatan spesialis.
3. Reputasi Faskes
Sangat dianjurkan untuk meluangkan waktu guna meneliti reputasi faskes BPJS Kesehatan tersebut. Beberapa caranya yakni dengan melihat review secara online di situs atau aplikasi kesehatan, rekomendasi dari teman, keluarga, maupun sejawat.
4. Jumlah Peserta
Perhatikan jumlah peserta yang terdaftar di faskes BPJS Kesehatan tersebut. Faskes dengan jumlah peserta yang terlalu banyak bisa jadi akan menyebabkan antrean panjang dan waktu tunggu yang cenderung lebih lama.
5. Jenis Kepesertaan
Pastikan faskes BPJS Kesehatan yang dipilih sudah sesuai dengan jenis kepesertaan BPJS Kesehatan (kelas 1, 2, atau 3).
6. Fasilitas dan Layanan Tambahan
Pertimbangkan fasilitas dan layanan tambahan yang tersedia di faskes tersebut seperti layanan laboratorium, radiologi, atau fasilitas penunjang lainnya.
7. Perbarui Data Kepesertaan
Dengan memperbarui data kepesertaan BPJS Kesehatan, Anda bisa terhindar dari kendala administrasi seperti penolakan layanan karena kesalahan data. Data yang akurat akan mempermudah akses.
Cara Mengubah Data Lokasi Faskes BPJS Kesehatan

Berbagai alasan seperti lokasi yang lebih dekat atau pelayanan yang sesuai kebutuhan sering kali membuat masyarakat ingin pindah lokasi faskes BPJS Kesehatan.
Jika Anda ingin mengubah data lokasi faskes BPJS Kesehatan, terdapat sejumlah cara yang bisa dilakukan, baik secara online maupun offline.
1. Aplikasi Mobile JKN
a. Buka aplikasi Mobile JKN yang telah diunduh di HP Anda.
b. Pilih “Home”, lalu pilih “Lainnya”.
c. Pilih fitur “Ubah Data Peserta”.
d. Pilih peserta yang datanya ingin diubah, kemudian klik “Faskes 1” untuk mengganti faskes.
e. Isi data faskes baru yang diinginkan dan tekan “Simpan”.
f. Verifikasi perubahan melalui kode yang dikirim via email, lalu masukkan PIN Mobile JKN untuk konfirmasi.
g. Jika telah disetujui, Anda akan menerima pesan “Notifikasi sukses”.
2. WhatsApp Pandawa BPJS Kesehatan
a. Hubungi nomor WhatsApp Pandawa BPJS Kesehatan resmi di nomor 0811-8165-0165.
b. Kirim pesan dengan format “Cara pindah faskes BPJS”.
c. Pilih opsi “Administrasi” dan klik tautan formulir untuk mengubah lokasi faskes tingkat pertama.
d. Ikuti petunjuk dan lengkapi data yang diminta.
e. Tunggu verifikasi. Jika disetujui, faskes BPJS Kesehatan Anda akan diperbarui.
3. Call Center BPJS
Anda dapat menghubungi Call Center di 165 untuk mengubah faskes BPJS Kesehatan.
a. Telepon ke 165, lalu sampaikan keinginan Anda untuk mengganti faskes pertama.
b. Ikuti instruksi yang diberikan oleh petugas call center dan jawab pertanyaan yang dibutuhkan.
4. Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Selain secara online, Anda pun bisa mengubah lokasi faskes BPJS Kesehatan secara offline dengan mengunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan.
a. Kunjungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat.
b. Sampaikan permohonan untuk mengganti faskes pertama.
c. Berikan dokumen yang diminta, seperti kartu BPJS dan KTP.
d. Petugas akan memproses permohonan Anda dan faskes akan berpindah setelah proses selesai.
5. Layanan Mobile Customer Service (MCS) BPJS Kesehatan
MCS BPJS Kesehatan merupakan layanan keliling yang dapat membantu peserta mengurus administrasi tanpa harus datang ke Kantor Cabang BPJS.
a. Cari lokasi MCS BPJS Kesehatan terdekat.
b. Bawa dokumen yang diperlukan dan petugas MCS BPJS Kesehatan akan membantu proses permohonan perubahan lokasi faskes.
Demikian tata cara cek faskes peserta BPJS Kesehatan, pembayaran iurannya, cara memilih faskes BPJS Kesehatan, serta cara mengubah data lokasi faskes BPJS Kesehatan.
Penulis: Muhammad Faisal Akbar
Editor: Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id

































