tirto.id - Bulan Ramadhan 2026 akan segera tiba. Lantas, apakah siswa sekolah SD, SMP, dan SMA libur awal Ramadhan 2026? Cek ulasan lengkapnya.
Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan istimewa bagi umat Islam. Pada bulan tersebut, umat Islam yang telah mencapai baligh dan berakal diwajibkan berpusa. Selama Ramadhan berlangsung, umat Islam akan mengisi dengan berbagai amal ibadah dan kebaikan.
Mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam. Awal bulan Ramadhan 2026 mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk satuan pendidikan. Tak sedikit sekolah yang memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar saat awal Ramadhan 2026.
Apakah Awal Ramadhan 2026 Libur?
Pemerintah Daerah telah mengatur secara rinci jadwal kegiatan pembelajaran tahun ajaran 2025/2026 dalam kalender pendidikan. Secara umum, kalender pendidikan memuat waktu efektif pembelajaran, jadwal, libur hari besar, hingga libur pada momen tertentu, seperti awal bulan Ramadhan 2026.
Di Jakarta, jadwal libur sekolah diatur dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta Nomor 89 Tahun 2025 Tentang Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026. Mengacu pada kalender pendidikan tersebut, terdapat alokasi waktu untuk libur awal Ramadhan 2026.
Dalam kalender tersebut, tanggal 20-23 Februari 2026 terdapat keterangan prakiraan libur awal Ramadhan 2026. Dengan demikian, sekolah di Jakarta akan menikmati libur pada awal Ramadhan. Waktu libur secara pasti akan diumumkan oleh masing-masing sekolah saat mendekati awal bulan Ramadhan 2026.
Kemudian, mengacu pada kalender pendidikan provinsi Jawa Tengah tahun ajaran 2025/2026, awal bulan Ramadhan juga dijawalkan libur. Dalam kalender tersebut, awal bulan Ramadhan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2025. Namun, hari libur pada bulan Ramadhan 1447 H menyesuaikan dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Hingga kini, pemerintah belum memutuskan secara pasti kapan awal Ramadhan 2026. Jika mengacu pada pola-pola sebelumnya, pemerintah akan menentukan awal bulan Ramadan 2026 melalui Sidang Isbat yang biasanya digelar pada 29 Syaban atau 17 Februari 2026.

Sidang Isbat adalah sidang resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk menetapkan atau mengonfirmasi awal bulan dalam kalender Hijriah, khususnya awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah. Sidang ini berfungsi sebagai wadah musyawarah antara pemerintah, ulama, dan ahli astronomi.
Dalam forum tersebut, terdapat tiga tahapan utama, yaitu pemaparan posisi hilal berdasarkan perhitungan hisab. Kemudian, laporan dari petugas di berbagai titik di seluruh Indonesia yang mencoba melihat bulan secara langsung menggunakan teropong atau rukyatul hilal.
Setelah memperoleh data hisab dan rukayatul hilal, pemerintah akan memimpin musyawarah tertutup untuk mengambil keputusan penentuan awal Ramadhan, yang kemudian diumumkan secara langsung melalui konferensi pers.
Secara umum, awal bulan Ramadhan 2026 versi pemerintah masih menunggu hasil Sidang Isbat. Namun, diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Hal ini tergantung apakah hilal berhasil terlihat pada sore hari tanggal 17 Februari 2026.
Sementara itu, organisasi masyarakat (ormas) Muhammadiyah telah menetapkan awal bulan Ramadhan 2026 jatuh pada 18 Februari 2026. Keputusan tertuang dalam Maklumat resmi Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Berdasarkan uraian di atas, siswa sekolah SD, SMP, dan SMA dijadwalkan libur pada awal Ramadhan 2026. Hanya saja, waktu libur menunggu pengumuman pemerintah yang akan menyelenggarakan sidang isbat terlebih dahulu. Melalui sidang isbat tersebut, pemerintah bakal mengumumkan awal Ramadhan 2026.
Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait Ramadhan 2026 dapat mengakses tautan berikut ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































