Menuju konten utama

Trump Sebut Israel & Hamas Setuju Perdamaian Gaza, Apa Isinya?

Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan perdamaian. Keduanya sepakat terhadap ketentuan dan pelaksanaan tahap pertama terkait rencana gencatan senjata. 

Trump Sebut Israel & Hamas Setuju Perdamaian Gaza, Apa Isinya?
Gambar yang diambil dari video yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel pada Selasa, 14 November 2023 menunjukkan ledakan di dalam sebuah gedung di Kota Gaza (Pasukan Pertahanan Israel melalui AP)

tirto.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan “tahap pertama” dalam sebuah perjanjian perdamaian di Gaza.

Kedua belah pihak sepakat untuk membebaskan tahanan Israel sebagai imbalan atas pembebasan sandera Palestina. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya perdamaian dalam tahap awal gencatan senjata.

"Semua sandera kami akan dibawa pulang," kata Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan setelah pengumuman Trump.

Israel dan Hamas Setujui Tahap Awal Gencatan Senjata di Gaza

Trump mengatakan di media sosial pada hari Rabu bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui tahap pertama rencananya, termasuk bahwa Israel akan menarik kembali pasukan mereka ke garis yang disepakati.

Qatar, sebagai mediator utama, mengonfirmasi bahwa Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan perdamaian. Kedua pihak sepakat terhadap seluruh ketentuan dan mekanisme pelaksanaan tahap pertama terkait rencana gencatan senjata.

"Ini adalah Hari yang HEBAT bagi Dunia Arab dan Muslim, Israel, semua Negara di sekitarnya, dan Amerika Serikat, dan kami berterima kasih kepada para mediator dari Qatar, Mesir, dan Turki, yang telah bekerja sama dengan kami untuk mewujudkan Peristiwa Bersejarah dan Belum Pernah Terjadi Sebelumnya ini," ujar Trump di Truth Social, yang dilansir dari New York Times, Kamis (9/10).

Netanyahu menyampaikan bahwa telah berbicara dengan Trump dan ia akan mengumpulkan kabinetnya pada hari Kamis untuk menyetujui perjanjian tersebut. Ia menyebut momen ini sebagai “hari besar bagi Israel.”

Sementara itu, Hamas menyerukan kepada Trump, para penjamin perjanjian, dan pihak terkait untuk menekan Israel agar menjalankan seluruh isi kesepakatan. Mereka meminta agar Israel tidak diberi ruang untuk menghindar atau menunda.

Isi Kesepakatan Perdamaian Gaza

Melansir The New York Times, detail mengenai kesepakatan masih belum jelas, termasuk mengenai pertukaran tahanan dan pembebasan sandera hingga rencana penarikan pasukan Israel. Dalam pernyataan resminya, Israel tidak menyinggung soal penarikan pasukan.

Pada akhir September lalu, Trump telah mengumumkan rencana perdamaian yang mencakup 20 poin untuk mengakhiri konflik dan membebaskan sandera yang masih ditahan.

Rencana ini mencakup pertukaran sandera dengan 250 warga Palestina yang divonis menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang dipenjara Israel selama perang. Pembebasan diperkirakan akan segera dilakukan akhir pekan ini, dan persiapan sudah dilakukan, ujar seorang pejabat.

Dr. Majed al-Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, mengatakan bahwa perjanjian tersebut akan mengarah pada berakhirnya perang, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, serta masuknya bantuan.

Meskipun Israel dan Hamas telah menyetujui pertukaran tahanan dan sandera, belum ada kepastian bahwa konflik di Gaza akan benar-benar berakhir. Namun, perjanjian tersebut memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Internasional. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!

Kumpulan Artikel Internasional

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Indyra Yasmin

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Indyra Yasmin
Editor: Iswara N Raditya