tirto.id - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha mengungkapkan pihaknya memberikan atensi sepenuhnya terhadap salah seorang WNI, Muhammad Husein yang mengikuti armada Global Sumud Flotilla dengan rute perjalanan menuju Gaza, Palestina.
"Kemlu terus memonitor dan menjalin komunikasi dengan WNI yang bergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla," kata Judha dalam keterangan pers, Kamis (2/10/2025).
Judha menjelaskan saat ini armada yang ditumpangi Husein sedang dalam perjalanan menuju wilayah lautan Kepulauan Cyprus.
"Saat ini Saudara Husein sedang dalam pelayaran menuju Cyprus," ucap dia.
Dalam komunikasi terakhir yang dijalin Kemlu, kondisi Husein saat ini dalam keadaan baik. Kemlu terus memperbaharui informasi dan komunikasi dengan Husein.
"Saat ini, Saudara Husein sedang dalam pelayaran menuju Cyprus. Berdasarkan komunikasi per tanggal 2 Oktober 2025, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik," tutur dia.
Kemlu juga berkomunikasi dengan KBRI Roma untuk memantau perjalanan Husein dan siap memberikan bantuan apapun yang diperlukan.
"KBRI Roma yang memiliki wilayah kerja di Cyprus telah menerjunkan petugas di Cyprus telah menerjunkan petugas du Cyprus untuk memberikan bantuan yang diperlukan," ujarnya.
Di sisi lain, melalui akun Instagramnya @mhuseingazaofficial, Husein mengungkap armada kapal Global Sumud Flotilla mengalami gangguan akibat ulah dari militer Israel. Gangguan tersebut dilakukan dengan mengganggu jaringan komunikasi antarkapal hingga sejumlah aktivis yang diculik oleh militer Israel.
"Sampai sekarang, teman-teman kami yang diculik oleh Israel belum diketahui keberadaannya. Diduga mereka dibawa ke Pelabuhan Ashdod, Israel," kata Husein dalam akun Instagramnya yang dilansir pada Kamis (2/10/2025).
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























