tirto.id - Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, Kementerian Sosial (Kemensos), menyelenggarakan kegiatan Gebyar Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Satria Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah baru-baru ini.
"Tahun ini, kami mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan'," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, M.K. Agung Suhartoyo.
Selain untuk menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, acara ini sekaligus menandai peresmian Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Satria Baturraden.
Selain menjadi tempat bermain, TAS di Banyumas itu juga berfungsi sebagai sarana untuk ruang belajar, berinteraksi, mendapat pengasuhan, dan pengembangan potensi bagi anak-anak.
Taman tersebut diharapkan menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, serta berkembang. Kehadirannya sekaligus mengingatkan para orang tua tentang pentingnya peran mereka dalam aktivitas pengasuhan.
"Anak merupakan investasi terbesar bangsa, sehingga masa depan Indonesia ditentukan oleh bagaimana kita memberikan perlindungan, pengasuhan, dan kesempatan terbaik bagi mereka," jelas Agung.
Dia menambahkan, proses tumbuh kembang anak yang sehat dan bahagia memerlukan dukungan pengasuhan yang hangat, positif, dan bebas dari kekerasan. Pengasuhan seperti itu merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak-anak.
Penyelenggaraan Gebyar Taman Anak Sejahtera di Sentra Satria Baturraden merupakan ikhtiar untuk memperbanyak ruang tumbuh kembang yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak-anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, kreatif, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Gebyar TAS ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, di antaranya penampilan kreativitas anak, permainan edukatif, dan talkshow pengasuhan bagi orang tua. Rangkaian kegiatan itu dirancang untuk mendukung perkembangan fisik, mental, sosial, dan emosional anak sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan yang positif.
"Kami berharap semakin banyak keluarga yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan pola asuh yang positif sehingga setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang," ujar Agung.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id





























