tirto.id - Suara obeng yang beradu dengan casing ponsel masih terdengar di sebuah tempat servis di Cirebon. Namun, di balik meja kerja para teknisi, ada keluhan yang belakangan semakin sering muncul, yakni harga komponen yang semakin naik.
Kenaikan harga RAM dan sejumlah komponen elektronik membuat biaya perbaikan ikut terdorong naik. Pada saat yang sama, mereka harus berhadapan dengan pelanggan yang menginginkan biaya servis tetap terjangkau.
Salah satu teknisi handphone yang mulai merasa tercekik adalah Bowo. Dia bukan hanya harus menghadapi dilema kenaikan harga, tapi juga sparepart yang mulai langka.
“Untuk harga sparepart naik sampai Rp50 ribu, yang paling tinggi naiknya itu LCD, dan juga Integrated Circuit (IC), terus juga IC sekarang stoknya suka kosong untuk di Cirebon ya,” katanya, Selasa (22/9/2026).
Untuk mensiasati harga sparepart yang semakin tinggi, menurutnya mengambil sparepart dari handphone “bangkai” atau bekas. Namun harga handphone bekas tersebut juga mengalami kenaikan harga bisa sampai 50 persen.
“Jadi kalau handphone bangkai itu naiknya bisa 50 persen per kilogram, jadi ya pasti berdampak kepada biaya service yang kita naikkan dan mengikuti harga sparepart, misalkan dahulu harga sparepartnya saja Rp120 ribu sekarang Rp150 ribu ya kita tambahkan biaya service Rp30 ribu jadi total biaya 180 ribu,” paparnya.
Keluhan terhadap naiknya harga hardware juga datang dari salah satu pemilik toko bernama Syifa. Harga hardware seperti RAM dan juga SSD, kata dia, mengalami kenaikan harga sebesar 50 persen.
“Kenaikan ini sih diduga karena adanya AI ya, karena permintaan RAM dan SSD cukup banyak tapi stoknya tidak ada,” jelasnya.
Selain itu juga, Ia mengungkapkan daya beli masyarakat semakin menurun imbas harga naik.
“Pembelian juga menurun, ekonomi lagi lesu ditambah harga laptop naik,” singkatnya.
Harga Gawai Anyar Meroket
Melambungnya harga hardware berbanding lurus dengan gawai keluaran teranyar. Bowo menilai, harga handphone baru bukan hanya mengalami kenaikan, akan tetapi mengalami perubahan harga yang cukup tinggi.
Kenaikan harga tersebut, bergantung kepada kapasitas RAM yang ada di smartphone tersebut. Saat ini sendiri untuk smartphone yang memiliki kapasitas RAM 4GB dapat dibanderol dengan harga Rp3 juta.
“Bukan naik harga handphone itu, tapi berubah, jadi naiknya juga ada yang lebih dari Rp1 juta, ampun sekarang harga hampir setiap hari harga berubah karena dari produsennya berubah, dan lumayan terasa,” tuturnya.
Kenaikan harga tersebut berimbas kepada penurunan daya beli masyarakat terhadap handphone hampir 50 persen.
Terlebih, saat ini sendiri muncul trend handphone refurbished, atau handphone keluaran lama yang dikeluarkan kembali dengan ram yang berbeda.
“Yang lagi merajalela itu handphone refurbished, terutama di online ya. Tapi saya tidak main itu, takut dikomplain, karena biasanya sinyalnya hilang, atau harus di update lagi, atau bahan hanya bisa membaca wifi tidak bisa membaca SIM Card,” paparnya.
Tak hanya handphone saja yang mengalami kenaikan harga, harga laptop dan hardware pendukungnya pun mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Teknisi laptop bernama Toto mengatakan, pasar saat ini sedang lesu baik laptop dengan kisaran harga termurah sampai dengan menengah mengalami kenaikan.
“RAM jelas naik, lebih dari 40 persen naiknya, itu imbasnya juga ke servis misalnya harga Rp400 ribu sekarang sudah Rp800 bahkan lebih, itupun bergantung kepada merek,” jelasnya.
Kenaikan harga tersebut dimulai sejak kenaikan harga plastik saat perang Amerika Serikat dengan Iran.
Dengan kenaikan harga yang cukup meroket tersebut, dirinya pribadi menilai akan menunda pembelian laptop meskipun sangat diperlukan.
“Tahan dulu saja, saat ini harga tinggi dengan spesifikasi yang dibawah rata-rata tidak worth terkecuali membeli laptop untuk bisnis tapi untuk mahasiswa dan pelajar sebaiknya nanti dahulu, apalagi ditambah ongkos service,” tutupnya.
==================
Cirebon Banget adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Cirebon Banget
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id







































