tirto.id - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan transformasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito diharapkan menjadi rumah sakit yang berorientasi masa depan dengan arsitektur modern.
"Rumah sakit Sardjito ini yang pertama kali master plan-nya jadi, dengan membangun rumah sakit masa depan yang arsitek yang modern, baru berorientasi masa depan," kata Budi usai menghadiri acara Ground Breaking Pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito pada Kamis (8/1/2026).
Meski begitu, Budi mengingatkan agar pihak rumah sakit tetap harus fokus untuk terus meningkatkan pelayanan. Agar masyarakat dapat sembuh tanpa harus berobat ke luar.
"Masyarakat Yogyakarta ini kan banyak lansia ya, saya harapkan mereka kalau sakit ya enggak usah keluar, bisa dirawat di sini dan sembuh," lanjutnya.
Budi bilang, transformasi RSUP Dr Sardjito akan ditata ulang dari 32 gedung menjadi sembilan gedung. Penataan itu dinilai akan menaikkan fasilitas kesehatan dan luasan lahan area hijau ke depan.
Budi menargetkan, transformasi RSUP Dr Sardjito rampung pada tahun 2029 mendatang. Ia pun membeberkan, Kemenkes memiliki sebanyak 40 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Rencananya, jumlah tersebut akan bertambah satu rumah sakit yakni di Provinsi Riau. “Saya ingat waktu COVID. Setelah COVID selesai, sejak 2022 sampai sekarang, mungkin dalam tiga tahun terakhir ini hampir 20 rumah sakit sudah kita bangun gedung-gedung barunya, termasuk di Sardjito saat ini,” ucapnya.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari transformasi kesehatan yang dicanangkan Kemenkes agar layanan kesehatan di seluruh Indonesia semakin baik ke depan.
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id



































