Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id - Petugas Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap tiga pelaku yang melakukan aksi begal terhadap anggota Biddokkes Polda Sumatra Selatan, Aiptu JES. Salah satu pelaku ditembak di bagian kaki karena berusaha menambrak polisi saat ditangkap.
Ketiga pelaku terdiri dari ayah dan anak, yakni FI (60) dan FR (36), serta pacar FR inisial FT (30).
Polisi awalnya menangkap FI tanpa perlawanan di rumahnya di Lorok Pakjo Palembang, Senin (10/8/2026) pagi. Dari pengembangan, polisi menggerebek pelaku FR yang sedang bersembunyi di penginapan di depan Terminal Alang-Alang Lebar Palembang pukul 14.00 WIB.
Mengetahui kedatangan polisi, pelaku berusaha kabur dengan cara menabrak petugas. Tak ingin buruannya kabur, polisi melepaskan tembakan dan mengenai kaki kanannya. Setelah dirawat di rumah sakit, pelaku FR dibawa ke kantor polisi.
Dari keterangan pelaku, polisi bergerak menuju kediaman pacarnya, FT, yang tinggal di Banyuasin. FT pun ditangkap tanpa perlawanan berikut ditemukan sepeda motor korban di rumahnya.
"Tiga pelaku sudah kita tangkap, terdiri dari ayah dan anak, serta wanita yang merupakan pacarnya," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, Senin (10/8/2026).
Dari pemeriksaan sementara, pelaku FR dan FT menggunakan modus pura-pura minta diantar ke suatu tempat. Tiba di tempat tujuan, kedua pelaku malah enggan membayar ongkos yang membuat cekcok dengan korban.
Saat itulah pelaku menyerang korban dengan kayu dan senjata tajam hingga terluka parah. Kemudian para pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban.
"Itu modus yang dilakukan para pelaku. Kami masih lakukan pendalaman lagi karena baru ditangkap," kata Musa.
Diberitakan sebelumnya, Aiptu JES kritis akibat mengalami banyak luka tusuk dan pukulan benda tumpul usai dibegal kawanan pelaku. Peristiwa itu bermula saat korban yang menyambi jadi ojek pengkolan mencari penumpang.
Kemudian dia mendapatkan penumpang dua orang, perempuan dan laki-laki di Jalan Soekarno Hatta Palembang. Keduanya meminta diantar ke Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Palembang.
Tiba di tempat tujuan, salah satu pelaku memukul kepala korban dengan kayu dan menusuk perutnya. Dalam kondisi terluka parah, korban berusaha melawan. Namun, kedua pelaku kembali menyerang anggota polisi itu hingga terkapar.

Kedua pelaku lantas membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 6384 ACK. Korban ditemukan warga lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami empat luka tusukan di perut, luka di kepala, memar di wajah, luka robek di mata dan bibir, dan sayatan di kedua tangannya.
Setelah mendapatkan kronologi kejadian, istri korban, EH (44), melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (9/8/2026) malam. EH menyebut suaminya nyambi jadi ojek pengkolan untuk menambah penghasilan.
Jika tidak lagi berdinas, korban biasa mencari penumpang dari bus antar kota antar provinsi yang turun di kawasan Musi II Palembang. Untuk mendapatkan penumpang, korban nekat berkeliling sampai dini hari.
Baca juga artikel terkait KASUS BEGAL atau tulisan lainnya dari Irwanto
tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Bayu Septianto
Penulis: Irwanto
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































