Menuju konten utama

PTN Gratis Butuh Rp93,7 T, Mendikti Gandeng Kemenkeu-Danantara

Program PTN gratis diperkirakan membutuhkan dana Rp93,7 triliun. Mendiktisaintek akan membahas skema anggaran bersama Kemenkeu dan Danantara.

PTN Gratis Butuh Rp93,7 T, Mendikti Gandeng Kemenkeu-Danantara
Tangkapan layar-Mendiktisaintek Brian Yuliarto saat memberikan orasi ilmiah pada Sidang Terbuka Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-76 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (2/2/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Rencana penggratisan biaya pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi negeri (PTN) diperkirakan membutuhkan anggaran sementara sekitar Rp93,7 triliun.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan bakal membahas kebutuhan anggaran tersebut bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Brian menegaskan bahwa koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait akan segera dilakukan untuk mematangkan skema pembiayaan program gagasan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Iya pastinya semuanya ya," kata Brian di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Brian menjelaskan, estimasi anggaran Rp93,7 triliun itu masih berupa perhitungan serta analisis awal dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan peluang yang ada. Hasil kajian ini nantinya akan dilaporkan langsung kepada Presiden untuk menentukan tahapan pelaksanaan ke depan.

"Iya itu kan baru hitungan awal, kita tentu baru menganalisis. Kita analisis semua kondisi yang ada, kemungkinan-kemungkinannya bagaimana, nantinya kami tentu akan laporkan kepada Bapak Presiden sehingga tahapannya seperti apa," katanya.

Brian menambahkan, Presiden Prabowo telah menginstruksikan agar seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang mendapatkan akses pendidikan tinggi. Pemerintah diminta terus meningkatkan perannya dalam memperluas kesempatan belajar, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

"Nanti mungkin setelah Bapak Presiden sudah memberikan arahan mungkin kalau tidak minggu ini minggu depan kami adakan rapat terbatas khusus membahas hal ini," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membebaskan biaya pendidikan bagi seluruh anak Indonesia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga PTN. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas guna memastikan seluruh biaya pendidikan negeri dapat digratiskan dan dijangkau luas oleh masyarakat.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis," tegasnya.

Kepala Negara juga menyadari potensi keraguan dari sejumlah pihak mengenai sumber pembiayaan program tersebut. Prabowo menegaskan bahwa anggaran akan bersumber dari hasil sitaan tindak pidana, termasuk aset hasil korupsi yang dikembalikan ke kas negara demi kesejahteraan rakyat.

“Nanti akan ada yang bertanya, ‘dari mana uangnya?’, uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” tegasnya.

Baca juga artikel terkait DANA PENDIDIKAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Dipna Videlia Putsanra