tirto.id - Seorang anggota polisi yang bertugas di Bidang Dokkes Polda Sumatera Selatan inisial JES, menjadi korban begal. JES kritis akibat mengalami banyak luka tusuk dan pukulan benda tumpul.
Peristiwa itu bermula saat korban yang menyambi jadi ojek pengkolan mencari penumpang. Kemudian dia mendapatkan penumpang dua orang, perempuan dan laki-laki di Jalan Soekarno Hatta Palembang, Minggu (9/8/2026) dini hari.
Keduanya meminta diantar di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Palembang. Tiba di tempat tujuan, salah satu pelaku memukul kepala korban dengan kayu dan menusuk perutnya.
Dalam kondisi terluka parah, korban berusaha melawan. Namun kedua pelaku kembali menyerang anggota polisi itu hingga terkapar.
Menderita Empat Luka Tusuk di Perut hingga Terkapar Kritis
Kedua pelaku membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat nomor polisi BG 6384 ACK. Sementara korban ditemukan warga lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami empat luka tusukan di perut, luka di kepala, memar di wajah, luka robek di mata dan bibir, dan sayatan di kedua tangannya.
Setelah mendapatkan kronologis kejadian, istri korban, EH (44) melapor ke SPKT Polrestabes Palembang. Dia berharap para pelaku ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Suami saya dibegal saat antar penumpang, pelakunya dua orang, laki-laki dan perempuan. Saya minta mereka cepat ditangkap," ungkap EH, Senin (10/8/2026).
Rela Narik Ojek Sampai Dini Hari demi Penghasilan Tambahan
EH mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, suaminya nyambi jadi ojek pengkolan untuk menambah penghasilan. Korban biasa mencari penumpang dari bus antar kota antar provinsi yang turun di kawasan Musi II Palembang.
"Suami saya cari kerja sampingan kalau tidak berdinas, jadi ojek pengkolan sampai dini hari cari penumpang," kata EH.
Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi mengatakan, laporan diterima dengan laporan polisi Nomor: LP/B/2677/VIIl/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel tanggal 9 Agustus 2026. Kasusnya telah diserahkan ke penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan.
"Laporan sedang diproses penyidik, dan mudah-mudahan para pelaku cepat ditangkap," kata Andi.
Penulis: Irwanto
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































