Menuju konten utama

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Hangus, Kerugian Rp1,2 M

Kebakaran di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menghanguskan 18 rumah dan 4 tempat usaha. Kerugian ditaksir Rp1,2 miliar dan berdampak pada 150 jiwa.

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Hangus, Kerugian Rp1,2 M
Ilustrasi kebakaran. Istockphoto/Getty Images
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kebakaran melanda 18 rumah dan empat tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026).

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9/2026), menyatakan, kerugian kebakaran mencapai Rp1,2 miliar.

"Taksiran kerugian kebakaran mencapai Rp1,2 miliar," katanya, dikutip Antara News, Rabu.

Kronologi Kebakaran di Kebayoran Lama

Menurut keterangan salah satu saksi bernama Atik, api berawal dari sebuah kontrakan yang berada di dekat lampu merah, kemudian menjalar ke arah belakang bagian rumah.

Saat itu, warga berusaha memadamkan api tersebut dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal.

"Kemudian, pak RT Nanang, selaku pemilik rumah, sedang berjualan, dan ada warga yang melapor bahwa ada kebakaran di bagian atas kontrakan. Nanang mencoba memadamkan dengan APAR, namun gagal," ujar Asril.

Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mendapatkan laporan dari warga mengenai kebakaran yang sudah membesar pada pukul 20.31 WIB melalui saluran telepon darurat.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sekitar 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi itu.

Kemudian, pada pukul 21.20 WIB, api dapat dilokalisir oleh personel dan langsung dilakukan pendinginan pada pukul 21.33 WIB. Lalu, pada pukul 24.00 WIB, seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai.

Penyebab kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah.

150 Jiwa Terdampak

Asril Rizal juga menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namuan 150 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, 150 jiwa harus kehilangan tempat tinggal," kata Asril, Rabu.

Menurut Asril, penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah yang kemudian menjalar ke rumah lainnya.

"Untuk penyebab kebakaran sendiri diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah," ungkap Asril.

Ketua RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Nanang menyebutkan api berawal dari sebuah rumah kontrakan dan dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya.

Warga berusaha memadamkan api tersebut dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal.

"Api cepat sekali membesar, walaupun di lokasi tersebut masih ada rintikan air hujan. Untungnya, petugas segera melakukan pemadaman, sehingga api tidak menjalar ke bangunan gedung ataupun wilayah yang terpisah dengan gang," tutur Nanang.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Dipna Videlia Putsanra