tirto.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berhasil mencatatkan lonjakan laba periode berjalan sebesar Rp2,57 triliun pada Semester I-2026. Capaian impresif yang melonjak 60,44 persen secara tahunan ini menjadi bukti keberhasilan awal dari agenda transformasi korporasi di bawah naungan Danantara Indonesia.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya.
“Pertumbuhan laba Pelindo ditopang oleh kombinasi antara peningkatan pendapatan yang sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional dan pengendalian beban usaha yang lebih disiplin," ujar Achmad dalam keterangan resminya dikutip Rabu (29/7/2026).
Lonjakan Aktivitas Operasional dan Arus Peti Kemas
Lonjakan laba tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya aktivitas operasional di pelabuhan. Hingga akhir Juni 2026, arus peti kemas yang dikelola Pelindo tercatat mencapai sekitar 9,96 juta TEUs, atau tumbuh 7 persen secara tahunan.
Hal ini menandakan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seirama dengan geliat ekonomi riil yang tercermin dari derasnya pergerakan barang.
Di balik pencapaian ini, Pelindo tengah gencar menjalankan agenda transformasi korporasi sebagai bagian dari arahan Danantara Indonesia. Langkah konkret yang ditempuh adalah penyederhanaan struktur korporasi (corporate streamlining).
Menurut Achmad, kebijakan ini bertujuan untuk membentuk tata kelola yang lebih efektif, mempercepat pengambilan keputusan, serta menekan duplikasi fungsi dan transaksi internal di lingkungan grup.
"Dengan struktur yang lebih sederhana, setiap entitas dapat semakin fokus pada bisnis inti dan penciptaan nilai," ucapnya.
Strategi Digitalisasi dan Penguatan Konektivitas Logistik Nasional
Selain itu, Pelindo terus melakukan standardisasi layanan, digitalisasi proses bisnis, dan peningkatan produktivitas terminal untuk menguatkan efisiensi serta kualitas pelayanan kepelabuhanan.
Di sisi lain, perseroan juga mengakselerasi pengembangan jaringan berbasis hub and spoke, sembari mendorong integrasi layanan pelabuhan dengan kawasan industri, pusat logistik, dan moda transportasi lainnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pelindo dalam memperkuat konektivitas dan efisiensi arus barang di ekosistem logistik nasional.
"Melalui pengembangan jaringan dan integrasi layanan tersebut, kami ingin memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama logistik nasional sekaligus menciptakan konektivitas arus barang yang semakin efisien," kata Achmad.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































