Menuju konten utama

Purbaya Ungkap Opsi Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM

Purbaya menyebut "tukar guling" kedua perusahaan tersebut akan membuat nilai transaksi pengambilalihan lebih kecil dibandingkan akuisisi secara langsung.

Purbaya Ungkap Opsi Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/agr

tirto.id - Proses pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) oleh Kementerian Keuangan dari Danantara berpotensi dilakukan melalui skema tukar guling aset dengan PT Geo Dipa Energi (Persero).

Geo Dipa (PT Geo Dipa Energi) adalah BUMN dengan tugas khusus Special Mission Vehicle (SMV) di bawah pembinaan Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan energi panas bumi (geothermal).

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi bahwa opsi pertukaran PNM dengan Geo Dipa sempat dibahas. Namun, ia menjelaskan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal dan belum ada keputusan final.

"Tadi sudah sempat diskusi, gimana kalau tukar dengan Geo Dipa, tapi itu masih kita bicarakan lagi," ujar Purbaya saat ditemui di Kejagung, Jumat (10/4/2026).

Meski demikian, prioritas utama Kemenkeu saat ini tetap pada upaya penuh mengambil alih PNM. Tujuannya, untuk memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dalam beberapa tahun ke depan membentuk bank UMKM murni.

"Yang jelas masih fokusnya di gimana departemen keuangan bisa mengambil alih PNM untuk supaya kita bisa menyalurkan KUR lewat situ dan ke depannya dalam beberapa tahun kita bentuk suatu bank yang disebut bank UMKM betulan," ucapnya.

Purbaya pun membedakan rencana bank UMKM ini dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, induk PNM. Menurutnya, fokus utama bukanlah mengejar keuntungan besar.

"Enggak. BRI kan profit oriented, ini bukan profit oriented. Iya nggak rugi (juga), tapi nggak gila-gilaan bunganya. Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM," katanya.

Mengenai skema tukar guling dengan Geo Dipa, Purbaya menyebut nilai transaksi akan lebih kecil dibandingkan akuisisi secara langsung. Namun, ia belum merinci lebih lanjut angka pastinya. Kedua belah pihak akan menghitung valuasi aset kedua perusahaan terlebih dahulu.

"Nanti divalue kalau perlu. Tapi kalau barter ya lebih kecil, kita lihat nanti masih diskusi," tuturnya.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana