Menuju konten utama

Kemendag Genjot Ekspor ke Thailand, Target 20 Miliar Dolar AS

Selain meningkatkan volume, Budi menyatakan, Kemendag juga akan mendorong diversifikasi produk ekspor demi mencapai target.

Kemendag Genjot Ekspor ke Thailand, Target 20 Miliar Dolar AS
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjawab pertanyaan dari anggota fraksi saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Rapat tersebut membahas rencana pengesahan persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Peru. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Thailand melalui penambahan volume pengiriman serta diversifikasi produk. Hal ini dilakukan untuk mengejar target nilai perdagangan bilateral antara RI-Thailand sebesar 20 miliar dolar AS.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan, peningkatan perdagangan dengan Thailand akan difokuskan pada kenaikan volume ekspor komoditas yang selama ini sudah berjalan, serta perluasan jenis produk yang diperdagangkan.

"Ya, jadi kan kita memang banyak ekspor kita ke sana [Thailand]. Mungkin [peningkatan] dari sisi volume, ya, yang sudah ada. Dari sisi volume akan kita tingkatkan terus, ya," ucapnya di Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2026).

Budi menyatakan, selain meningkatkan volume, Kemendag juga akan mendorong diversifikasi produk ekspor. Kemudian, skema dagang RI dengan Thailand disebut bersifat saling melengkapi. Dengan demikian, skema tersebut diyakini berpotensi mempermudah peningkatan transaksi dagang kedua negara.

Budi menambahkan, hubungan dagang kedua negara itu juga tidak menghadapi hambatan karena sama-sama merupakan anggota ASEAN. Oleh karena itu, upaya pemerintah disebut lebih difokuskan pada peningkatan volume ekspor.

"Yang kedua, kita tentu akan diversifikasi produk kita, tetapi kita dengan Thailand ini saling melengkapi, ya. Jadi, produknya tidak sama. Saling melengkapi itu lebih mudah karena biasanya kalau saling melengkapi berarti saling membutuhkan," ujarnya.

"Sebenarnya so far tidak ada masalah, kan kita sama-sama negara ASEAN, tidak ada masalah. Cuma maksud saya, peningkatan itu peningkatan untuk meningkatkan terus ekspor kita. Kalau dari trade barrier-nya tidak ada," lanjut Budi.

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan, pemerintah pusat menargetkan nilai perdagangan Indonesia dan Thailand segera mencapai 20 miliar dolar AS. Dalam kesempatan itu, ia meyakini Pemerintah RI dapat mencapai target tersebut dalam waktu dekat.

"Saya mendapat informasi dari Yang Mulia Menteri Perdagangan Thailand bahwa kita akan segera mencapai target bersama sebesar 20 miliar dolar perdagangan, mudah-mudahan kita akan melampauinya, dan Anda akan mendapatkan jaminan dari kami bahwa dunia usaha Indonesia akan terus mendukung semua upaya ini," ujar Hashim di lokasi yang sama.

Baca juga artikel terkait PERDAGANGAN INDONESIA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher