tirto.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana memindahkan Sekolah Penerbang Angkatan Udara dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Kemhan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), di BIJB Kertajati, Kamis (1/10/2026).
Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, mengatakan pemindahan itu mencakup Sekolah Penerbang AU beserta fasilitas mess di Pangkalan TNI AU Sugiri Sukani, Skuadron Udara yang sebelumnya berbasis di Bandara Halim Perdanakusuma, serta PTDI dan sejumlah perusahaan yang menjadi mitra PTDI.
“Kami berharap di bulan Januari pembangunannya. Sekolah penerbangan November atau Desember jika diizinkan, agar ada kegiatan,” ujar Yusuf dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan BIJB Kertajati untuk mendukung kegiatan industri pertahanan dan kedirgantaraan. Rencana itu, kata Yusuf, telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat tanggapan positif.
Pertemuan Kemhan dan Pemprov Jabar di BIJB Kertajati ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Kolaborasi antara Kemhan dan Pemprov Jabar tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama.
KDM mengatakan pengembangan kawasan tersebut pada tahap awal akan difokuskan pada pembentukan ekosistem industri pertahanan dan kedirgantaraan, bukan kegiatan komersial.
“Tahap pertama kita tidak berpikir komersial dulu, keramaian atau pertumbuhan, tetapi tahap pertama kita berpikir PTDI ada di sini kemudian MRO di sini, bengkel pesawat asing di sini, kemudian industri penunjang di sini,” kata KDM.
Menurut KDM, keberadaan berbagai fasilitas dan industri tersebut nantinya akan mendorong terbentuknya aktivitas perdagangan yang melibatkan daerah lain hingga negara lain.
“Tidak mungkin semuanya lokal, pasti ada transfer antardaerah, transfer antarprovinsi, transfer antarnegara, pada akhirnya nanti kebutuhan komersialnya akan tumbuh,” imbuhnya menandaskan.
Penulis: Khizbulloh Huda
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































