tirto.id - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR RI terkait pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Menurut Habiburokhman, informasi mengenai adanya surpres pergantian Kapolri tidak benar. Ia pun meminta masyarakat tidak mudah mempercayai isu yang belum memiliki dasar. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.
“Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
“Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, tidak secara tegas membenarkan maupun membantah isu tersebut saat ditanya mengenai kabar surpres pergantian Kapolri.
Ia tak banyak berbicara saat ditanyakan adanya isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirim surpres terkait pergantian Kapolri ke DPR RI.
“Apa? Tunggu tanggal waktunya,” ucapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Ketika kembali didesak apakah surpres tersebut benar telah diserahkan, Aris menjawab bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang pasti terjadi, namun waktunya sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.
“Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu, tinggal waktunya tergantung Pak Presiden,” kata Aris.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































