Menuju konten utama

Prabowo Klaim Efek Ekonomi Kopdes Merah Putih Terasa Tahun Depan

Strategi presiden memutus rantai distribusi bahan pokok demi sejahterakan petani dan hematkan konsumen.

Prabowo Klaim Efek Ekonomi Kopdes Merah Putih Terasa Tahun Depan
Pekerja meratakan area halaman dengan pasir saat pembangunan tahap akhir gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kalitimbang di Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (24/1/2026). Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan sebanyak 27 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih ditargetkan siap beroperasi pada April 2026 yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, sekaligus mewujudkan pemerataan ekonomi nasional. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengklaim dampak ekonomi dari kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau kopdes akan mulai terasa pada tahun depan atau 2027, seiring dengan bertambahnya unit yang beroperasi.

"Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih," jelas Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip dari rilis Bako, Kamis (17/9/2026).

Saat ini, pemerintah masih terus merealisasikan pembangunan koperasi tersebut. Prabowo menyebutkan baru sekitar 6.000 KDKMP yang telah beroperasi di berbagai daerah.

Menurutnya, KDKMP menjadi terobosan baru rantai pasok utama hingga ke tingkat desa yang bertujuan memangkas alur distribusi bahan pokok agar harga lebih terjangkau.

Melalui koperasi ini, produsen dapat langsung menyalurkan barang ke konsumen tanpa melewati perantara yang berlapis-lapis.

Prabowo mencontohkan, hasil panen petani selama ini kerap melewati sekitar lima perantara sebelum sampai ke konsumen. Para perantara tersebut mengambil margin keuntungan berkisar 30 hingga 40 persen.

Kondisi itu membuat harga di tingkat konsumen melambung tinggi, sementara petani tidak memperoleh penghasilan yang optimal.

Ia meyakini KDKMP dapat memutus rantai distribusi yang tidak ideal tersebut.

"Dengan KDKMP, petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen," kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan pembangunan ekosistem ekonomi berbasis desa ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Selain KDKMP, pemerintah terus menggulirkan program strategis lain di bidang pangan, energi, pendidikan, perumahan, hilirisasi, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ada tambahan [penghasilan] untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya," imbuh Prabowo.

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah