Menuju konten utama

Agrinas Bantu Tempatkan Manajer Kopdes Jika Daftarnya Diserahkan

Dirut Agrinas menilai proses penempatan manajer KDKMP lambat. Pihaknya siap memproses penempatan tersebut jika daftar nama manajer diserahkan ke Agrinas.

Agrinas Bantu Tempatkan Manajer Kopdes Jika Daftarnya Diserahkan
Pegawai membuka pintu Koperasi Merah Putih (KMP) yang telah siap beroperasi di kelurahan Graha Indah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (18/4/2026). Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan sembilan unit dari 34 unit Koperasi Merah Putih (KMP) yang sudah dibentuk di setiap Kelurahan dapat beroperasi pada juni 2026 mendatang. ANTARA FOTO/Angga Palguna/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa meminta daftar nama manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar diserahkan kepada pihaknya. Hal ini ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya serta akun Instagram Agrinas, Senin (14/9/2026).

Menurut Joao, penempatan manajer KDKMP merupakan kewenangan Kementerian Koperasi serta Kementerian BUMN. Agrinas disebut siap untuk menampung belasan ribu manajer KDKMP.

"Manajer itu sebetulnya itu wilayahnya Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN. Nah, segera mereka harusnya memutuskan untuk segera menempatkan dan kami sudah siap untuk menerima 13.000 sampai 15.000 manajer untuk ditempatkan di setiap koperasi yang sudah siap operasi," sebutnya, dikutip Selasa (15/9/2026).

Kata Joao, larutnya penempatan manajer KDKMP menjadi sebuah polemik. Ia pun bertanya-tanya apa susahnya untuk proses penempatan manajer tersebut.

Ia mengatakan, jika terus berlarut, daftar nama manajer KDKMP sebaiknya diserahkan kepada Agrinas. Nantinya, Agrinas akan berinisiatif untuk memproses penempatan manajer KDKMP.

"Apa kendalanya gitu? Udah kalau enggak, ini kasih aja ke Agrinas, kasih nama-namanya, kasih kontaknya, kami kirim email, kami kirim ini, gampang, enggak perlu ada biaya-biaya, gitu. Kok, sedikit-sedikit kerja itu harus, selalu harus ada uang dulu baru kerja. Seolah kayaknya tidak ada inisiatif, tidak ada kreativitas dalam bekerja gitu," urainya.

Joao kembali menyampaikan keluhannya terkait penempatan manajer KDKMP. Ia lantas menuding lambatnya penempatan manajer merupakan bentuk sabotase terhadap program tersebut.

"Masalahnya cuman hanya menempatkan orang, kok susah sekali gitu, kayak, saya enggak habis pikir itu, itu ada apa ini? Atau ini malah bentuk-bentuk sabotase gitu, secara struktural gitu, karena tidak ingin melihat program Presiden yang sangat bagus ini bisa berjalan," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Ilham Choirul Anwar