tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan pemerintah akan melanjutkan program bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Sebelumnya, program ini ditetapkan berakhir di September. Perpanjangan bantuan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” ujar Airlangga dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).
Dengan keputusan tersebut, penyaluran bantuan beras 30 kilogram akan terus dilakukan hingga penghujung tahun. Namun, Airlangga belum merinci lebih lanjut mekanisme maupun jumlah penerima bantuan untuk periode Oktober-Desember.
Sebelumnya, bantuan beras 30 kilogram diberikan kepada sekitar 33,3 juta penerima manfaat dari kelompok masyarakat desil 1-4 yang merupakan keluarga prasejahtera.
Selain membahas keberlanjutan bantuan beras, Airlangga mengatakan pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah menghadapi potensi El Niño. Pemerintah memantau berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kondisi masyarakat untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca tersebut.
“Yang kedua tadi kami bahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi El Niño dan antara lain juga terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini,” tambah Airlangga.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id






































