tirto.id - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi melakukan perombakan susunan pengurus perseroan, baik di jajaran direksi maupun komisaris. Keputusan ini ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (13/5/2026).
Direktur Utama GIAA, Glenny Kairupan, menyatakan bahwa perubahan susunan manajemen ini merupakan bagian dari upaya memperkuat langkah transformasi perusahaan menuju fase pemulihan yang lebih kuat.
"Dengan susunan manajemen baru ini diharapkan akan mendukung langkah akselerasi perseroan untuk menuju fase turnaround yang semakin solid, serta menjadikan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang berdaya saing dan membawa kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara," ujar Glenny dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (15/5/2026).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham sepakat mengangkat Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Frans sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia sejak Oktober 2025. Ia menggantikan Eksitarino Irianto yang diberhentikan dari posisi tersebut. Selain itu, perseroan juga mengangkat Sugito Anjasmoro sebagai komisaris baru.
Glenny menjelaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada penguatan fundamental bisnis.
Hal ini dilakukan melalui peningkatan operational excellence, disiplin biaya (cost discipline), penguatan keandalan layanan (service reliability), optimalisasi jaringan penerbangan, hingga transformasi layanan dan digitalisasi operasional.
"Transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses rebuilding fundamentals yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, agile, dan sustainable dalam jangka panjang," imbuhnya.
Dari sisi operasional, GIAA mencatat telah mengoperasikan 102 armada yang siap melayani penerbangan (serviceable) hingga akhir Kuartal I 2026. Pada periode tersebut, Garuda Indonesia berhasil mengangkut 2,47 juta penumpang, sedangkan Citilink mencatatkan 2,94 juta penumpang.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia berdasarkan keputusan RUPST:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
Komisaris Independen: Mawardi Yahya
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Sugito Anjasmoro
Direksi
Direktur Utama: Glenny Kairupan
Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
Direktur Teknik: Mukhtaris
Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































