tirto.id - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membantah kabar bahwa cucu usahanya, PT Intam bakal melalukan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Sekretaris Perusahaan Petrindo Jaya Kreasi, Robertus Maylando Siahaya, menjelaskan sampai saat ini CUAN sebagai induk usaha PT Intam belum memiliki rencana untuk membawa cucu usaha dari emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut ke lantai Bursa.
"Dapat kami sampaikan bahwa sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan sebagai perusahaan induk dari PT Intam
belum memiliki rencana untuk melakukan penawaran umum saham atau IPO atas PT Intam yang merupakan salah satu entitas cucu dari Perseroan," katanya, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (22/7/2025).
Sebaliknya, pada saat ini Perseroan tengah fokus pada kegiatan operasional dan produksi, dengan tetap mempertimbangkan peluang-peluang dan/atau potensi bisnis yang ada.
Sejalan dengan rencana pertumbuhan Perseroan di bidang pertambangan, jasa pertambangan, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan usaha pertambangan, saat ini CUAN juga aktif melakukan penjajakan dan review atas beberapa potensi aset dan kegiatan pertambangan, untuk dilakukan investasi, pengambilalihan (akuisisi), kerjasama, atau bentuk-bentuk kemitraan lain yang ditargetkan bisa memberikan nilai tambah dan dukungan positif terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan.
"Setiap potensi tersebut masih dipelajari dan ditelaah dengan hati-hati oleh Perseroan, khususnya dengan memperhatikan strategi pertumbuhan yang sehat, serta untuk memastikan terciptanya sinergi terbaik yang dapat memperkuat posisi Perseroan sebagai salah satu Perusahaan di bidang pertambangan yang terintegrasi di Indonesia," tambah Robertus.
Selain membantah kabar IPO PT Intam, CUAN juga menjelaskan, sampai saat ini tidak ada rencana aksi korporasi apapun yang bakal dilakukan Perseroan, sehingga dapat mempengaruhi harga saham CUAN.
"Sampai dengan tanggal surat ini, dan sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan," tutup Robertus.
Sebagai informasi, CUAN merupakan salah satu emiten milik taipan Prajogo Pangestu yang melantai di Bursa pada 2023 lalu, Sementara, PT Intam sendiri merupakan anak usaha dari PT Equator Sumber Energi (ESE) yang mayoritas sahamnya digenggam CUAN.
Cucu usaha CUAN ini berfokus pada eksplorasi cadangan dan depoit emas serta perak. Selain itu, PT Intam juga bergerak dalam perdagangan besar logam dan bijih logam.
Sementara itu, PT Intam diketahui memiliki izin konsesi tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlaku hingga 2035. Konsesi mencakup area seluas 18.500 hektar tambang emas.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id



































