Menuju konten utama

Daftar Beberapa Jenis Bunga Rafflesia di Indonesia

Ketahui daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia, termasuk ciri khas dan lokasi penyebarannya guna menambah wawasan tentang bunga langka ini.

Daftar Beberapa Jenis Bunga Rafflesia di Indonesia
Rafflesia Arnoldii. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Rafflesia merupakan salah satu flora unik yang dilindungi di Indonesia. Tak hanya satu, terdapat jenis-jenis bunga Rafflesia yang semuanya memiliki ciri khasnya masing-masing. Lalu, apa saja daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia?

Belum lama ini ilmuwan telah menemukan salah satu spesies Rafflesia yang langka, yakni Rafflesia hasseltii. Setelah 13 tahun pencarian, bunga ini ditemukan kembali di hutan Sumatera Barat, tepatnya di Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, pada 18 November 2025.

Penemuan tersebut dilakukan oleh Septian Andriki bersama Dr. Chris Thorogood dari Universitas Oxford, yang menempuh perjalanan panjang melintasi hutan hujan Sumatera untuk menemukannya.

Sebelumnya, di pertengahan tahun 2025, spesies yang sama juga sempat ditemukan di area hutan yang ada di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan. Penemuan ini sontak menyita perhatian publik, terutama para peneliti di dunia sains.

Bicara tentang Rafflesia, flora ini juga dikenal sebagai bunga bangkai karena baunya yang busuk. Rafflesia yang masuk dalam famili Rafflesiaceae ini merupakan holoparasit pada tumbuhan merambat genus Tetrastigma dan tidak memiliki batang, daun, atau akar.

Bagian yang terlihat dari bunga ini adalah mahkota bunga yang berukuran sangat besar. Beberapa spesies, seperti Rafflesia arnoldii, bisa menghasilkan bunga tunggal besar yang diameternya dapat mencapai lebih dari 100 cm dengan berat hingga 10 kg.

Terkait habitat, bunga ini dapat ditemukan di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Salah satu spesies yang terkenal di Indonesia adalah Rafflesia arnoldii. Namun, masih ada beberapa spesies lain yang juga pernah ditemukan di Indonesia.

Daftar Beberapa Jenis Bunga Rafflesia di Indonesia

Bunga Rafflesia Zollingeriana di Banyuwangi

Bunga Rafflesia Zollingeriana yang baru mekar tumbuh di wilayah Perhutani Kampung Sumber Nanas, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (15/5/2025). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU

Indonesia adalah rumah bagi berbagai flora dan fauna, termasuk bunga Raflesia yang terkenal langka. Masing-masing memiliki ciri khas warna, pola, dan ukuran bunga yang berbeda.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, terdapat 13 spesies Rafflesia yang dilindungi dan pernah ditemukan di Tanah Air. Untuk menambah wawasan, berikut daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia:

1. Rafflesia arnoldii (Rafflesia Raksasa)

Rafflesia arnoldii merupakan salah satu jenis bunga bangkai yang paling dikenal di Indonesia. Bersama melati dan anggrek bulan, Rafflesia arnoldii dinyatakan sebagai bunga Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.

Secara fisik, bunga ini dapat tumbuh hingga diameter sekitar 1 meter dengan berat mencapai sekitar 11 kg. Bunga ini memiliki lima kelopak besar berwarna cokelat kemerahan dengan bintik-bintik putih.

Rafflesia arnoldii pertama kali ditemukan pada tahun 1818 di hutan Bengkulu. Nama bunga ini diambil dari nama Thomas Stamford Raffles, yang memimpin ekspedisi saat itu, dan Joseph Arnold, sang penemu spesimen.

2. Rafflesia bengkuluensis (Rafflesia Bengkulu)

Rafflesia bengkuluensis adalah spesies bunga endemik di Provinsi Bengkulu, tepatnya pernah ditemukan di hutan sekitar Sungai Penangkulan, Desa Manau Sembilan, Kabupaten Kaur.

Dikutip dari Antaranews, bunga R. bengkuluensis dulunya ditemukan pada tahun 2005 dan diidentifikasi oleh tiga orang dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.

Bunga ini mekar dengan diameter sekitar 45–50 cm, dengan warna merah pucat, cenderung merah muda. Kelopak bunga spesies ini berukuran lebih kecil dibandingkan Rafflesia arnoldii, sementara bercak putih pada kelopaknya terlihat kurang kontras.

3. Rafflesia gadutensis (Rafflesia Gadut)

Rafflesia gadutensis atau Rafflesia gadut pertama kali ditemukan di Ulu Gadut, Sumatra Barat. Jenis ini juga dilaporkan pernah mekar di hutan konservasi Boven Lais di Bengkulu. Secara ukuran, bunga ini lebih kecil dibandingkan R. arnoldii.

Rafflesia gadut memiliki ukuran diameter mencapai 40–60 cm. Warnanya didominasi oleh bercak-bercak putih di bagian kelopaknya. Seperti jenis Rafflesia lainnya, R. gadutensis tidak memiliki batang, daun, atau akar, dan hidup sebagai parasit pada tanaman inang Tetrastigma.

4. Rafflesia hasseltii (Tindawan Biring)

Salah satu spesies dari daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia yang baru-baru ini viral adalah Rafflesia hasseltii. Ciri khas dari bunga ini adalah kelopak bunga berwarna merah dengan bercak putih yang cukup dominan.

R. hasseltii diketahui pernah tumbuh di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) Riau-Jambi dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Rafflesia hasseltii termasuk jenis Rafflesia yang jarang mekar. Oleh karena itu, penemuannya di tahun 2025 langsung menyita perhatian publik.

RAFFLESIA ARNOLDI MEKAR

Ilustrasi Bunga Rafflesia. antara foto/david muharmansyah/pd/16

5. Rafflesia lawangensis (Rafflesia Lawang)

Rafflesia lawangensis ditemukan di Bukit Lawang, tepatnya di dalam Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatra Utara. Saat mekar penuh, bunga ini memiliki diameter sekitar 58–63 cm. Kelopak bunganya berwarna oranye kemerahan dengan bintik-bintik putih.

Sementara bagian diafragma (lubang atas) bunga ini berbentuk seperti cincin yang sangat lebar, diameternya sekitar 31–33 cm. Tubuh bunga ditutupi rambut halus dan bintil. R. lawangensis diketahui hanya tumbuh sebagai parasit pada Tetrastigma coriaceum.

6. Rafflesia meijeri (Rafflesia Meyer)

Rafflesia meijeri pertama kali ditemukan dan dipublikasikan oleh Wiriadinata dan Sari pada tahun 2010 melalui jurnal berjudul A new species of Rafflesia (Rafflesiaceae) from North Sumatra.

Rafflesia meijeri diketahui hanya tumbuh di Hutan Wisata Alam Sicikeh–Cikeh, Sumatera Utara, sekitar 1,5 km dari Desa Laehole. Bunganya relatif kecil dibanding Rafflesia raksasa lainnya, dengan lebar hanya sekitar 13–14 cm dan tinggi 5–6 cm.

Perigone lobes (kelopak) berwarna bata atau oranye kemerahan dengan tekstur kasar. Bagian tabung bunga (perigone tube) cukup rendah, dengan tinggi sekitar 4,5–5 cm dan lebar 9–10 cm. Pola bintik pada kelopak bunga ini tidak teratur sehingga memberikan tampilan yang unik.

7. Rafflesia micropylora (Rafflesia mulut kecil)

Rafflesia micropylora adalah spesies parasit asli dari Sumatera, Indonesia. Nama “micropylora” merujuk pada bukaan diafragma bunganya yang sangat kecil, berukuran sekitar 3–9 cm, jauh lebih kecil dari spesies Raflesia lainnya.

Diameter bunganya sendiri berukuran sekitar 30–60 cm, tapi dengan lubang tengah yang sempit sehingga bentuk bunga ini menjadi sangat khas. Permukaan bunga ditutupi banyak titik sangat kecil, bukan pola besar seperti beberapa jenis Rafflesia lainnya.

Diafragma bunganya memiliki pinggiran yang agak bersudut, bukan melengkung halus. Karena lubang pusat yang sempit, identifikasi spesies ini cukup mudah dibandingkan Rafflesia lain yang memiliki diafragma lebih besar.

8. Rafflesia pricei (Rafflesia Prise)

Rafflesia pricei termasuk spesies langka yang endemik di Borneo (Kal­imantan), terutama di sekitar gunung tinggi seperti Gunung Kinabalu. Spesies ini dinamai demikian untuk menghormati William Price, seorang botanis amatir yang menjadi penemunya.

Bunga Rafflesia ini tumbuh sebagai parasit pada liana Tetrastigma seperti spesies Rafflesia lainnya. Karena letaknya yang di dataran tinggi, habitatnya relatif terisolasi dan sulit dijangkau sehingga cukup sulit untuk diamati.

Ukuran bunga R. pricei bisa sangat besar, meskipun tidak setenar R. arnoldii, dan memiliki struktur bunga khas Rafflesiaceae yang kompleks. Rafflesia pricei menjadi ikon konservasi lokal di Borneo karena kerentanannya terhadap kerusakan habitat.

9. Rafflesia rochussenii (Perud Kibarera)

Berikutnya dari daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia adalah R. rochussenii yang ditemukan di Pulau Jawa, tepatnya di Jawa Barat. Kelopak bunga biasanya berwarna merah kecokelatan.

Bunga ini pernah mekar di Kebun Raya Cibodas-LIPI, Jawa Barat, pada 2011 silam. Saat itu ukurannya hanya sekitar 12 cm dengan tinggi 4 cm. Selain itu, bunga ini juga tercatat pernah ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

RAFFLESIA ARNOLDI AGAM

Ilustrasi Bunga Rafflesia. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/pd.

10. Rafflesia tuan-mudae (Bunga Patma)

Rafflesia tuan-mudae adalah spesies Rafflesia yang dapat ditemukan di Kalimantan, tapi juga pernah dilaporkan tumbuh di Sumatera Barat. Diameter bunga ini bisa lebih dari 1 meter, menjadikannya salah satu bunga Rafflesia terbesar di dunia.

Warna bunga berkisar antara oranye hingga merah, sedangkan bagian dalamnya memiliki struktur khas genus Rafflesia. Seperti bunga Rafflesia pada umumnya, penyerbuk utama dari bunga ini adalah lalat yang tertarik oleh bau khas bunga yang busuk.

11. Rafflesia zollingeriana (Patma, Kembang Banyu)

Rafflesia zollingeriana termasuk spesies endemik Pulau Jawa, ditemukan di daerah seperti Kabupaten Jember, Banyuwangi, hingga Lumajang di Jawa Timur. Bunganya tumbuh sebagai parasit pada akar tanaman Tetrastigma, tanpa daun dan batang sendiri.

Diameter bunga bisa bervariasi antara 15–40 cm. Warna kelopaknya berwarna merah kecokelatan dengan banyak bintik kecil berwarna terang di seluruh permukaannya. Setelah mekar, bunga dapat menjulang hingga sekitar 30 cm di atas permukaan tanah sebelum akhirnya layu.

12. Rafflesia patma (Patmo Sari)

Rafflesia patma dikenal sebagai spesies yang tumbuh di Pulau Jawa, meskipun ada dugaan bahwa bunga ini dulunya tumbuh di Sumatera. Bunga ini pertama kali ditemukan pada tahun 1824 di Pulau Kembangan, Indonesia, yang terletak di lepas pantai Samudra Hindia Jawa.

Seperti Rafflesia lainnya, ia hidup sebagai parasit pada tanaman Tetrastigma, khususnya Tetrastigma lanceolaurium. Bunganya memiliki lima kelopak dan diameter sekitar 30–60 cm ketika mekar penuh. Beberapa populasi R. patma dilindungi dalam kawasan seperti Cagar Alam Pangandaran di Jawa.

13. Rafflesia kemumu (Rafflesia Kemumu)

Rafflesia kemumu termasuk spesies yang juga dilaporkan tumbuh di Provinsi Bengkulu, Sumatera, bersama spesies Rafflesia lainnya seperti R. bengkuluensis dan R. gadutensis.

Dikutip dari Antaranews, spesies ini pertama kali diidentifikasi oleh Agus Susatya, dosen Jurusan Kehutanan, Universitas Bengkulu. Nama kemumu diberikan untuk menghormati tempat habitat Rafflesia ini ditemukan.

Bunga R. kemumu memiliki warna oranye dengan pola bintik yang membentuk barisan kecil. Selain itu, R. kemumu tidak memiliki bintik di bagian atas diafragma, berbeda dengan beberapa spesies Rafflesia lain.

Itulah daftar beberapa jenis bunga Rafflesia di Indonesia yang langka dan dilindungi. Keberadaan mereka menjadi bukti betapa kayanya biodiversitas Nusantara yang perlu dijaga bersama.

Setiap spesies memiliki ciri dan sebaran yang unik, menjadikannya aset ilmiah yang sangat berharga. Sayangnya, ancaman kerusakan habitat dan minimnya populasi membuat banyak spesies Rafflesia terancam punah.

Oleh karena itu, upaya konservasi dan penelitian mutlak diperlukan untuk memastikan kelangsungan hidupnya di alam. Dukungan masyarakat, pemerintah, dan lembaga ilmiah diharapkan dapat memperkuat perlindungan flora yang langka ini.

Ingin tahu lebih banyak tentang bunga Rafflesia? Temukan informasi menarik seputar bunga langka yang unik ini di tautan berikut:

Kumpulan Artikel Bunga Rafflesia

Baca juga artikel terkait BUNGA RAFFLESIA atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani