tirto.id - Menyisir rambut adalah bagian penting dari perawatan rambut agar tetap rapi dan sehat. Ada anggapan bahwa semakin sering kita menyisir, maka rambut akan terlihat lebih sehat dan berkilau, benarkah demikian?
Menyisir sangat berguna untuk mengurangi kusut sehingga membuat tampilan rambut tampak lebih terawat sepanjang hari. Namun, manfaat menyisir rambut sebenarnya lebih luas dari itu.
Menyisir memberikan manfaat lebih dari sekadar membuat rambut bebas kusut. Dengan menyisir rambut, minyak alami yang dihasilkan kelenjar sebaceous di bagian folikel dapat tersebar merata dari akar hingga ujung sehingga membantu menjaga kesehatan dan kilau alami rambut.
Selain itu, pijatan ringan dari gerakan menyisir rambut juga dapat dapat meningkatkan aliran darah dan mendukung pertumbuhan rambut. Kebiasaan ini sekaligus membantu mengangkat rambut rontok yang lepas secara alami setiap hari sehingga rambut terlihat lebih terawat.
Menyisir memang memberikan banyak manfaat, hal ini pula yang mungkin menimbulkan anggapan bahwa semakin sering menyisir rambut, maka semakin baik. Bahkan, muncul mitos tentang menyisir rambut 100 kali sehari akan membuat rambut tampak lebih sehat.
Risiko Kesehatan Rambut jika Menyisir Terlalu Sering

Mitos tentang rambut yang masih dipercayai sebagian orang adalah menyisir 100 kali sehari akan membuat rambut lebih sehat berkilau. Namun, para ahli memiliki pendapat lain terkait mitos yang satu ini.
Menurut situs American Academy of Dermatology (AAD), rambut tidak butuh disisir sampai 100 kali dan anggapan tentang menyisir 100 kali membuat rambut lebih sehat berkilau hanyalah sebuah mitos.
Alih-alih menyehatkan, AAD menegaskan bahwa kebiasaan menyisir 100 kali justru bisa menimbulkan kerusakan rambut. Hal senada juga diungkap oleh Paradi Mirmirani, MD, seorang asisten profesor dermatologi di Universitas California, San Francisco.
Dikutip dari CNN, Paradi Mirmirani menjelaskan bahwa menyisir secara intensif akan meningkatkan gesekan pada rambut, menyebabkan kerusakan kutikula dan membuat rambut jadi kusam, kusut, dan mudah patah.
Daripada menyisir 100 kali, menyisir rambut sebaiknya dilakukan seminimal mungkin, yaitu hanya untuk mengurai atau menata rambut. Selain itu, tidak terlalu sering menyisir rambut ternyata juga dapat membantu mengurangi kerontokan.

Hal ini dibuktikan dalam jurnal berjudul The Effect of Brushing on Hair Loss in Women. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana frekuensi menyisir rambut dapat memengaruhi kerontokan rambut pada wanita.
Dalam studi klinis selama empat minggu dengan 14 responden, jumlah rambut yang rontok dihitung setiap minggu berdasarkan frekuensi sisir yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas menyisir merupakan salah satu faktor yang memicu kerontokan rambut.
Semakin sering menyisir rambut, maka akan semakin banyak rambut yang rontok. Begitu pun sebaliknya, mengurasi frekuensi menyisir rambut juga dapat mengurangi kerontokan.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa anggapan menyisir rambut 100 kali dalam sehari membuat rambut sehat berkilau adalah mitos. Menyisir terlalu sering justru membuat kutikula rambut jadi rusak, membuatnya tampak lebih kusam, mudah patah, kusut, dan meningkatkan risiko kerontokan.
Tips Menyisir Rambut yang Benar

Menyisir rambut dengan teknik dan alat yang tepat dapat membantu mengurangi kusut, mencegah kerusakan, serta membuat rambut lebih mudah diatur. Berikut adalah beberapa tips menyisir rambut dengan benar dan aman yang bisa diterapkan dalam keseharian:
1. Jangan Menyisir Terlalu Sering
Lupakan mitos yang mengatakan harus menyisir rambut 100 kali sehari untuk membuatnya berkilau. Menyisir secara berlebihan justru dapat merusak rambut dan menyebabkan kerontokan. Sisirlah secukupnya hanya untuk menguraikan rambut yang kusut atau hendak menatanya.2. Gunakan Sisir yang Tepat
Pemilihan jenis sisir sangat penting agar rambut menjadi lebih rapi. Paddle brush (sisir berbentuk sikat) lebih cocok untuk rambut lurus dan panjang dan bisa merapikan rambut dengan cepat.Sementara itu, wide-tooth comb (sisir gigi jarang) adalah pilihan terbaik untuk mengurai rambut yang sangat kusut, terutama saat basah, guna meminimalkan kerontokan.
3. Sisir dengan Gerakan Lembut
Hindari menyisir dengan kasar atau menarik sisir terlalu kuat. Menyisir dengan kuat atau terburu-buru dapat menyebabkan rambut tertarik dan berakhir patah/rontok. Menyisir secara perlahan membantu menjaga batang rambut tetap utuh dan kulit kepala jadi lebih nyaman.4. Menyisir Rambut Keriting
Jika memiliki rambut keriting, jari tangan adalah alat terbaik untuk menyisir. Menyisir rambut keriting dengan sisir yang rapat sering kali merusak pola gelombangnya dan membuatnya mengembang tidak beraturan (frizzy).Gunakan jari untuk menyisir rambut keriting saat masih agak basah. Jika pakai sisir, gunakan sisir bergigi jarang serta bantuan produk anti-frizz atau leave-in conditioner untuk hasil terbaik.
5. Menyisir Mulai dari Ujung Rambut
Jangan menyisir langsung dari bagian akar ke ujung rambut. Mulailah menyisir dari bagian ujung rambut untuk menghilangkan kekusutan kecil. Jika bagian ujung sudah mulai rapi dan tidak kusut, perlahan naik ke bagian tengah.Sisir lagi secara lembut dari bagian tengah hingga ke ujung. Jika bagian tengah sampai ujung sudah terbebas dari kusut, mulaikan menyisir dari bagian pangkal/akar. Teknik ini mencegah rambut tertarik kuat yang bisa menyebabkan patah atau rontok dari akarnya.
6. Hati-Hati Menyisir Rambut Basah
Rambut yang basah lebih lemah dan rentan patah. Jika memang harus menyisir dalam kondisi basah, pastikan untuk menyisirnya dengan lembut. Gunakan sisir bergigi jarang atau sisir khusus detangling agar rambut tidak rusak.7. Jaga Kebersihan Sisir
Hal terakhir dan tak kalah penting adalah memastikan sisir selalu bersih. Pastikan untuk rutin membersihkan sisa rambut yang menempel pada sisir dan mencucinya secara berkala. Sisir yang kotor dapat menumpuk debu, minyak, dan sisa produk yang justru akan kembali menempel pada rambut kita.Demikian penjelasan terkait mitos menyisir rambut 100 kali sehari yang ternyata memang harus dihindari. Menyisir rambut memang penting, tapi sebaiknya dilakukan dengan cara yang tepat dan hati-hati agar manfaatnya benar-benar terasa.
Dengan memilih alat yang sesuai, menerapkan teknik yang tepat, serta tidak berlebihan dalam frekuensi, menyisir rambut dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala, mengurangi risiko kerusakan, serta membuat rambut tampak lebih rapi dan terawat.
Butuh informasi lain tentang perawatan rambut? Temukan tips, rekomendasi produk, hingga info menarik lainnya seputar rambut melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id



































