Menuju konten utama

Benarkah LPDP Afirmasi Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris?

Pendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi tujuan dalam negeri, tidak perlu melampirkan sertifikat bahasa Inggris. Simak syarat dan ketentuannya berikut.

Benarkah LPDP Afirmasi Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris?
Sejumlah mahasiswa mendaftar di stan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP) khusus kawasan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Kupang, NTT, Jumat (17/2). LPDP menargetkan 150 orang untuk program magister dan doktoral dengan sasaran daerah 3T mulai dari Provinsi Maluku Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/aww/17.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seleksi Beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025 tengah berlangsung. Salah satu program yang dibuka dalam Beasiswa LPDP ialah program Beasiswa Afirmasi. Lantas, benarkah LPDP Afirmasi tak perlu melampirkan sertifikat Bahasa Inggris?

Melansir laman resmi Kemenkeu Learning Center, Beasiswa Daerah Afirmasi diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berasal dari daerah afirmasi. Program ini dibuka untuk jenjang magister dan doktor, baik dalam negeri atau luar negeri.

Program Afirmasi ini terdiri dari empat jenis, yaitu Beasiswa Daerah Afirmasi, Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Pra-Sejahtera, dan juga Beasiswa Putra-Putri Papua.

Syarat Mengikuti LPDP Afirmasi

Secara umum, LPDP Afirmasi dirancang untuk memberi kesempatan bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pendidikan agar bisa mendapatkan pendidikan tinggi. Beasiswa LPDP Afirmasi menyediakan dana penuh yang mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup.

Pendaftar juga dapat memilih studi di universitas terbaik baik di dalam maupun luar negeri. Sebagai informasi, terdapat persyaratan umum dan persyaratan khusus bagi pendaftar Beasiswa Daerah Afirmasi.

Berikut rincian syarat mengikuti LPDP Afirmasi yang dapat menjadi acuan pendaftar:

Syarat Umum

1. Warga Negara Indonesia.

2. Telah menyelesaikan studi D4/ S1 untuk beasiswa jenjang magister, lulusan S2 untuk beasiswa jenjang doktor, dan D4/ S1 langsung doktor.

3. Pendaftar dari D4/ S1 telah memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan.

4. Pendaftar yang telah memiliki gelar magister atau doktor tidak diperbolehkan mendaftar pada jenjang pendidikan yang telah dimiliki.

5. Pendaftar jenjang doktor diutamakan bagi yang melampirkan surat kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor.

6. Lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK.

7. Pendaftar luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, dan tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dari kementerian terkait.

8. Pendaftar on going perlu:

  • Mendaftar pada prodi yang berbeda dari yang sedang ditempuh
  • Pendaftar lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi.
  • Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi.
9. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister/doktor, dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama.

10. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.

11. Bagi pendaftar berstatus PNS/TNI/Polri wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP.

12. Pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar LPDP Afirmasi.

13. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan.

14. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

15. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.

16. Menulis profil diri, komitmen kembali ke Indonesia, dan Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.

17. Mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran (jika ada).

Syarat Khusus

  1. Melampirkan KTP/ Surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa
  2. Telah menamatkan pendidikan dasar dan/atau menengah dari daerah afirmasi dan tinggal sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun di daerah afirmasi.
  3. Pendaftar jenjang magister maksimal berusia 47 tahun dan pendaftar doktor maksimal 50 tahun.
  4. IPK pendaftar magister minimal 2,5 pada skala 4 dan IPK pendaftar doktor sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4.
  5. Pendaftar beasiswa dalam negeri tidak dipersyaratkan memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
  6. Pendaftar beasiswa luar negeri mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggri sesuai ketentuan.
  7. Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.

Benarkah Beasiswa LPDP Afirmasi di Dalam Negeri Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris?

Bagi pendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi di dalam negeri, tidak perlu melampirkan sertifikat bahasa Inggris. Peraturan ini berlaku mulai periode pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 tahun 2025 yang sedang berlangsung.

Kebijakan peniadaan sertifikat bahasa Inggris bagi pendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi dalam negeri bertujuan untuk memperluas akses dan kesempatan pendidikan tinggi kepada para sasaran penerima program Beasiswa Afirmasi.

Melalui kebijakan ini, diharapkan dapat mengurangi hambatan administratif yang kerap menjadi penghalang bagi calon penerima beasiswa yang potensial.

Kendati begitu, pendaftar yang dinyatakan lolos dalam seleksi Beasiswa LPDP Afirmasi di dalam negeri akan mengikuti program Pengayaan Bahasa. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi secara gratis kepada para calon penerima beasiswa untuk mendapatkan kursus intensif hingga mendapatkan sertifikat bahasa Inggris.

Namun, bagi pendaftar yang memilih kampus tujuan luar negeri wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait LPDP 2025 dapat mengakses tautan berikut ini.

Link Artikel Tentang LPDP 2025

Baca juga artikel terkait LPDP 2025 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo