Menuju konten utama

9 Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026 & Cara Daftar

BKN telah mengonfirmasi bahwa Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dibuka dengan 9 instansi penyelenggara. Simak daftar lengkap & cara daftarnya.

9 Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026 & Cara Daftar
Ilustrasi sekolah kedinasan. FOTO/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Daftar lengkap 9 instansi penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026 meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, hingga Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Simak rincian instansi dan cara daftar Sekolah Kedinasan 2026.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui instagram resmi sudah mengonfirmasi bahwa Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dibuka dalam waktu dekat. Masyarakat yang telah menanti dapat mempersiapkan diri dari sekarang. Salah satunya dengan mengetahui instansi atau lembaga mana saja yang membuka pendaftaran.

Meski begitu, BKN belum merilis jumlah kuota yang tersedia di masing-masing instansi. Pastikan telah mengetahui cara mendaftar Sekolah Kedinasan 2026 dan dokumen yang diperlukan agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Daftar 9 Instansi Penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026

Sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi di bawah naungan kementerian atau lembaga di Indonesia. Tujuannya membentuk lulusan yang diproyeksikan untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) di kementerian atau lembaga terkait dengan keahlian khusus.

Salah satu kelebihan menempuh pendidikan di Sekolah Kedinasan yaitu terbukanya kesempatan kerja usai lulus dari sekolah kedinasan. Alumni sekolah kedinasan memiliki kesempatan kerja yang tinggi di instansi pemerintahan.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang diidam-idamkan oleh masyarakat karena dapat bekerja langsung pada sektor pemerintahan. Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dilaksanakan oleh sembilan kementerian dan lembaga.

Berikut rincian 9 instansi penyelenggara Sekolah Kedinasan 2026 secara lengkap:

1. Kementerian Keuangan RI

Kementerian Keuangan membawahi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) yang berfokus pada pengelolaan keuangan negara dan perpajakan. Politeknik Keuangan Negara STAN kembali menjadi sekolah kedinasan dengan peminat terbanyak pada 2025 yakni 45.518 pendaftar.

Tingginya minat pada STAN menunjukkan bahwa lembaga ini masih menjadi pilihan utama bagi calon peserta didik yang ingin berkarier di sektor keuangan negara. Perguruan tinggi tersebut menyelenggarakan program studi diploma di bidang keuangan negara.

Lulusan PKN STAN akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di berbagai instansi pemerintahan, terutama di lingkup Kemenkeu. Pastikan telah mempersiapkan diri dengan baik agar dapat lolos seleksi.

2. Kementerian Dalam Negeri RI

Kementerian Dalam Negeri menaungi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk mencetak calon pamong praja. Pada seleksi tahun 2025, IPDN menempati peringkat kedua dengan pendaftar terbanyak yaitu 31.264 pendaftar.

Misi utamanya adalah membentuk sumber daya manusia pemerintahan yang memiliki kualitas akademik, kompetensi teknis, serta karakter dan kepribadian unggul. Pendaftar yang memilih program reguler Diploma IV (D-IV) atau Sarjana Terapan, akan menempuh masa pendidikan IPDN selama 4 tahun atau setara dengan 8 semester.

Sementara itu, lama pendidikan Program Profesi Kepamongprajaan relatif singkat, yakni sekitar 4 bulan untuk pembelajaran inti di kelas. Setelah itu, peserta program akan melanjutkan kegiatan praktik lapangan di berbagai daerah selama beberapa bulan.

3. Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub)

Kemenhub memiliki sekolah kedinasan yang terbagi ke dalam tiga matra transportasi, yaitu matra transportasi darat dan perkeretaapian, matra transportasi laut, dan matra transportasi udara.

Mengacu pola sebelumnya, Sekolah kedinasan Kemenhub dibuka melalui Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni (SIPENCATAR). Salah satu persiapan yang dapat dilakukan oleh pendaftar SIPENCATAR ialah berlatih tes fisik. Pasalnya, persiapan tes tersebut memerlukan waktu yang cukup untuk dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

Tes fisik SIPENCATAR disebut juga dengan tes kebugaran jasmani transportasi. Tes ini terdiri dari tiga jenis yaitu Tes Fungsi Aerobik, Tes Fungsi Muskuloskeletal, dan Tes Mobilitas dan Keseimbangan.

4. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menaungi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas). Pelamar yang lolos nantinya akan memperoleh beasiswa penuh dan berasrama.

Lulusan Poltekimipas ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian dan UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Institusi ini merupakan hasil transformasi dari Akademi Imigrasi (AIM) dan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) yang kemudian berkembang menjadi Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).

Dalam rangka integrasi dan efisiensi, keduanya digabung menjadi Poltekimipas seperti saat ini. Pembentukannya ditetapkan melalui peraturan menteri sebagai dasar penyelenggaraan pendidikan vokasi di bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan.

5. Kementerian Hukum RI

Sekolah kedinasan yang bernaung di bawah Kementerian Hukum adalah Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Perguruan tinggi ini berfokus pada penguatan sumber daya manusia hukum yang profesional dan berintegritas.

Lulusan diproyeksikan untuk diangkat menjadi CPNS atau ASN yang akan ditempatkan di lingkungan Kementerian Hukum RI maupun unit kerja terkait.

Sekolah ini membuka 4 jurusan Hukum terapan yaitu Hukum Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum, Perancang Peraturan Perundang-undangan, dan Pembangungan Hukum.

6. Badan Pusat Statistik

Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (Polstat STIS) di bawah Badan Pusat Statistik. Sekolah ini berfokus pada bidang data dan analisis spasial. Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia.

Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a. Mereka akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun program studi yang ditawarkan di antaranya Statistika Program Diploma III, Statistika Program Diploma IV, dan Komputasi Statistik Program Diploma IV.

7. Badan Intelijen Negara (BIN)

BIN membawahi Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Sekolah ini mencetak profesional intelijen yang terampil dalam deteksi dini dan peringatan dini ancaman maupun pengelolaan peluang di bidang siber demi keamanan dan kepentingan nasional Indonesia.

Secara umum, STIN terdiri dari program Sarjana, Sarjana Terapan, hingga Magister. Proses seleksi digelar secara ketat untuk memastikan peserta memenuhi standar akademik, fisik, mental, dan ideologi yang diterima.

8. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) di bawah BSSN. Sekolah kedinasan ini berfokus pada teknologi keamanan informasi dan kriptografi. Lulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi CPNS di lingkungan BSSN atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah sesuai dengan formasi yang tersedia.

Lulusan SSN perlu memiliki kemampuan menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem kriptografi dan/atau mengelola, mengevaluasi, mengembangkan keamanan siber dan persandian negara. Kompetensi tersebut digunakan mendukung pemerintah dalam aspek pertahanan dan keamanan negara.

Tak hanya itu, lulusan SSN juga perlu memiliki keseimbangan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual sebagai kader pemerintahan di bidang keamanan siber dan persandian.

9. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

BMKG membawahi Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Alumni STMKG dapat langsung bekerja di lingkungan BMKG di seluruh Indonesia. Terdapat empat program studi di STMKG, yakni Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi.

Program studi di STMKG berbasis sains dan teknologi sehingga siswa yang hendak mendaftar wajib berasal dari jurusan IPA. Selama pendidikan berlangsung, mahasiswa STMKG akan mendapatkan tunjangan belajar dan tidak dipungut biaya pendidikan karena STMKG merupakan sekolah ikatan dinas.

Para ahli di bidang tersebut dapat memberi informasi dan prediksi yang akurat guna kepentingan masyarakat dan industri. Sekolah kedinasan yang terletak di Banten itu awalnya bernama Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) dan tahun 2014 berubah nama menjadi STMKG.

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026

Proses seleksi Sekolah Kedinasan biasanya dilakukan secara online. Pelamar perlu melewati sejumlah tahap seleksi yang telah ditetapkan. Pada tahap awal, pelamar perlu membuat akun pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tervalidasi Dukcapil di laman Sistem Seleksi ASN (SSCASN).

Setelah itu, pelamar melakukan login, memilih satu sekolah kedinasan tujuan, melengkapi biodata, serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta. Apabila memenuhi syarat administrasi, selanjutnya akan mendapatkan kode billing pembayaran untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer.

Tahapan seleksi pun akan ditutup dengan ujian seleksi lanjutan dari masing-masing instansi, seperti tes kesehatan, psikotes, hingga tes kesamaptaan fisik. Beberapa sekolah kedinasan biasanya juga memiliki syarat ketentuan berupa tinggi badan.

Berikut tata cara daftar Sekolah Kedinasan 2026:

  • Akses portal di laman SSCASN BKN di sini.
  • Buat akun SSCASN sekolah kedinasan dengan NIK yang tervalidasi Dukcapil kemudian cetak kartu informasi akun.
  • Login akun SSCASN menggunakan NIK dan password yang telah terdaftar.
  • Lakukan pendaftaran dengan mengunggah swafoto, pilih sekolah, lengkapi nilai, upload berkas dan lengkapi biodata yang diminta oleh sistem.
  • Setelah mengisi data pendaftaran, cek resume dan cetak kartu pendaftaran.
  • Verifikasi instansi dan berkas pelamar.
  • Cek status kelulusan administrasi menggunakan akun SSCASN.
  • Bagi pendaftar yang lulus administrasi, akan mendapat kode billing untuk melakukan pembayaran pendaftaran pada masing-masing sekolah kedinasan.
  • Cetak kartu ujian jika pembayaran telah dikonfirmasi oleh sistem.
  • Pelamar mengikuti ujian seleksi sekolah kedinasan sesuai ketentuan instansi.
  • Pengumuman hasil seleksi yang akan diumumkan di SSCASN Sekolah Kedinasan.
Kumpulan informasi terkait Sekolah Kedinasan 2026 dapat dipantau melalui link di bawah ini:

Lihat Kumpulan Info Lengkap Sekolah Kedinasan 2026

Baca juga artikel terkait SEKOLAH KEDINASAN atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo