tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menyebut Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan diperkuat sebagai jembatan harapan bagi anak-anak miskin untuk meraih pendidikan terbaik, termasuk di universitas terbaik dunia.
“Kami perkuat sebagai jembatan pembangkit harapan bagi anak-anak miskin untuk meraih pendidikan terbaik. Kami dorong LPDP untuk menyediakan beasiswa lebih masif lagi di berbagai universitas terbaik dunia,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, pada Jumat (15/8/2025).
Prabowo menyebut LPDP ditargetkan dapat memberikan beasiswa kepada 4.000 mahasiswa di tahun 2026. Program ini, katanya, diarahkan untuk melahirkan generasi kerja yang inovatif, produktif, serta siap bersaing di panggung global.
“Kita harus mengejar ketertinggalan kita di bidang sains, teknologi engineering dan mathematics,” katanya.
Selain pendidikan, Prabowo juga menyinggung sektor kesehatan sebagai prioritas utama. Dia menyebut pelayanan kesehatan merupakan hak setiap warga negara sehingga anggaran kesehatan akan dipusatkan untuk memperkuat efektivitas dan memperluas akses jaminan kesehatan nasional.
“Anggaran kesehatan kami utamakan untuk meringankan beban masyarakat, merevitalisasi rumah sakit, mempercepat penurunan stunting, memberi bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, mengendalikan penyakit menular, menurunkan kasus TBC, dan melaksanakan cek kesehatan gratis,” jelas Prabowo.
Ia menambahkan, dengan layanan kesehatan yang lebih kuat dan merata, pemerintah berharap dapat mencegah penyakit sejak awal untuk mengurangi beban biaya masyarakat, dan sekaligus meningkatkan kualitas hidup bangsa.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id
































