Menuju konten utama

Update Banding FAM ke CAS & Tudingan TMJ

Tunku Mahkota Johor menyebut ada pihak di FIFA yang mencoba menghalangi FAM mengajukan banding ke CAS terkait kasus 7 pemain naturalisasi Harimau Malaya.

Update Banding FAM ke CAS & Tudingan TMJ
Tunku Ismail Sultan Ibrahim. (AFP/Mohd RASFAN)

tirto.id - Tunku Mahkota Johor (TMJ), Ismail Idris Ibni Sultan Ibrahim, menyebut ada pihak di FIFA yang mencoba menghalangi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya.

Pemilik klub Johor Darul Ta'zim (JDT) itu mengungkapkan ada pejabat FIFA yang menyarankan Presiden Kehormatan FAM, Tan Sri Hamidin Mohd Amin agar tidak melanjutkan proses banding tersebut.

“Mereka tidak ingin kami membawa masalah ini ke CAS. Mereka secara langsung memberi tahu Hamidin untuk tidak membawanya ke sana," tuding TMJ dikutip Scoop.

“Saya tidak yakin apakah mereka takut atau tidak, tapi Anda bisa tanya langsung kepada Tan Sri Hamidin. Mereka, bahkan mengancam bahwa jika kami membawa masalah ini ke CAS, akan ada sanksi skorsing atau hukuman yang lebih berat,” jelasnya.

Sebelumnya, TMJ juga pernah mengecam FIFA setelah Komite Banding FIFA resmi menolak banding FAM dan tujuh pemain naturalisasinya pada awal November 2025.

Menurut mantan Presiden FAM (2017-2018) itu, Pasal 22 Kode Disiplin FIFA menyatakan bahwa sanksi hanya dapat dijatuhkan kepada mereka yang memalsukan atau menggunakan dokumen palsu.

“Sanksi dijatuhkan tanpa dasar hukum yang jelas dan terkesan 'bermotif politik', alih-alih hal lain,” kata TMJ melalui akun resminya di media sosial X, Selasa (4/11/2025).

Update Banding FAM ke CAS tentang Sanksi FIFA

FAM secara resmi mengajukan banding ke CAS pada 8 Desember 2025. CAS memberi waktu 10 hari hingga 18 Desember 2025 bagi tim hukum FAM untuk menyerahkan tanggapan tertulis lengkap dalam banding sanksi FIFA terhadap badan nasional dan tujuh pemain naturalisasinya.

"FAM sepenuhnya berkomitmen untuk menangani proses ini secara profesional dan transparan, dengan menghormati semua prosedur hukum yang berlaku,” kata Presiden sementara FAM, Datuk Yusoff Mahadi, saat dihubungi Scoop.

“Perkembangan lebih lanjut akan diumumkan pada waktunya," tambahnya.

Sebelumnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss (Rp7,2 miliar) kepada FAM. Sementara itu, masing-masing pemain dikenai larangan bermain selama 12 bulan dan denda 2.000 franc Swiss (Rp41 juta).

Tujuh pemain tersebut adalah Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero, Imanol Machuca, Facundo Garces, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Baca juga artikel terkait TIMNAS MALAYSIA atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Iswara N Raditya