tirto.id - Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) telah menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), karena dianggap memalsukan dokumen naturalisasi pemain. FAM dianggap melanggar Kode Disiplin FIFA pasal 22, sehingga mendapat denda 350.000 Swiss Franc (Rp6,4 miliar).
Selain denda kepada FAM, FIFA juga memberikan hukuman kepada 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang dianggap terlibat memalsukan dokumen. Tidak hanya denda, 7 pemain Timnas Malaysia juga dilarang terlibat di dunia sepak bola selama 12 bulan.
FAM Malaysia telah membantah memalsukan dokumen naturalisasi 7 pemainnya. Mereka pun tengah mempersiapkan dokumen yang menyatakan proses naturalisasi yang dilakukan tidak melanggar aturan dari FIFA.
Siapa Saja Pemain Timnas Malaysia yang Disanksi
Sebanyak 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia mendapatkan hukuman larangan bertanding. Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
- María Belen Concepción Martín kakek/nenek Gabriel Felipe Arrocha, lahir di Santa Cruz de la Palma (Spanyol), diubah menjadi Malaka (Malaysia).
- Carlos Rogelio Fernandez kakek/nenek Facundo Tomás Garcés, lahir di Villa María Selva, Santa Fé de la Cruz (Argentina), diubah menjadi Penang (Malaysia).
- Omar Eli Holgado Gardon kakek/nenek Rodrigo Julián Holgado, lahir di Caseros, Buenos Aires (Argentina), diubah menjadi George Town (Malaysia)
- Concepción Agueda Alaniz kakek/nenek Imanol Javier Machuca, lahir di Roldán (Argentina), diubah menjadi Penang (Malaysia).
- Nair de Oliveira kakek/nenek João Vítor Brandão Figueiredo, lahir di Abre Campo (Brasil), diubah menjadi Johore (Malaysia).
- Gregorio Irazabal y Lamiquiz kakek/nenek Jon Irazabal Iraurgui, lahir di Villa de Guernica y Luno, Viscaya (Spanyol), diubah menjadi Kuching, Sarawak (Malaysia).
- Hendrik Jan Hevel kakek/nenek Héctor Alejandro Hevel Serrano, lahir di The Hague (Belanda), diubah menjadi Mallaca Straits Settlements (Malaysia)
Apa yang Bisa Dilakukan FAM Malaysia untuk Hindari Sanksi?
Dikutip dari laman Berita Harian Malaysia, FAM sedang mempersiapkan banding dan langkah alternatif untuk menghindari sanksi. Langkah-langkah yang bisa dilakukan FAM antara lain sebagai berikut.
1. Mengajukan Banding Langsung ke FIFA
FIFA secara resmi memberikan hukuman kepada FAM pada Selasa, 7 Oktober 2025. Setelah menerima dokumen putusan lengkap, FAM memiliki waktu 3 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan banding atau tidak.Jika memutuskan banding, FAM harus memberi tahu FIFA secara tertulis untuk melanjutkan banding. Setelah memberikan dokumen banding secara tertulis FAM akan diberi waktu 5 hari untuk memberikan dokumen banding.
Jika banding diterima, putusan sanksi FIFA kepada FAM akan dibatalkan. Namun, jika ditolak FAM wajib menjalani hukuman yang diberikan dengan membayar denda 350.000 Swiss Franc.
2. Meminta Tinjauan ke Komite Banding FIFA
Jika gagal melakukan banding secara langsung ke FIFA, FAM Malaysia dapat meminta peninjauan ke Komite Banding FIFA. Komite Banding akan meninjau kasus tersebut dan dapat menguatkan, mengurangi, atau membatalkan hukuman.FAM dapat mengajukan banding atas keputusan Komite Banding dalam waktu 10 hari jika belum puas dengan putusan yang diberikan. FAM juga dapat membawa kasus ke tingkat selanjutnya dalam periode tersebut.
3. Membawa Kasus ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)
Selanjutnya, FAM Malaysia dapat membawa kasus ke CAS, jika belum puas dengan putusan Komite Banding FIFA. FAM memiliki waktu 21 hari sejak keputusan akhir hukuman FIFA diberikan, sejak putusan diberikan.CAS akan mengeluarkan putusan akhir yang dapat mengakhiri proses banding di tingkat internasional.
4. Tindakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC)
Setelah CAS membuat keputusan, AFC akan menilai apakah FAM melanggar aturan atau tidak. Hal itu dapat berpengaruh pada keikutsertaan Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027.Bentuk hukuman yang dapat diberikan AFC kepada Timnas Malaysia dapat berupa pengurangan poin di babak kualifikasi, denda hingga diskualifikasi dari turnamen.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id


































