tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencapai rekor tertinggi (all time high/ATH) barunya, dengan ditutup di harga 9.133,87. Berdasarkan data RTI Business, Indeks komposit Jakarta sore ini mengalami penguatan 58,466 poin atau 0,64 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya, setelah pagi tadi dibuka di level 9.098,70.
Meski begitu, pada awal perdagangan, indeks sempat mengalami tekanan cukup dalam hingga menyentuh level terendah 9.025,99. Namun, setelah pelemahan tersebut, IHSG berbalik arah dan bergerak rebound secara konsisten hingga perlahan menembus 9.075 dan melanjutkan penguatan hingga siang hari.
Dari sisi aktivitas pasar, tercatat volume transaksi mencapai 85,36 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp35,92 triliun yang dihasilkan dari 3,94 juta kali transaksi saham. Secara sektoral, sentimen pasar cenderung positif, tercermin dari 377 saham menguat, 318 saham melemah, dan 110 saham stagnan.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia berada di kisaran Rp16.670 triliun. Terpantau enam dari 11 indeks sektoral menguat, dipimpin sektor barang konsumen nonprimer yang naik 0,99 persen, sedangkan lima sektor lainnya melemah, dengan sektor transportasi yang mencatatkan minus 1,02 persen menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam.
Sebaliknya, saham-saham yang masuk ke dalam kategori top gainers pada perdagangan sore ini di antaranya, Ever Shine Tex (ESTI) yang mengalami kenaikan sebesar 66 poin atau 34,74 persen ke 256; Bersama Zatta Jaya (ZATA) naik 28 poin atau 34,57 persen ke 109; Trisula Textile Industries (BELL) naik 38 poin atau 34,55 persen ke 148; serta Inocycle Technology Group (INOV) naik 63 poin atau 34,43 persen ke 246.
Sejalan dengan penguatan IHSG, Indeks LQ45 ditutup naik 3,685 poin atau sebesar 0,41 persen, ke 893,119.
Seiring dengan kinerja positif IHSG selama beberapa waktu terakhir, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. "Terima kasih, Pak Purbaya,” ucap Iman singkat, di Gedung BEI, Jakarta Selatan, (19/1/2026).
Namun, di saat IHSG terus mencapai level tertingginya, nilai tukar rupiah justru terus kalah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada awal pekan ini, rupiah di pasar spot ditutup turun 68 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp16.955 per dolar AS. Sementara, kurs rupiah Jisdor hari ini melemah 55 poin atau 0,33 persen menjadi Rp16.935 per dolar AS.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































